DI ATAS 5 TAHUN
8 Agustus 2018

3 Makanan dan Minuman Ini Bisa Mencegah Anak Terkena Asma

Mengkonsumsi makanan ini ternyata dapat membantu untuk perbaikan paru-paru
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Asma merupakan penyakit yang tak hanya dapat dialami oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Pencegahan penyakit asma pada anak-anak ternyata tak melulu menggunakan obat, terdapat beberapa makanan yang dapat mencegah asma. 

Buah & Sayuran

shutterstock 227550832

Mengkonsumsi buah dan sayuran ternyata dapat membantu untuk perbaikan paru-paru, hal ini karena buah dan sayuran dapat menghasilkan pelindung atau kekebalan pada tubuh Si Kecil.

Vitamin terutama A, C, dan E, serta banyak senyawa tanaman yang disebut fitokimia, bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu mengurangi stres saluran napas dan kerusakan jaringan. Dengan kata lain, produk yang kaya akan antioksidan dapat membantu mencegah atau mengelola asma.

Baca Juga :Jaga Kebersihan Rumah Supaya Asma Tidak Kumat

Susu

shutterstock 379768576

Susu yang dikonsumsi Si Kecil dapat meningkatkan aliran udara. Penelitian menunjukkan bahwa kalsium memiliki manfaat anti asma dengan kandungan magnesiumnya.

Para ilmuwan mempelajari pola makan dan mengukur fungsi paru-paru lebih dari 2.600 orang dewasa. Setelah disesuaikan untuk faktor risiko seperti usia dan merokok, mereka menemukan bahwa subjek yang asupan magnesiumnya 100 miligram (mg) di atas rata-rata 380 mg memiliki paru-paru yang lebih tenang dan aliran udara yang lebih baik.

Meskipun mereka tidak melakukan percobaan pada anak-anak, mereka menyarankan agar anak-anak makan banyak makanan kaya magnesium. Pastikan kebutuhan kalsium dan magnesium Si Kecil dapat terpenuhi setiap harinya lewat makanan.

Anak usia satu sampai tiga tahun membutuhkan 500 mg kalsium dan 80 mg magnesium setiap hari, sementara anak-anak 4 hingga 8 membutuhkan 800 mg kalsium dan 130 mg magnesium.

Ikan, Minyak Canola, dan Kenari

shutterstock 246917326

Anak-anak membutuhkan dua jenis lemak tak jenuh ganda, omega-6 dan omega-3, untuk pertumbuhan dan perkembangan. Ikan, minyak canola, dan walnut memasok omega-3 paling banyak.

Ketika seimbang, kedua lemak ini membantu sistem kekebalan anak-anak melawan penyakit. Rasio terbaik omega-6 hingga omega-3 adalah 2,5 hingga 1, menurut USDA.

Terlalu banyak omega-6 mendorong sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi berlebihan zat kimia yang disebut sitokin yang mengobarkan saluran udara dan membuat jaringan paru-paru sangat sensitif terhadap iritasi seperti debu, bulu, dan polusi. "Minyak ikan Omega-3-kaya meredam produksi sitokin dan menenangkan saluran udara.

(MDP)

Artikel Terkait