TREN
10 Oktober 2017

3 Cara Agar Tidak Mudah Tertipu Berita Hoax

Jangan terburu-buru untuk membagikan berita kepada orang lain, Ma!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Berita hoax sering menjebak, beritanya terlihat benar-benar nyata padahal sebenarnya adalah sebuah kebohongan. Misalnya saja saat ada bencana atau kejadian yang sedang marak, banyak pihak yang sengaja membuat informasi palsu untuk menambah panas suasana.

Dalam keadaan panik, membuat yang tidak waspada terhadap berita hoax menjadi percaya begitu aja, bahkan ikut membagikan informasi palsu tersebut kepada orang-orang terdekat. Jika demikian, berita hoax pun kelihatan seperti berita yang akurat, nyatanya tidak.

Baca juga: Tips Mudah Mencari Jawaban di Google Search

Berita-berita yang tidak jelas kebenarannya tersebut, memang sengaja diciptakan untuk menambah kepanikan masyarakat. Selain itu, mereka yang membuatnya akan mendapatkan keuntungan berupa uang yang diperoleh dari banyaknya artikel yang berhasil tersebar di masyarakat. Semakin banyak berita hoax yang tersebar, semakin banyak uang yang mereka dapatkan.

Oleh sebab itu, sebaiknya Mama dan keluarga selalu waspada terhadap berita hoax guna mencegah tersebarnya informasi palsu yang merugikan masyarakat. Berikut 3 cara agar tidak mudah tertipu berita hoax,

1. Cari tahu sumber berita

3 cara agar tidak mudah tertipu berita hoax

Di era digital ini, semua menjadi serba lebih mudah, pun dalam mendapatkan informasi dan berita. Sebelum membaca lebih jauh sebuah berita, sebaiknya Mama mengecek sumbernya terlebih dahulu. Apakah berita tersebut ditulis di situs yang terpercaya dan kredibel, atau malah ada di situs parodi atau blog yang tidak jelas? Jangan sampai tertipu, ya, Ma!

2. Baca keseluruhan informasi

shutterstock 722214247

Jangan hanya membaca judul berita, tetapi bacalah isinya secara keseluruhan. Karena, terkadang judul berita hanya menjebak dan isinya berupa potongan-potongan informasi yang tidak jelas. Oleh sebab itu, pahamilah seluruh beritanya dan bacalah perlahan-lahan.

Tidak hanya itu, foto dan video juga dapat dengan mudah diedit dan direkayasa, hati-hatilah dalam menyebarkannya. Pastikan terlebih dahulu bahwa foto atau video tersebut bukanlah tipuan.

3. Berpikirlah kritis

shutterstock 712241956

Saat membaca berita, jangan malas untuk berpikir kritis. Jika Mama merasa isi beritanya tidak masuk akal dan terlalu berlebihan, pastikan kebenarannya lewat google atau search engine lainnya. Jangan terburu-buru menyebarkan berita tersebut hanya demi melihat reaksi orang lain. Dan yang paling penting, berusahalah melihat informasi tersebut dari berbagai sudut pandang. Hal ini membantu kita untuk tidak mudah percaya terhadap informasi palsu yang beredar.

OMI

Artikel Terkait