NEWBORN
25 Oktober 2019

3 Jenis Spina Bifida, Cacat Lahir pada Tulang Belakang

Ada jenis yang tidak menunjukkan gejala, ada pula yang membahayakan nyawa
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Spina bifida adalah cacat lahir yang terjadi ketika tulang belakang dan sumsum tulang belakang tidak terbentuk sempurna. Kondisi ini termasuk cacat tabung saraf. Tabung saraf sendiri adalah struktur pada embrio yang berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang bayi beserta jaringan yang menutupinya.

Tabung saraf normalnya terbentuk di awal kehamilan dan menutup di hari ke-28 setelah pembuahan. Namun pada bayi yang mengalami spina bifida, sebagian tabung saraf gagal berkembang atau menutup dengan baik, sehingga menyebabkan cacat di sumsum tulang belakang dan tulang punggung.

Menurut website Centers for Disease Control and Prevention, spina bifida bisa menyebabkan hambatan fisik dan intelektual dari ringan sampai parah, tergantung jenis kecacatan, ukuran, lokasi, dan komplikasinya.

Baca Juga: Rawan Cedera Setelah Usia 35 Tahun, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Tulang Belakang

Jenis Spina Bifida

Spina Bifida Occulta

spina bifida.png

Foto: healthnavigator.blob.core.windows.net

“Occulta” berarti “tersembunyi”. Ini jenis yang paling ringan. Pada balita dengan spina bifida occulta, ada sedikit jarak pada satu atau lebih tulang di punggung (vertebra). Kondisi ini seringkali tidak disadari sampai menjelang dewasa.

Karena saraf tulang belakang tidak terkena, biasanya tidak ada gejala yang muncul. Namun, ada tanda yang terlihat di kulit bayi baru lahir di luar tulang punggung yang cacat, yakni ada sepetak rambut, lesung kecil, atau tanda lahir.

Meningocele

Pada meningocele, membran pelindung di sekitar sumsum tulang belakang (meninges) terdorong keluar melalui celah di antara vertebra. Hal ini memunculkan kantong berisi cairan namun tanpa sumsum, sehingga minim risiko terjadi kerusakan saraf. Bagaimanapun, komplikasi bisa muncul nantinya.

Baca Juga: Serba-serbi Donor Sumsum Tulang Belakang untuk Kebutuhan Kesehatan Mendesak

Myelomeningocele

Saat membicarakan spina bifida, biasanya yang dimaksud adalah myelomeningocele. Dikenal juga sebagai spina bifida terbuka, myelomeningocele adalah jenis yang paling parah.

Kanal tulang belakang terbuka di vertebra di bagian bawah atau tengah punggung. Membran dan saraf terdorong keluar lewat bukaan ini saat lahir, lalu membentuk kantong di punggung bayi yang membuat jaringan dan saraf jadi terekspos.

Sebagian sumsum dan saraf tulang belakang berada di dalam kantong dan rusak. Bayi jadi rentan terhadap infeksi yang membahayakan nyawanya. Kondisi ini juga menyebabkan sering buang air kecil, mati rasa di kaki, dan anak tidak dapat menggerakkan kaki.

Baca Juga: Ani Yudhoyono Mendapatkan Donor Sumsum Tulang Belakang. Apa Kriteria Menjadi Pendonor dan Bagaimana Sistemnya?

Kapan Harus ke Dokter?

Biasanya meningocele dan myelomeningocele didiagnosis sebelum lahir atau segera setelah lahir. Anak-anak yang menderitanya akan diawasi oleh tim dokter spesialis sepanjang hidup mereka. Keluarga juga akan diedukasi terkait komplikasi yang perlu diwaspadai.

Bagaimana dengan balita penderita spina bifida occulta? Menurut website Mayo Clinic, karena umumya anak tidak menunjukkan gejala maupun komplikasi, mereka hanya memerlukan perawatan dokter anak secara rutin.

Artikel Terkait