GAYA HIDUP
22 Agustus 2020

6 Ciri ASI Berkualitas, Moms Wajib Tahu!

Umumnya memiliki rasa dan bau seperti susu sapi umumnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Menyusui anak langsung atau pemberian ASI, sangat baik untuk tumbuh kembang Si Kecil ke depannya.

The World Health Organization sangat merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. American Academy of Pediatrics juga merekomendasikan ibu menyusui selama setidaknya 12 bulan

Dengan mendapatkan ASI eksklusif, dapat melindungi terhadap infeksi dan mengurangi tingkat masalah kesehatan di kemudian hari termasuk diabetes, obesitas, dan asma. Bagi Moms yang menyusui juga ada manfaatnya lho, diantaranya membantu rahim berkontraksi dan perdarahan berhenti lebih cepat setelah melahirkan.

Baca Juga: Penanganan Mastitis, Payudara Bengkak pada Ibu Menyusui

Dilansir dari jurnal yang diterbitkan oleh U.S. National Library of Medicine, ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi yang baru lahir. Banyak komponen dalam ASI membantu melindungi bayi dari infeksi dan penyakit.

Ciri-ciri ASI Berkualitas

Nah, ASI juga ada yang memiliki kualitas yang baik, ada juga yang tidak. Apa ciri-ciri ASI berkualitas? Simak di bawah ini.

1. Warna Putih Kekuningan

ASI berkualitas

Warna ASI yang berkualitas dan sehat adalah berwarna putih kekuningan atau putih pucat. Hal ini tergantung dari berapa lama ibu telah menyusui.

Tetapi ciri-ciri ASI berkualitas ini dapat berubah berdasarkan banyak faktor yang berbeda, dan sebagian besar waktu, warna baru ASI tidaklah berbahaya.

Namun jika Moms menemui warna ASI berwarna sedikit pink, bisa jadi ASI telah terkontaminasi. Pink berasal dari warna darah puting yang mengalami luka. Meski tidak berbahaya, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga: 4 Tips Lancar Menyusui

2. Baunya Seperti Susu Sapi

ASI berkualitas

Kebanyakan ibu mengatakan ciri-ciri ASI berkualitas normalnya berbau seperti rasanya, seperti susu sapi, tetapi lebih lembut dan lebih manis.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa ASI mereka kadang-kadang memiliki bau "sabun".

ASI yang telah dibekukan dan dicairkan mungkin memiliki bau yang sedikit asam, yang merupakan hal yang normal.

Akan tetapi ASI yang benar-benar masam, yang dihasilkan dari susu yang dipompa dan kemudian tidak disimpan dengan benar akan berbau "tidak aktif", seperti halnya ketika susu sapi berubah menjadi asam.

Bayi Sering Menyusu

Jika Moms bertanya-tanya berapa kali normalnya bayi menyusu, sebagian besar bayi baru lahir akan menyusu sebanyak 8-12 kali sehari, atau tiap dua jam sekali.

Pada masa percepatan tumbuh kembang (growth spurt), si bayi mungkin akan menyusu dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih sering. Nah, disaat ini, produksi ASI kita akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Jika tubuh Moms mampu memproduksi ASI sesuai permintaan bayi, boleh diartikan bahwa ASI yang dihasilkan termasuk dalam ciri ASI berkualitas baik.

Tidak perlu khawatir Moms kekurangan produksi ASI karena nafsu menyusu bayi yang meningkat. Percayalah bahwa tubuh sang ibu mampu memproduksi ASI sebanyak permintaan bayi.

3. Rasa ASI yang Berkualitas

ASI berkualitas

Ciri-ciri ASI berkualitas umumnya rasanya seperti susu, tetapi mungkin jenis yang berbeda dari yang dibeli di toko seperti dulu. Deskripsi yang paling populer adalah "susu almond yang sangat manis."

Baca Juga: Jangan Panik Dulu saat ASI Tidak Keluar, Lakukan 7 Hal Ini

Rasa ASI dipengaruhi oleh apa yang dimakan masing-masing ibu setiap harinya.

Bayi memang belum bisa berbicara, namun mereka yang mengingat bagaimana rasanya ASI, mengatakan bahwa ASI memiliki rasa seperti "susu yang benar-benar manis yang dimaniskan."

4. Grafik Kenaikan Berat Badan Bayi Baik

Ciri ASI berkualitas

Foto: Orami Photo Stock

Ciri lainnya yang menunjukkan bahwa Moms memiliki ASI yang berkualitas bisa dilihat dari grafik kenaikan berat badan Si Kecil. Jika berat badan bayi naik dengan stabil dan sesuai dengan grafik pertumbuhannya, maka Moms tidak perlu khawatir, karena Si Kecil berhasil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya.

Banyak bayi yang mengalami penurunan berat badan pada beberapa hari pasca kelahiran. Ini merupakan hal yang normal ya Moms, karena biasanya berat badan bayi akan naik kembali dalam waktu satu hingga dua minggu kemudian. Moms perlu rutin menimbang berat badan Si Kecil ya.

5. Tidur dengan Nyenyak

bayi mendapatkan asi berkualitas

Foto: Orami Photo Stock

Jika Si Kecil minum ASI yang berkualitas biasanya akan tampak kenyang dan tertidur dengan nyenyak setelah sesi menyusui. Meskipun demikian, bayi yang rewel atau sering menangis bukan berarti karena ASI yang tidak berkualitas atau kurang.

Bisa saja ia menangis karena sebab lain, seperti popoknya penuh, merasa panas, kolik, atau karena ingin dipeluk dan digendong.

Baca Juga: MPASI Dini Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak?

6. Si Kecil sering Buang Air Kecil

frekuensi buang air kecil bisa menunjukkan ciri ASI

Foto: Orami Photo Stock

Bayi yang mendapat ASI berkualitas akan buang air kecil hingga 6 kali per hari, sejak ia berusia empat hari. Volume tiap kali bayi buang air kecil adalah sebanyak 45 mililiter atau sekitar 3 sendok makan penuh, dengan tampilan urine yang berwarna kuning jernih.

Itulah beberapa ciri-ciri ASI yang berkualitas. Oleh karena itu, Moms yang menyusui harus makan-makanan bergizi, ya, agar bisa menghasilkan ASI yang berkualitas.

Artikel Terkait