KESEHATAN
25 Oktober 2019

3 Jenis Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Balita

Bisa jadi salah satunya sering dialami si Kecil.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Tahukah Moms? Gangguan pencernaan merupakan salah satu jenis penyakit yang sering dialami balita. Di antara berbagai jenis gangguan pencernaan balita, ada beberapa yang paling sering muncul.

Yuk, ketahui 3 jenis gangguan pencernaan balita yang paling banyak dialami si Kecil beserta gejala, serta cara penanganan yang tepat.

1. Alergi Makanan

Jenis-jenis gangguan pencernaan yang sering dialami balita (2).jpg

Foto: parenting.com

Gangguan pencernaan ini muncul ketika sistem imun si Kecil bereaksi secara berlebihan terhadap jenis makanan tertentu karena menganggap makanan tersebut sebagai ancaman.

Makanan yang sering menjadi penyebab gangguan alergi pada anak adalah telur, susu, kacang, seafood (kerang, udang).

Gejala timbulnya alergi makanan: mual/muntah, sakit perut, wajah bengkak, gatal pada beberapa bagian tubuh atau mulut, sesak napas.

Satu-satunya cara menangani masalah ini adalah dengan menghindarkan si Kecil dari makanan pemicu alergi (alergen).

Baca Juga: Mengenal Rhinitis Alergi, Peradangan di Rongga Hidung Akibat Alergi

2. Diare

Jenis-jenis gangguan pencernaan yang sering dialami balita (3).jpg

Penyakit ini ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih banyak dari normal, dengan kondisi tinja yang encer. Penyebab diare bermacam-macam, mulai dari parasit, bakteri, hingga virus.

Menurut Marsha H. Kay, M.D., dokter spesialis gastroenterologi anak dan kepala endoskopi anak di Cleveland Clinic Children's Hospital di Cleveland, Ohio, pada anak balita, diare biasanya menjadi salah satu tanda terjadinya infeksi.

Saat si Kecil menderita diare, Moms perlu memastikan ia mendapat asupan cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

Bila terdapat darah pada tinja anak, atau ia mengalami demam, dokter Kay menganjurkan Moms untuk segera membawa si Kecil ke dokter.

Baca Juga: Ibu Menyusui Minum Antibiotik Dapat Menyebabkan Bayi Diare?

3. Konstipasi

Jenis-jenis gangguan pencernaan yang sering dialami balita (4).jpg

Gejala jenis gangguan pencernaan balita yang satu ini kebalikan dari diare. Anak yang menderita konstipasi atau sembelit justru tidak dapat BAB selama lebih dari tiga hari berturut-turut.

Dikutip dari situs web Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab utama konstipasi pada balita biasanya karena trauma BAB.

Trauma tersebut bisa disebabkan oleh pengalaman BAB di toilet yang kotor atau susah BAB karena tinja keras sehingga sulit keluar.

Karena trauma, anak kemudian cenderung menahan-nahan BAB hingga akhirnya menderita konstipasi.

Bila si Kecil benar mengalami trauma, maka Moms perlu mengatasi trauma tersebut agar ia tidak lagi menahan-nahan BAB.

Selain itu, ingatkan anak agar banyak minum dan makan sayur dan buah agar pencernaannya lancar dan ia tidak sakit lagi saat harus BAB.

Moms juga perlu mengurangi konsumsi junk food atau jajanan kurang sehat bagi si Kecil yang dapat memperlambat pencernaan.

Satu hal penting yang perlu Moms perhatikan, bila gangguan pencernaan cukup sering diderita oleh si Kecil, atau bersifat kronis, maka ia perlu menjalani pemeriksaan pencernaan lebih lanjut.

Salah satu ciri dari jenis gangguan pencernaan balita yang perlu diwaspadai adalah bila sampai mengganggu aktivitas atau rutinitasnya sehari-hari.

“Masalah [gangguan pencernaan] tersebut tidak selalu menandakan adanya suatu penyakit, tetapi cukup sebagai alasan bagi Moms untuk membawanya ke dokter agar diperiksa lebih lanjut,” ujar Craig Friesen, M.D., direktur divisi gastroenterologi dan direktur medis program nyeri perut di Children’s Mercy Hospital di Kansas City, yang juga dosen bidang pediatri di University of Missouri-Kansas City School of Medicine.

Baca Juga: Bayi Baru Lahir Mengejan Keras, Konstipasi Atau Grunting Baby Syndrome?

Ingin tahu lebih jauh mengenai ketiga penyakit pencernaan tersebut? Moms bisa klik link-link berikut ini: Alergi Makanan, Diare Akut Gastroenteritis, dan Konstipasi.

(AN)

Artikel Terkait