KEHAMILAN
30 Mei 2020

Ketahui 3 Bahaya Merokok Saat Hamil, Ayo Distop!

Merokok merupakan kebiasaan buruk bagi setiap orang apalagi bagi ibu hamil, ketahui dampaknya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Saat kesehatan diabaikan untuk tetap menyesap rokok, janin menjadi satu alasan terkuat menjauhkan Moms dari kebiasaan merokok.

Dilansir dari BabyCenter, seorang dokter sekaligus ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi di Providence Hospital di Southfield, Michigan, Robert Welch, mengatakan bahwa penyumbang dampak buruk nomor satu untuk kesehatan bayi adalah rokok.

Bahaya merokok saat hamil akan membuat janin yang dikandung terkena paparan bahan kimia beracun yang dapat memicu berbagai komplikasi.

Bahaya Merokok Selama Kehamilan

Dilansir dari Daily Mail, dampak yang mengerikan dapat terjadi jika Moms terus melakukan kebiasaan merokok, seperti wanita hamil terancam tidak memiliki cucu.

Berikut ini merupakan beberapa bahaya merokok saat hamil yang perlu Moms ketahui.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Menyusui Merokok? Ini 5 Cara Mudah untuk Berhenti

1. Stillbirth atau Keguguran

bahaya merokok selama hamil

Foto: verywellfamily.com

Bahaya merokok saat hamil memang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Hal-hal yang tidak diinginkan seperti keguguran menjadi satu potensi yang dapat menjadi kenyataan.

Ibu hamil yang masih melakukan kebiasaan merokok berpotensi mengalami keguguran pada tiga bulan pertama usia kehamilan atau pada kasus langka dapat terjadi pada janin yang berusia 20 minggu, atau biasa disebut stillbirth (kelahiran mati).

Hal tersebut terjadi disebabkan oleh berbagai kombinasi racun dan bahan kimia yang masuk ke dalam plasenta yang menghambat suplai oksigen dan nutrisi bayi.

Selain itu, komplikasi yang kemungkinan terjadi adalah kehamilan ektopik atau perkembangan janin yang lambat yang menjadi salah satu pemicu keguguran dan stillbirth.

2. Kelainan Jantung

bahaya merokok selama hamil

Foto: labblog.uofmhealth.org

Jika Moms menjadi perokok saat masa kehamilan berada di trimester pertama, maka dampak buruk lainnya yang akan terjadi pada janin adalah kelainan jantung.

CDC atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat membahas bahwa risiko bayi memiliki beberapa jenis kelainan jantung sebesar 20 hingga 70 persen lebih tinggi dari bayi yang dikandung dari ibu yang tidak melakukan kebiasaan merokok.

Denyut bayi akan berdetak lebih cepat dari batas normal atau disebut dengan istilah tarkikarda, akibatnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau kematian yang mendadak.

Semakin kecil berat lahir seorang bayi dan menurunnya usia gestasional akan memperjelas potensi kematian mendadak.

Baca Juga: Orang Tua Merokok Berisiko Membuat Anak Merokok Sejak Remaja

3. Kerusakan Fungsi Otak

bahaya merokok selama hamil

Foto: cerebralpalsyguidance.com

Bahaya merokok saat hamil lainnya adalah kerusakan fungsi otak.

Efek merokok ini akan berlangsung lama atau dapat dikatakan bertahan seumur hidup pada otak bayi.

Biasanya risiko yang terjadi pada anak adalah memiliki masalah perilaku, IQ yang relatif rendah, serta gangguan belajar.

Organ tubuh termasuk otak janin yang masih dalam perkembangan akan sangat rentan terhadap rendahnya oksigen, dan tidak matangnya pusat otak untuk mengatur pernapasan dapat berpotensi kematian bayi mendadak atau SIDS.

Merokok saat hamil dapat menyebabkan kerusakan saraf, dimana akan mengurangi suplai oksigen ke otak janin yang sedang dalam proses perkembangan, nikotin dalam rokok menjadi racun ke area otak yang terlibat dengan sistem kerja jantung dan pernapasan.

Selain bahaya merokok saat hamil menyerang janin, kebiasaan buruk itu juga merugikan bagi ibu hamil.

Risiko yang dapat terjadi adalah persalinan prematur, perdarahan vagina, serta masalah plasenta.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Agar Suami Mau Berhenti Merokok

Artikel Terkait