3-5 TAHUN
11 Mei 2019

3 Alasan Berada dalam Lingkungan Terlalu Bersih Tidak Baik Untuk Balita

Sedikit kotor itu baik untuk sistem kekebalan tubuh balita
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Menjaga lingkungan balita tetap bersih memang penting untuk menjauhkannya dari kuman dan virus penyebab penyakit, tapi lingkungan terlalu bersih justru tidak baik untuk sistem kekebalan tubuh balita lho, Moms.

Menurut Robert Alaniz, PhD, profesor di Texas A&M College of Medicine, sistem kekebalan tubuh balita yang masih dalam tahap perkembangan awal perlu dilatih untuk membedakan antigen (zat yang merangsang respon imun) mana yang bisa diabaikan dan mana yang harus diserang.

Supaya lebih jelas, coba simak dulu beberapa dampak lingkungan terlalu bersih bagi balita berikut ini ya, Moms.

1. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Berada Dalam Lingkungan Terlalu Bersih Tidak Baik Untuk Balita, Ini Alasannya! 1.jpg

Martin Blaser, MD, profesor penyakit dalam di New York University, mengatakan kalau sebagian besar mikroorganisme yang ada di sekitar lingkungan balita sebenarnya tidak berbahaya.

Sama seperti konsumsi antibiotik berlebihan, tinggal di lingkungan terlalu bersih membuat tubuh balita tidak bisa berinteraksi dengan mikroorganisme alami baik yang akan membantu menguatkan sistem kekebalan tubuhnya yang masih berkembang.

Dalam bukunya Dirt is Good, Profesor Jack Gilbert dari University of Chicago juga mengingatkan orang tua untuk sesekali membiarkan anak bermain kotor supaya sistem kekebalan tubuh bisa berkembang lebih kuat dan efektif.

Baca Juga: 5 Hal Mudah dan Sederhana Untuk Persiapan Balita Masuk Preschool

2. Kehilangan Manfaat Antidepresan

3 Alasan Berada Dalam Lingkungan Terlalu Bersih Tidak Baik Untuk Balita 2.jpg

Membiarkan Si kecil sesekali bermain dengan tanah, lumpur, atau mandi hujan bukan cuma baik untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh, tapi juga bisa menjauhkan stres dan kecemasan.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh University of Bristol dan University College London ditemukan kalau bakteri Mycobacterium vaccae yang ada di tanah akan mengaktifkan saraf di otak yang mengandung serotonin, yaitu hormon yang menimbulkan perasaan bahagia.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Untuk Melatih Balita Membuat Keputusan Sendiri

3. Meningkatkan Resiko Penyakit Kronis Non-Infeksi Saat Dewasa

3 Alasan Berada Dalam Lingkungan Terlalu Bersih Tidak Baik Untuk Balita 3.jpg

Neurologis anak Maya Shetreat-Klein juga merekomendasikan balita untuk sering bermain dengan tanah di luar ruangan untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Berada di lingkungan terlalu bersih akan meningkatkan resiko berbagai gangguan kesehatan.

Selain alergi dan asma, juga penyakit yang berhubungan dengan autoimun seperti multiple sclerosis dan diabetes tipe 1.

Meski begitu, bukan berarti boleh membiarkan rumah dalam keadaan kotor atau cuek saja melihat balita bermain di lingkungan yang kebersihannya tidak terjamin ya, Moms.

Tetap jaga kebersihan diri dan lingkungan dengan baik, tapi sesekali biarkan Si kecil bermain kotor dengan lumpur, air, tanaman, dan hewan di alam bebas untuk menguatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Baca Juga: 4 Jenis Permainan yang Moms Bisa Lakukan Bersama Balita 24-36 Bulan

Setujukah Moms, kalau membiarkan balita sesekali bermain kotor di alam bebas baik untuk tumbuh kembangnya?

(WA)

Artikel Terkait