KESEHATAN
27 Juni 2019

3 Cara Bijak Mendorong Anak Menurunkan Berat Badan Tanpa Body Shaming

Prioritaskan gaya hidup dan kebiasaan makan yang sehat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Demi kesehatan, mendorong anak menurunkan berat badan memang harus dilakukan kalau angka pada timbangannya sudah jauh melebihi batas normal.

Namun jangan sampai niat baik Moms berubah menjadi body shaming ya. Salah-salah justru membuat anak merasa cemas dan tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Maka dari itu Moms juga memikirkan risiko depresi dengan cara mengubah kebiasaan makan tidak sehat.

Nah, berikut adalah beberapa cara bijak yang bisa Moms lakukan untuk mendorong anak menurunkan berat badan.

Langsung Berikan Contoh Nyata

body shaming

Foto: cookinglight.com

Menurut Elizabeth Shepard, MD, dokter anak dan spesialis obesitas dari Stanford Children Health, Moms sebaiknya menghindari kata diet saat mendorong anak menurunkan berat badan supaya tidak memengaruhi rasa percaya dirinya.

Lebih baik langsung berikan contoh sambil mengarahkan anak untuk menjalankan gaya hidup dan kebiasaan makan yang sehat. Termasuk dengan mengajaknya berbelanja sayuran segar, membantu Moms memasak, dan menjalankan rutinitas makan malam keluarga.

Saat beraktivitas bersama Si Kecil, Moms bisa mengajaknya berdiskusi tentang pilihan makanan yang baik atau bercerita tentang manfaat dari berbagai macam bahan makanan bagi tubuhnya.

Baca Juga: 10 Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

Prioritaskan Mengajarkan Kebiasaan Makan Sehat

body shaming

Foto: nutritionnews.abbott

Seperti dikatakan Maryam Kebbe, peneliti tentang obesitas pada anak di University of Alberta, hal terpenting yang harus dilakukan saat mendorong anak menurunkan berat badan bukanlah tentang membatasi kalori melainkan menanamkan kebiasaan makan sehat.

Nah, menurut U.S. Department of Agriculture, berikut adalah beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk mengajarkan kebiasaan makan sehat pada anak:

  • Mengganti camilan kemasan tinggi gula dan lemak di rumah dengan persediaan camilan sehat rendah kalori, seperti buah dan sayuran.
  • Edukasi anak tentang membuat pilihan makanan yang baik dan manfaatnya bagi fungsi tubuh.
  • Membiasakan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah.
  • Cara mengatur porsi makan. Mulai dari mengisi piring dengan komposisi sayur dan lauk yang lebih banyak dari nasi sampai berhenti makan sebelum kenyang.

Mengajarkan kebiasaan makan sehat sejak kecil akan terus terbawa hingga buah hati dewasa nanti lho, Moms.

Baca Juga: Diet Mediterranean, Cara Terbaik Menurunkan Berat Badan di Tahun 2019

Ajak Anak Berolahraga atau Bergerak Bersama

body shaming

Foto: briskinsurance.cb.nz

Memulai rutinitas olahraga bersama juga menjadi alternatif yang lebih bijak untuk mendorong anak menurunkan berat badan, dibandingkan hanya dengan berkata “Kamu itu kerjanya cuma makan sama tidur, pantas saja gendut. Olahraga dong!”

Selain melakukan olahraga yang bisa dilakukan bersama seperti jogging, renang, atau aerobik, Moms juga bisa mengajak Si Kecil bergerak aktif dengan hiking, bermain di luar ruangan, maupun berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah.

Seperti dikatakan Dr. Jillian Roberts, asisten profesor psikologi di University of Victoria, yang terpenting saat mendorong anak menurunkan berat badan adalah fokus pada menjaga kesehatan dan kebiasaan sehat, bukan penampilan fisik dan angka di timbangan.

Apa Moms setuju kalau mendorong anak menurunkan berat badan harus dilakukan tanpa body shaming?

(WA/IRN)

Artikel Terkait