BAYI
3 Juli 2020

3 Cara Mengatasi Bayi Susah BAB

Mengganti menu bayi dan Moms dapat bantu mengatasi bayi susah BAB
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat bayi mengalami susah BAB atau sembelit, efeknya dapat membuat bayi tidak nyaman, kesakitan, rewel, menolak makan hingga minum susu. Balita yang sudah bisa berjalan, juga mungkin akan berada di sudut ruangan, berjongkok, dan sekuat tenaga mengeluarkan BAB yang mengeras.

“Jika bayi tidak mengalami pergerakan usus (BAB) setiap hari, itu belum tentu penanda masalah. Apa yang lebih kami pedulikan adalah jika bayi kelihatan kesulitan BAB, maka itulah yang mengindikasikan bayi sembelit,” ungkap praktisi keperawatan pediatrik sekaligus Direktur Medis di John Hopkins Hospital’s Pediatric Chronic Constipation Clinic, Lisa Santo Domingo, seperti dikutip dari thebump.com.

Baca Juga: Ini 5 Cara yang Harus Moms Lakukan Saat Anak Susah Buang Air Besar

Ini Caranya Mengatasi Susah BAB

Untuk membantu mengatasi bayi susah BAB, Moms bisa lakukan beberapa cara berikut ini.

1. Beri Minum

1  Beri Minum.jpg

Foto: Aarón Blanco Tejedor – Unsplash.com

Sama seperti orang dewasa, mengatasi bayi susah BAB dapat diawali dengan memberikannya minuman untuk membantu melancarkan BAB. Hal ini terutama dilakukan pada bayi yang sudah berusia enam bulan ke atas.

Dikutip dari Mayo Clinic, Jay L. Hoecker, M.D. yang merupakan anggota di Department of Pediatric and Adolescent Medicine merekomendasikan untuk memberi sedikit air putih atau jus buah alami sebagai cara mengatasi bayi susah BAB. Contohnya buah apel dan pear.

Jus buah ini mengandung sorbitol, yaitu kandungan pemanis yang memiliki manfaat laksatif. Mulailah dengan memberi 60-120 ml, lalu jika diperlukan, maka Moms dapat menambahkan atau menguranginya sesuai kondisi pencernaan bayi.

Baca Juga: Pentingnya Membiasakan Anak Minum Air Putih

2. Ganti Menu

2 Ganti Menu.jpg

Foto: life is fantastic – Unsplash.com

Untuk bayi yang sudah mendapatkan menu MPASI (biasanya berusia enam bulan ke atas), maka Moms bisa memasukkan menu kaya serat dalam menu Si Kecil. Misalnya: gandum utuh, sereal, buah pear, apel, brokoli, peach, dan plum.

Selain menu bayi, menu Moms yang memberikan ASI juga perlu disesuaikan. Ada baiknya, Moms menghindari konsumsi produk susu (keju, susu, yoghurt, mentega,dll) selama bayi masih mengalami susah BAB.

Selain melalui makanan, cara mengatasi bayi susah BAB juga dapat dilakukan dengan mengganti susu formula bayi sementara waktu.

Jika ingin mengganti susu formula bayi, ada baiknya Moms berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter agar mendapatkan rekomendasi yang tepat sesuai masalah pencernaan bayi.

Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Balita Susah BAB

3. Termometer Rektal

3 Termometer Rektal.jpg

Foto: leo2014 – Pixabay.com

Untuk mengatasi bayi susah BAB, Dokter mungkin menyarankan stimulasi rektal dengan bantuan kapas atau termometer rektal.

“Cara ini biasanya dapat mengeluarkan buang air besar setelah beberapa menit di-stimulasi,” ungkap Dokter anak yang berbasis di Atlanta dan salah satu penulis Food Fights: Winning The Nutritional Challenges of Parenthood Armed with Insight, Humor, and A Bottle of Ketchup, Jennifer Shu, M.D., seperti dikutip dari parents.com.

Saat mengatasi bayi susah BAB, pastikan untuk tidak menggunakan metode termometer rektal terlalu sering, karena hanya akan membuat konstipasi semakin memburuk. Bersiaplah untuk mendapati bayi rewel dan menolak saat melakukan termometer rektal, karena prosesnya akan membuat bayi tidak nyaman.

Baca Juga: Susah Buang Air Besar Bukan Hanya Karena Kurang Serat Lho, Kenali Penyebab Lainnya

Itulah beberapa cara mengatasi bayi susah BAB yang dapat Moms terapkan pada Si Kecil. Jika bayi masih mengalami susah BAB meski telah menerapkan cara-cara di atas, Moms dapat mencoba berkonsultasi dengan Dokter mengenai solusi lain yang dapat dilakukan.

Artikel Terkait