PROGRAM HAMIL
7 Februari 2019

3 Selebriti Ini Harus Berjuang Hingga Akhirnya Berhasil Hamil

Ada yang harus program bayi tabung agar bisa hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur
Disunting oleh Andra Nur


Setiap perempuan yang telah menikah selalu berharap untuk bisa segera diberi keturunan. Sebagian memang cukup beruntung untuk bisa langsung hamil setelah menikah. Namun, sebagian lainnya harus berjuang keras untuk bisa hamil.

Kondisi tubuh mereka menjadi alasannya. Mereka harus berjuang lebih keras dari perempuan lainnya sampai akhirnya bisa hamil. Beberapa selebriti juga ternyata punya pengalaman seperti itu.

Mereka harus berjuang untuk bisa hamil sambil dengan kondisi tubuh yang membuat mereka susah hamil. Siapa saja seleb yang harus menunggu kehamilan dengan penuh perjuangan? Yuk kita cari tahu Moms!

Tya Ariestya

Foto: Instagram.com/tya_ariestya

Kondisi tubuh Tya Ariestya memang tidak seperti kebanyakan perempuan yang bisa hamil dengan mudah.

Ia perlu usaha lebih keras untuk memiliki buah hati lantara mengidap Polycystic Ovarian Syndrome (PCOs). Dengan kondisi itu, program bayi tabung dipilih Tya untuk memperoleh keturunan.

Tya mengatakan, kondisi tersebut membuat dirinya jadi tiga kali lebih sulit hamil ketimbang perempuan lainnya. Saat pertama kali mengetahui kondisi itu, Tya syok berat. Apalagi ia sedang mempersiapkan pernikahannya.

Dalam pikiran Tya, ia takut calon suaminya akan membatalkan pernikahan atau nantinya meninggalkannya lantaran masalah kesuburan yang ia alami.

Beruntung, Tya memiliki pasangan yang berhati besar. Calon suaminya kala itu menerima kondisi Tya apa adanya.

Tya juga terus menanamkan dalam benaknya bahwa kondisi PCOS yang dideritanya memang membuatnya sulit hamil, Bukan tidak bisa hamil.

Namun justru dari situlah, Tya terus bersemangat untuk melakukan berbagai usaha agar bisa hamil. Termasuk melalui program bayi tabung.

Ketika program hamilnya berhasil, Tya benar-benar bersyukur. Sampai-sampai ia merasa tak ingin mempermasalahkan apapun jenis kelamin anaknya kelak.

Setelah berhasil mendapatkan keturunan dari program bayi tabung, Tya tidak menunggu lama untuk menjalankan program memiliki anak kedua. Kini, melalui program bayi tabung, Tya berhasil mengandung.

Novita Angie

Foto: Instagram.com/novitaangie

Novita Angie dan suaminya menikah pada 29 Juli 2001. Namun, setelah tiga tahun menikah, keduanya tidak kunjung diberikan keturunan. Menurut Angie, dirinya memang sulit hamil karena dia memiliki kista yang membuat kandungannya lemah.

Tidak ingin larut dalam kesedihan, Angie pun akhirnya memutuskan untuk mengadopsi anak dari saudaranya. Kebetulan, ketika itu ada saudara yang membutuhkan bantuan.

Setahun setelah mengadopsi anak, Angie akhirnya dinyatakan hamil. Namun, kondisi kehamilan Angie sangat rentan karena kandungannya memang lemah. Plasenta Angie yang berada di bawah kandungan juga membuatnya harus bedrest.

“Kalau terlalu capek bisa pendarahan,” kata Angie seperti dikutip dari Liputan6.com. Lantaran kondisinya itu, Angie tidak bisa melahirkan secara normal. Dia harus menjalani proses persalinan Caesar.

Mesty Ariotedjo

Foto: Instagram.com/mestyariotedjojuanda

Mesty Ariotedjo sempat khawatir akan sulit memiliki anak. Pasalnya, dia menderita PCOs seperti Tya Ariestya. Namun, kekhawatiran Mesty rupanya tidak terjadi. Tidak lama setelah menikah, Mesty dinyatakan hamil.

Namun, dengan kondisi PCOs, Mesty harus betul-betul menjaga kandungannya. Dikutip dari Tempo.com, banyak perubahan yang dialaminya, terutama pada trimester pertama.

Mesty sering merasakan tubuhnya lemas. Kondisi PCOs yang diderita Mesty juga membuat kehamilannya berisiko tinggi. Dia pun jadi harus mengurangi cukup banyak aktivitas.

“Karena aku ada PCOS, aku sedikit high risk, bisa keguguran. Jadi aku cuti dulu kemarin,” tutur Mesty.

Menurut Mesty, pertama kali mengetahui hal ini saat dirinya sedang bekerja di bagian endokrinologi. Saat itu, rekan kerjanya menanyakan wajah Mesty yang ditumbuhi kumis tipis.

Ia pun berinisiatif untuk mengecek hormonnya yang ternyata memang lebih banyak hormon testosteron.

Banyaknya kadar hormon testosteron membuat siklus menstruasi jadi tidak teratur, memengaruhi mood, hingga membuatnya kesulitan hamil. Tidak ingin hal itu terjadi, Mesty kemudian berkonsultasi dengan dokter.

Dokter pun menyarankan Mesty agar mengubah pola hidupnya dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur dan protein. Mesty juga mengaku mengonsumsi pil KB selama kurun waktu dua tahun untuk menyeimbangkan hormonnya.

Selama menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi banyak sayuran, Mesty pun akhirnya merasakan hasilnya, dimana siklus menstruasinya sudah menjadi lebih baik. Dia pun bisa cepat hamil setelah menikah.

Itulah beberapa selebriti yang akhirnya bisa hamil dengan kondisi tubuh yang membuat mereka sulit hamil. Bagaimana pendapat Moms? Share yuk!

(AND)

Artikel Terkait