TREN
3 Mei 2020

3 Perbedaan Nutrisi Buah Utuh dan Jus Buah, Signifikan!

Jus buah bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Buah segar yang di jus, telah menjadi banyak pilihan sebagai salah satu menu untuk diet, khususnya bagi mereka yang sibuk namun tetap sehat, jus buah adalah pilihan yang tepat karena menghemat waktu.

Jus buah juga telah dikaitkan dengan pernyataan bahwa jus buah dapat membantu kita menurunkan berat badan, dan 'detoksifikasi' sistem tubuh kita.

Baca Juga: 3 Resep Jus Buah dan Sayur yang Mudah dan Enak

Jadi banyak yang menganggap bahwa jus buah sama bermanfaatnya dengan memakan langsung buah utuh. Selain itu, nutrisi yang terkandung di dalamnya juga sama saja dan tidak berubah.

Perbedaan Nutrisi Buah Utuh dan Jus

Benarkah makan buah utuh dan jus buah tidak ada perbedaan nutrisi? Cari jawabannya di bawah ini yuk, Moms.

1. Serat yang Hilang

perbedaan nutrisi buah

Foto: Orami Photo Stock

"Jus buah akan menghilangkan sebagian besar serat dalam buah," kata Emma Elvin, penasihat klinis senior di amal Diabetes UK.

Inilah sebabnya, tidak seperti buah segar, fruktosa dalam jus buah dihitung sebagai 'gula bebas' sama seperti madu dan gula yang ditambahkan ke makanan.

World Health Organization (WHO) menyarankan untuk orang dewasa tidak boleh mengonsumsi lebih dari 30g tambahan gula, atau setara dengan 150 ml jus buah, per hari.

Baca Juga: Penderita Diabetes Tipe 2 Lebih Rentan Terkena Kanker Hati, Benarkah?

2. Risiko Diabetes

perbedaan nutrisi buah

Foto: Orami Photo Stock

Selain itu, permasalahan dengan serat yang hilang, akan mengakibatkan fruktosa jus buah diserap lebih cepat. Lonjakan gula yang secara tiba-tiba, akan menyebabkan pankreas melepaskan insulin untuk membawanya kembali ke tingkat yang stabil. Lama-kelamaan, mekanisme ini akan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada tubuh.

Dilansir dari situs BBC, pada 2013, para peneliti menganalisis data kesehatan dari 100.000 orang yang dikumpulkan antara 1986 dan 2009 dan menemukan bahwa konsumsi jus buah dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Mereka menyimpulkan bahwa karena cairan melewati lambung ke usus lebih cepat dari buah padat, bahkan ketika kandungan nutrisinya mirip dengan buah utuh, jus buah menyebabkan perubahan kadar glukosa dan insulin yang lebih cepat dan lebih besar.

3. Kelebihan Kalori

perbedaan nutrisi buah

Foto: Orami Photo Stock

Selain meningkatkan risiko diabetes tipe 2, banyak penelitian sepakat bahwa jus buah berbahaya karena memiliki kemungkinan untuk menyebabkan kelebihan kalori.

Baca Juga: 5 Cara Kilat Membakar Kalori yang Mudah Dilakukan

Dalam analisis terhadap 155 studi, John Sievenpiper, profesor di Departemen Ilmu Gizi Universitas Toronto, mencari tahu apa hubungan antara soft drink dan kesehatan, termasuk di dalamnya risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Dia membandingkan efek dari gula yang mengandung fruktosa dengan diet kontrol yang bebas dari atau rendah gula. Ditemukan efek negatif terhadap gula darah dan kadar insulin ketika makanan memberikan kelebihan kalori dari gula, termasuk jus buah.

Namun, ketika kalori secara keseluruhan tidak berlebih, ada beberapa keuntungan mengonsumsi buah utuh dan jus buah. Sievenpiper menyimpulkan bahwa jumlah jus buah yang direkomendasikan per hari adalah 150 ml yang merupakan porsi normal.

(AP/DIN)

Artikel Terkait