KESEHATAN
29 Maret 2020

3 Penyebab Utama Anyang-anyangan pada Balita

Anyang-anyangan merupakan gejala awal dari infeksi saluran kemih (ISK)
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Berbagai macam penyakit, seringkali menghampiri balita jika tidak kita perhatikan. Salah satunya yang sering menyerangn Si Kecil adalah infeksi saluran kemih atau ISK. Jenis infeksi ini terjadi saat bakteri di sekitar kemaluan anak, masuk ke dalam saluran kemih. Jika sistem kekebalan tubuh anak sedang buruk, maka bakteri akan menetap dan menyebabkan infeksi.

Salah satu gejala infeksi saluran kemih yang ditunjukkan Si Kecil biasanya adalah sering merasa ingin buang air kecil berlebihan yang disertai rasa nyeri di sekitar kemaluan. Hal ini biasa diketahui juga sebagai tanda anyang-anyangan.

Baca Juga: Macam-Macam Infeksi Saluran Kemih, Bisa Berpengaruh ke Ginjal!

Selain itu, biasanya kencing yang dikeluarkan juga hanya sedikit dan cenderung tidak bisa ditahan. Perlu Moms ketahui, gejala anyang-anyangan ini merupakan gejala pertama ISK pada balita.

Lalu apa penyebab terjadinya anyang-anyangan ini?

Penyebab Anyang-Anyangan

Mengutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anyang-anyangan merupakan pertanda awal seorang anak menderita ISK. Gejala klinis ISK pada anak juga sangat bervariasi, bergantung pada usia, tempat infeksi, dan beratnya reaksi peradangan.

Moms harus tahu bahwa pada sebagian anak, ISK tidak menunjukkan gejala klinis dan disebut dengan ISK asimtomatik. Anyang-anyangan biasanya terjadi pada anak yang lebih besar disertai dengan gejala lainnya seperti nyeri ketika berkemih, ngompol, air kemih keruh, dan nyeri pinggang.

Di bawah ini ada beberapa penyebab anyang-anyangan yang sering ditemui pada balita.

1. Kurang Minum

penyebab anyang-anyangan

Hal ini merupakan penyebab anyang-anyangan yang paling umum. Balita hingga anak-anak, memang diketahui jarang minum air putih, mereka lebih menyukai minuman-minuman berasa dan berwarna.

Baca Juga: 5 Tanda Vital Ini Isyaratkan Bayi Kurang Minum ASI

Hal ini menyebabkan dehidrasi, sehingga tubuh berusaha menurunkan produksi urin, akibatnya tidak banyak air kencing yang bisa dikeluarkan.

2. Sering Menahan Kencing

penyebab anyang-anyangan

Saat balita sudah sibuk bermain, apalagi jika bermain bersama beberapa orang temannya, mereka akan lupa segalanya, termasuk kencing. Kebanyakan anak-anak suka menahan kencing karena malas, atau lain hal.

Kebiasaan menahan kencing inilah yang menjadi penyebab anyang-anyangan yang kemudian berakibat infeksi saluran kencing.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Tak Boleh Menahan Pipis Terlalu Lama

3. Tidak Menjaga Kebersihan Organ Intim

penyebab anyang-anyangan

Kurang menjaga kebersihan alat vital anak, seperti tidak dibersihkan selesai buang air atau tidak mengganti celana dalam anak selama seharian juga dapat menjadi penyebab anyang-anyangan.

Makanya untuk para orang tua, sebisa mungkin harus dengan telaten menjaga kebersihan alat vital anak, agar terhindar dari berbagai penyakit.

(AWD/DIN)

Artikel Terkait