BALITA DAN ANAK
24 Juni 2020

3 Panduan Jadikan Screen-time Si Kecil Aman dan Produktif

Yang penting, perhatikan konten dan konteks nya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Perkembangan otak bayi terjadi di dua tahun pertama dalam hidupnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi bayi dan balita untuk mengeksplorasi lingkungan dan mengenal berbagai penglihatan, suara, rasa, dan tekstur. Interaksi dan bermain dengan orang lain juga akan membantu anak untuk belajar tentang dunia sekitar.

Dikutip dari situsKids Health, American Academy of Pediatrics telah mengeluarkan rekomendasi untuk membatasi waktu yang dihabiskan anak di depan layar. Ini merupakan anjuran yang baik, tetapi kenyataannya saat ini sulit untuk menjauhkan Si Kecil dari perangkat elektronik.

“Tidak ada ilmu mengenai pembatasan screen time, tetapi jika Anda mencari batas spesifik, saya akan menjawab: jangan sampai menghabiskan seharian penuh! Sangat dipahami jika orang tua ingin panduan yang konkrit untuk membatasi screen time anak. Akan tetapi, daripada berfokus pada lama anak menghabiskan waktu di depan layar, lebih baik perhatikan kualitas konten yang ditonton,” ujar Dr. Jenny Radesky, M.D., seorang dokter ahli anak di University of Michigan’s C.S. Mott Children’s Hospital.

Dr. Radesky juga menuturkan bahwa orang tua adalah orang yang paling mengenal anaknya. Karena itu, orang tua harus menjadi pihak yang memutuskan media apa dan waktu yang baik untuk anak.

Baca Juga: 5 Cara Menerapkan Screentime untuk Balita yang Paling Efektif

Panduan Screen Time Anak yang Aman dan Produktif

Jika anak memiliki tingkat kecemasan tinggi, hindari berita atau video menyeramkan. Sedangkan jika anak menyukai musik, temukan tontonan yang menyediakan program musik.

Adapun beberapa panduan screen time anak yang aman dan produktif untuk dilakukan oleh orang tua.

1. Dampingi Si Kecil saat Screen Time

3 Panduan Jadikan Screen-time Si Kecil Aman dan Produktif

Foto: hackensackmeridianhealth.org

Jika anak masih usia sangat muda, selalu dampingi waktu saat berada di depan layar. Pasalnya, ada banyak program televisi yang tidak layak untuk ditonton anak.

Moms harus selalu pastikan bahwa program yang televisi saat screen time memiliki panduan usia yang jelas. Ada baiknya juga jika Moms memilih program yang menunjukkan aktivitas edukatif.

Sembari menonton, Moms bisa ikut terlibat dalam interaksi dengan Si Kecil dengan melakukan permainan edukatif yang ditampilkan dalam program televisi.

Baca Juga: 6 Cara Mengajak Si Kecil Kembali Membaca Buku Usai Screen Time

2. Cari Tahu Permainan dan Aplikasi sebelum Memberikannya untuk Si Kecil

3 Panduan Jadikan Screen-time Si Kecil Aman dan Produktif

Foto: media.npr.org

Sebelum Moms menyerahkan gadget kepada Si Kecil, pastikan semua aplikasinya aman untuknya dimainkan. Sebabnya, ada begitu banyak aplikasi dan permainan yang memiliki klaim edukasional tetapi sebetulnya tidak.

Karena itu, telusuri terlebih dahulu secara online untuk mengetahui aplikasi mana yang mendapat rekomendasi sebagai aplikasi yang baik dari dokter dan edukator.

3. Jadwalkan Banyak Non-screen Time

3 Panduan Jadikan Screen-time Si Kecil Aman dan Produktif

Foto: baby-chick.com

Waktu bermain sangat penting untuk menggali kreativitas anak. Karena itu, anak yang masih berusia sangat muda harus memiliki waktu bermain yang jauh dari layar setiap harinya.

Waktu makan bersama keluarga dan sebelum tidur juga sangat penting menjauhkan mata anak dari layar untuk berinteraksi.

Baca Juga: Perlu Moms Tahu! Ini Batasan Screen Time Sesuai Umur Anak

Screen time tidak bisa dihindari. Hadapi kenyataan bahwa layar gadget dan media ada di mana-mana. Si Kecil pasti akan menghabiskan waktu menghadap layar. Oleh karena itu, pastikan screen time seproduktif mungkin.

Artikel Terkait