KESEHATAN
6 Februari 2020

10 Fakta Veneer Gigi yang Perlu Diketahui

Memutihkan gigi tak ada salahnya. Tapi ketahui dulu fakta-faktanya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Orami

Moms, terkadang penampilan yang kurang oke memang membuat kita jadi hilang percaya diri, apalagi saat bertemu orang banyak. Misalnya saja warna gigi yang kuning.

Tapi tak perlu khawatir, sebab saat ini tren veneer gigi sedang berkembang. Apa itu veneer gigi? Veneer gigi merupakan rangkaian prosedur kecantikan dari dokter gigi yang bisa membuat gigi Moms jadi lebih baik, dari segi warna, bentuk, posisi, ataupun yang gompal.

Menurut penelitian Esthetic Rehabilitation of Discolored Anterior Teeth with Porcelain Veneers, veneer gigi adalah cara memutihkan gigi yang banyak diminati karena kecanggihannya.

Veneer umumnya digunakan untuk mengubah warna gigi, memperbaiki gig yang patah, rusak, tidak rata, atau ada gap. Caranya adalah veneer dipasang menutupi permukaan bagian depan gigi.

Terdapat dua jenis veneer, yakni veneer dari porselen dan veneer dari komposit resin. Untuk segi kualitas, veneer dari bahan porselen lebih bagus karena lebih mirip bentuk gigi asli.

Fakta tentang Veneer Gigi

Nah, kalau Moms berencana untuk melakukan veneer gigi, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui, ya.

Baca Juga: Tidak Perlu Veneer, Ini 3 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami

1. Pilih Dokter Gigi yang Kredibel

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi1.jpg

Michael Apa, DDS, seorang dokter gigi kosmetik di New York, Los Angeles, dan Dubai mengatakan bahwa veneer gigi merupakan prosedur estetika yang juga bagian dari prosedur dental yang serius.

Maka, pastikan kalau Moms bisa melihat hasil kerja dokter gigi kosmetik tersebut untuk memastikan kalau mereka memang kredibel dan sesuai dengan style Moms. Pastikan juga Moms bisa melihat karya-karya before dan after-nya agar bisa lebih meyakinkan.

2. Tidak Bisa Bisa Dilepas

Veneer gigi dipasang permanen pada gigi dan hanya bisa dilepaskan oleh dokter gigi. Veneer gigi biasanya bertahan sekitar 10-20 tahun, tapi ada juga yang bertahan lebih lama.

Tapi, kalau Moms malas merawat dan menyikatnya, veneer gigi bisa bertahan kurang dari waktu tersebut. Setelah 10-20 tahun berlalu, veneer gigi harus diganti.

3. Gigi Bisa Jadi Terlalu Putih

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi2.jpg

Pernah kan Moms melihat ada orang yang punya warna gigi sangat putih sampai rasanya enggak wajar? Ya, itulah hasil dari veneer gigi yang terlalu putih sehingga tidak nampak natural.

Bila Moms mau melakukan veneer gigi, sebaiknya pilih warna putih yang memang sesuai dengan warna kulit. Biasanya soft white jadi pilihan netral.

Baca Juga: Bagaimana Cara Memutihkan Gigi Kuning?

4. Veneer Gigi Bisa Pecah

Seperti gigi asli, veneer gigi pun bisa pecah kalau Moms tidak berhati-hati. Misalnya saja akibat mengunyah makanan yang terlalu keras atau tertabrak sesuatu.

Untuk itu, berhati-hatilah saat menggunakan veneer gigi. Hindari makanan dengan tekstur keras atau mengunyah terlalu cepat.

5. Gigi Jadi Lebih Sensitif

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi5.jpg

Sebelum dipasang veneer, gigi akan dikikis sebanyak 0,5 mm supaya ada ruang untuk memasang veneer. Karena pengikisan inilah, kekuatan gigi berkurang sehingga jadi lebih sensitif.

Setelah menggunakan veneer, Moms mungkin akan merasa ngilu saat mengonsumsi makanan dingin dan panas atau gigi jadi sensitif saat menggigit makanan yang terlalu keras.

6. Gusi Jadi Rentan Iritasi

Selain gigi jadi lebih sensitif, hal yang harus diketahui setelah pasang veneer gigi adalah gusi jadi rentan iritasi.

Umumnya iritasi gusi terjadi pada awal pemasangan, karena gusi harus menyesuaikan bentuk gigi yang baru. Tapi, iritasi pada gusi juga bisa terjadi kalau Moms tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik.

7. Tersedia Veneer Gigi Sementara

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi3.jpg

Setelah Moms berdiskusi dengan dokter gigi tentang veneer gigi seperti apa yang diinginkan, dokter akan mencetak gigi Moms untuk membuat veneer temporary atau veneer sementara yang terbuat dari komposit cair atau liquid composite.

Veneer sementara ini seperti blue print untuk gigi Moms. "Veneer sementara ini tidak mengilap seperti veneer porselen asli dan ukurannya sedikit lebih besar. Tapi jangan khawatir, karena mereka hanya sementara," jelas Dr. Michael Apa.

8. Tidak Semua Gigi Harus Di-Veneer

Kalau Moms hanya butuh melapisi satu gigi (karena jatuh atau gompal dan jadi kurang bagus), Moms bisa banget lho mem-veneer hanya satu gigi saja.

Jadi, enggak perlu semua gigi dilapisi. Bisa tergantung kebutuhan atau budget. Nanti, Moms tinggal konsultasikan dengan dokter dan disesuaikan dengan saran dokter gigi.

Baca Juga: Veneer Gigi Sedang Tren, Apa Plus Minusnya?

9. Tidak Semua Orang Bisa Pakai Veneer

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi4.jpg

Veneer memang lagi populer sekali saat ini, Moms, tapi bukan berarti semua orang bisa menggunakan veneer. Sebelum menggunakan veneer, tentu saja Moms harus melewati beberapa prosedur dan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter gigi.

Kalau tidak disetujui dokter, maka veneer tidak bisa dilakukan. Misalnya saja kalau Moms punya penyakit mulut atau kerusakan gigi yang parah.

10. Biaya yang Sangat Mahal

Perlu diketahui juga veneer gigi membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk direct veneer atau veneer yang menggunakan resin komposit, biayanya bisa mencapai Rp1-2 juta.

Sedangkan untuk indirect veneer atau veneer yang menggunakan porselen, memakan biaya sekitar Rp3-10 juta.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui sebelum melakukan veneer gigi, ya. Bagaimana, apakah sudah mengambil keputusan mau melakukan veneer gigi atau tidak? Mau di-veneer atau tidak, tetap yang harus dijaga adalah kebersihan mulut ya, Moms.

(SR/ERN)

Artikel Terkait