BAYI
1 Mei 2020

3 Masalah Pada Mata Bayi yang Harus Moms Tahu

Masalah mata pada bayi yang diatasi sejak dini dapat disembuhkan dengan segera
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat bayi lahir, Dokter akan mengecek kesehatan mata bayi. Sedangkan bayi baru lahir yang berisiko lebih tinggi memiliki masalah mata pada bayi, termasuk bayi prematur dan bayi yang memiliki sejarah keluarga dengan masalah mata, akan diperiksa lebih lanjut oleh Dokter Mata Pediatrik.

“Kemampuan bayi untuk dapat melihat dengan baik merupakan hal yang sangat penting untuk perkembangan kognitif anak dan belajar yang tepat,” ungkap Optometris di Olds, Alberta, Tanya Sitter, seperti dikutip dari todaysparent.com.

Masalah Mata Bayi yang Umum Ditemui

Berikut ini beberapa masalah mata pada bayi yang umum ditemui:

1. Strabismus

1 Strabismus.jpg

Foto: Alex Nicolae – Pixabay.com

Strabismus merupakan salah satu masalah mata pada bayi dimana salah satu bola mata tidak sejajar. Ketidaksejajaran ini bisa terus menerus berlangsung atau bisa juga datang dan pergi.

Selain itu, masalah mata pada bayi ini juga dapat diderita oleh satu atau kedua mata sekaligus. Meskipun hal yang normal untuk mata bayi baru lahir melihat ke berbagai arah saat sedang lelah, namun jika Moms masih melihat mata bayi tidak sejajar setelah usia tiga bulan.

Atau Si Kecil hanya melihat Moms dengan satu mata tertutup atau kepalanya hanya dapat berpaling ke satu sisi, maka ada baiknya Moms segera berkonsultasi dengan Dokter.

Baca Juga: Mata Bayi Kuning, Apa yang Salah?

2. Saluran Air Mata Tersumbat

2 Saluran Air Mata Tersumbat.jpg

Foto: Anamitra Dasgupta – Pixabay.com

Blocked tear duct (saluran air mata tersumbat) terjadi karena saluran air mata gagal untuk membuka atau tersumbat, sehingga mencegah aliran air mata untuk keluar. American Academy of Ophthalmology mendata terdapat 20% bayi lahir dengan masalah mata pada bayi berupa blocked tear duct atau disebut juga dengan nasolacrimal obstruction.

Air mata terakumulasi dan meluap ke pipi, bahkan saat bayi tidak menangis. Gejala lainnya adalah munculnya kotoran atau lendir mata yang banyak, mata bengkak, dan kelopak mata merah.

Moms dapat mengatasi masalah mata pada bayi ini dengan melakukan pemijatan saluran air mata sesuai rekomendasi Dokter dan menggunakan kompres agar membuka sumbatan air mata.

Dokter juga dapat memberikan antibiotik jika saluran air mata mulai terinfeksi. Biasanya masalah mata pada bayi ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika tidak, maka pembedahan untuk membuka saluran air mata perlu dilakukan.

Baca Juga: Ketahui Kondisi Mata Bayi yang Sehat

3. Amblyopia

3 Amblyopia.png

Foto: eyemall.com

Amblyopia atau disebut juga mata malas merupakan masalah mata pada bayi dimana salah satu matanya tidak dapat melihat dengan jelas.

Masalah mata pada bayi ini biasanya dipicu karena masalah mata bayi sebelumnya, seperti katarak, strabismus atau kelopak mata menurun.

“Jika otak mendapatkan gambaran yang kabur dari satu mata, maka ini akan mematikan sinyal dari mata tersebut,” ungkap Dokter Mata Spesialis Kornea di Robert Cizik Eye Clinic sekaligus asisten profesor klinis di University of Texas Health Science Center, Houston, Lauren S. Blieden, M.D., seperti dikutip dari parents.com.

Jika tidak diberikan perawatan yang tepat, penglihatan mata tersebut dapat hilang secara permanen. Pengobatan untuk mengatasi masalah mata pada bayi ini dapat menggunakan penutup mata pada mata yang normal atau lebih baik selama beberapa bulan, hingga mata yang mengalami masalah atau menangkap gambar lebih lemah dapat terlatih baik untuk menangkap gambar.

Baca Juga: 3 Cara Mudah untuk Menjaga Kesehatan Mata Bayi

Itulah beberapa masalah mata pada bayi. Dengan mengetahui gejalanya sejak dini, maka pengobatan dan perawatan terbaik dapat dilakukan untuk mendapatkan kembali mata bayi yang sehat.

Artikel Terkait