2-3 TAHUN
25 September 2017

3 Jenis Lagu yang Bisa Mama Ajarkan untuk Balita

Lewat musik, balita bisa belajar dan bermain dengan cara menyenangkan. Tapi, jenis lagu seperti apa yang cocok dan bisa Mama ajarkan untuk balita?
Artikel ditulis oleh (ade.ryani)
Disunting oleh (ade.ryani)

Musik menjadi suatu hal yang menyenangkan untuk dikenalkan pada balita. Lewat musik, balita bisa belajar, bermain, dan mengungkapkan perasaannya.

Mama pun dapat mengenalkan musik pada balita lewat alunan lagu. Tapi, jenis lagu seperti apa yang cocok dan bisa Mama ajarkan untuk balita?

Baca Juga: 4 Manfaat Istimewa Musik Untuk Perkembangan Anak

Sebab seringkali kita temukan di zaman sekarang, banyak orang tua yang seakan kurang peduli dalam menentukan lagu yang pas untuk buah hatinya. Tak jarang, anak di usia balita malah sering mendengar lagu dewasa dan menirukan liriknya dengan sangat jelas. Padahal, lagu tersebut tidak sesuai dengan usia mereka.

Baca Juga: Masih Ingat Dengan Lagu Anak-Anak 90-an Ini?

Nah, kriteria sebuah lagu dinilai cocok untuk balita adalah jika lagu tersebut bersifat menyenangkan. Dari segi nada atau melodi, lagu anak seharusnya memiliki nada yang sifatnya menghibur serta lucu. Kualitas lagu anak bisa dinilai dari nada yang catchy serta alunan lagu tersebut mampu menarik perhatian balita yang cenderung tidak fokus.

Supaya tidak bingung, yuk pahami jenis lagu yang cocok untuk balita yang bisa Mama ajarkan padanya:

  1. Lagu Gembira

Lagu anak-anak lebih disarankan bernada gembira dibanding lagu sedih. Lagu gembira mampu memicu anak atau balita untuk lebih bersemangat melakukan banyak hal. Lewat lagu ini, balita akan belajar bernyanyi dan menari energik. Selain itu, lagu ini juga memicu stimulasi motorik yang baik untuk perkembangan balita. Beberapa contoh lagu yang bisa mama ajarkan untuk balita antara lain; Kereta Apiku, Kupu-Kupu, Kebunku, Pelangi-Pelangi, dan lain-lain.

  1. Lirik dan Musik Sederhana

Berikan lagu yang mudah dipahami. Mulai dengan alunan musik yang sederhana tapi bisa membuat balita terhibur. Dan lagu dengan lirik dengan kata-kata yang tidak terlalu panjang dan mudah dimengerti.

Misalnya, Mama dapat memilihkan lagu “Cicak di Dinding”, dimana lagu ini tergolong sederhana yang berisikan empat kalimat. Lagu seperti ini pun memudahkan anak untuk mengingat, mudah memahami serta menyanyikannya dengan riang.

  1. Hindari Lirik dengan Kata Kasar

Jangan asal memilih lagu untuk balita. Mama harus memperhatikan lirik lagu yang terkandung di dalamnya. Pilihlah lagu yang tidak mengandung kata-kata kasar atau terkesan tidak mendidik. Sebab tanpa disadari, balita bisa dengan mudah meniru kata-kata kasar tersebut. Hindari juga lagu yang berirama keras yang cenderung membuat anak menjadi agresif.

Jadi, lagu apa yang sering Mama ajarkan pada Si Kecil?

(PIA)

Artikel Terkait