DI ATAS 5 TAHUN
11 Maret 2019

3 Cara Mengetahui Anak Kekurangan Nutrisi atau Tidak

Gimana caranya Moms tahu ketika anak kekurangan nutrisi? Coba perhatikan ulasan berikut ini, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta


Moms, apakah anak sering alami masalah kesehatan? Atau berat dan tinggi badannya tidak bertumbuh seperti anak seusianya?

Jangan panik dulu atau menganggap anak mengalami kekurangan nutrisi karena sebenarnya ada cara untuk melihat hal tersebut.

Setiap orangtua pasti ingin anak bertumbuh dan berkembang dengan sehat dan terhindar dari masalah kekurangan nutrisi.

Sebenarnya, asupan gizi pada anak tercukupi sudah dimulai saat ia masih dalam kandungan hingga berusia 2 tahun.

Jadi, rasanya wajar jika setiap ibu hamil dianjurkan untuk konsumsi makanan bergizi karena akan berdampak besar ke depannya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui anak kekurangan nutrisi atau tidak. Memerhatikan asupan makanan yang bergizi adalah hal yang utama, hal lainnya bisa diperhatikan di bawah ini.

1. Memantau Pertumbuhan Anak

cara mengetahui anak kekurangan nutrisi atau tidak 1

Foto: sleepingshoudlbeeasy.com

Pertumbuhan anak yang bisa dilihat adalah berat dan tinggi badan. Menurut dr. Caessar Pronocitro, Sp.A., M.Sc, seorang dokter spesialis anak, cara mengetahui anak kekurangan nutrisi adalah memantau pertumbuhannya dengan konsisten.

Moms bisa menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS) sebagai panduan dan wajib menimbang anak setiap bulan.

Pengaruh genetik punya peran penting dalam tinggi badan anak, untuk itu tidak semua anak berada pada garis pertumbuhan yang sama.

Jika grafik pertumbuhan anak menurun dan semakin menurun hingga kenaikan berat badan anak tidak mencapai kenaikan berat badan minimal, maka hal ini perlu diwaspadai.

Hal ini menjadi indikasi kalau anak kekurangan nutrisi sehingga pertumbuhannya terganggu.

Baca Juga: Bolehkah Anak Mengonsumsi Makanan Pedas? Ini Penjelasan Ahli!

2. Mudah Terinfeksi Penyakit

cara mengetahui anak kekurangan nutrisi atau tidak 2

Foto: babycouture.com

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, ciri-ciri anak sehat dan gizinya tercukupi adalah kemampuan bertambah sesuai umur dan jarang sakit.

Tapi jika anak mudah dan sering terinfeksi penyakit, bisa jadi pertanda anak kekurangan nutrisi.

Selain mendapatkan makanan dengan asupan gizi yang cukup, cara mencegah anak terinfeksi penyakit adalah wajib memberikan imunisasi pada anak bahkan sebelum usia mereka 24 jam.

Tidak melakukan imunisasi membuat anak mudah tertular penyakit berbahaya karena tidak adanya kekebalan terhadap penyakit tersebut.

Moms juga bisa membawa anak ke tenaga atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).

Pelayanan ini digunakan untuk mengetahui status gizi anak.

Baca Juga: Bukan Daging yang Jadi Sumber Protein Terbaik, Tapi Telur, Kok Bisa?

3. Perubahan Psikologis pada Anak

cara mengetahui anak kekurangan nutrisi atau tidak 3

Foto: parents.com

Tahukah kalau kekurangan nutrisi juga berpengaruh pada fungsi otak dan kesehatan mental anak?

Jika anak mudah marah, mudah terlihat lemas dan lesu, sering cemas, dan kurang peka terhadap hal di sekelilingnya, maka orangtua harus segera menanganinya.

Hal ini bisa menjadi tanda anak kekurangan nutrisi, yang akhirnya bisa berdampak pada masa yang akan mendatang.

Cara mencegahnya adalah selalu berikan stimulasi psikososial untuk anak sesuai dengan usianya.

Baca Juga: Jangan Paksa Anak Habiskan Makan, Ini Porsi yang Tepat!

Tentunya sambil memberikan asupan gizi yang meliputi karbohidrat, protein, sayur, dan lemak sebagai makanan utama, serta buah sebagai makanan selingan.

Jadi, selalu perhatikan nutrisi anak mulai dari ia belum lahir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ya, Moms! (DG)

Artikel Terkait