HIBURAN
2 Juni 2019

3 Cara Mudah Menanam dan Merawat Anggrek

Lakukan cara ini agar bunga anggrek tumbuh dengan indah
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Carla Octama

https://www.shutterstock.com/image-photo/woman-taking-care-home-plants-481530229?src=p7fZVUao4GZEfkXwunHg0Q-1-28

https://www.shutterstock.com/image-photo/woman-transplanting-orchid-into-another-pot-1373650760?src=K-Y9hC9KUP59L4TB9wKFjw-1-9

Berkebun adalah salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan, terutama untuk para Moms yang kesehariannya menjadi ibu rumah tangga.

Moms bisa menyibukkan diri dengan berbagai tanaman di rumah, sekaligus mempercantik kebun atau pekarangan rumah.

Kegiatan ini pun tidak akan menyita waktu saat mengurus anak, karena bisa dilakukan sewaktu senggang saat Si Kecil sedang tidur siang atau sore.

Nah, untuk Moms yang menyukai tanaman bunga, terutama bunga anggrek yang memerlukan perhatian lebih dibanding bunga lainnya, yuk kita cari tahu bagaimana cara menanam anggrek yang benar.

Baca Juga : Yuk Coba Berkebun di Rumah, Ini 9 Tanaman yang Perawatannya Paling Mudah

1. Memilih Tempat yang Tepat

shutterstock_564560362.jpg

Agar bunga anggrek dapat tumbuh dengan baik, penting bagi kita untuk memilih tempat menanam bunga yang baik juga.

Caranya dengan memilih tempat yang mendapat sinar matahari cukup atau tidak terkena sinar matahari sama sekali.

Makanya Moms perlu tahu lebih dahulu jenis anggrek yang ditanam.

Bunga anggrek terdiri dari 3 jenis, sesuai dengan kebutuhan cahayanya.

Pertama, bunga anggrek yang cocok ditanam di tempat terbuka, seperti jenis vanda, arachis, dan renanthera.

Kedua, bunga anggrek yang bisa tumbuh di tempat yang tidak mendapat sinar matahari langsung, seperti ancedium, dendrobium, dan cattleya.

Ketiga, bunga anggrek yang dapat tumbuh dengan baik di tempat yang tidak mendapatkan sinar matahari, seperti paphiopedilum dan phalaenopsis.

2. Tentukan Ketinggian untuk Menanam Anggrek

shutterstock_776898325.jpg

Selanjutnya yang perlu Moms perhatikan adalah ketinggian tempat untuk menanam anggrek.

Seperti yang sudah ketahui, keberhasilan tumbuhnya sebuah tanaman, tergantung dari ketinggian daerah tempat menanam tanaman itu sendiri, termasuk saat menanam bunga anggrek.

Berdasarkan ketinggiannya, anggrek terdiri dari 3 jenis juga, yaitu bunga anggrek yang bisa ditanam di tempat dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Anggrek yang cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 500 - 1.000 meter di atas permukaan laut, dan terakhir jenis anggrek yang bisa tumbuh di ketinggian di bawah 500 meter di atas permukaan laut.

Oleh karena itu, sebelum membeli bunga anggrek untuk ditanam, Moms sebaiknya menanyakan infromasi mengenai anggrek yang dibeli secara detail ke penjualnya.

Baca Juga : 6 Manfaat Tanaman Hias di Rumah Bagi Kesehatan yang Harus Moms Tahu

3. Memilih Bibit yang Bagus

shutterstock_1224408448.jpg

Agar bunga anggrek dapat tumbuh dengan baik, penting bagi Moms untuk memilih bibit bunga yang tepat.

Perlu kita ketahui, bibit bunga anggrek yang bagus harus berusia minimal 1 tahun dan telah memiliki daun serta akar.

Setelah menemukan bibit yang sesuai, kita harus memindahkannya dalam polybag kecil.

Tanam bibit dalam polybag selama 3 bulan, dan rutinlah memberikan pupuk organik agar dapat tumbuh.

Lalu setelah 3 bulan, pindahkan bibit dalam pot bunga yang lebih besar.

Selanjutnya, rawat akar bunga anggrek tersebut. Biasanya setelah 3 bulan, akar-akarnya akan mulai menyembul ke luar.

Begitu akar muncul, batang bunga anggrek biasanya akan ikut meninggi.

Agar tanaman tetap berdiri kokoh, pasanglah tiang penyangga untuk menjaga posisinya tetap tegak.

Kemudian tempatkan anggrek pada lokasi yang tepat. Tempat suhu 14-36 derajat celcius adalah tempat yang ideal untuk menanam anggrek.

Itu dia Moms 3 cara sederhana untuk merawat dan menanam anggrek.

Bila semuanya sudah dilakukan dengan tepat, maka bisa dipastikan bunga anggrek akan tumbuh dengan indah.

(AWD)

Artikel Terkait