GAYA HIDUP
24 Oktober 2019

3 Tahap Puber Kedua pada Wanita, Moms Harus Tahu!

Ternyata dimulai di usia 20-an, lho!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Masa puber kedua wanita sering disebut-sebut dimulai pada usia 40-an. Namun dalam tulisannya untuk Flo Health, obgyn Anna Targonskaya, MD menuliskan bahwa segalanya dimulai pada usia 20-an. Ada beberapa hal yang berubah di usia ini, dan itu merupakan awal dimulainya puber kedua wanita.

"Tubuh manusia terus-menerus mengalami perubahan yang terkadang membingungkan dan membuat kita lengah. Salah satu perubahan itu adalah puber kedua. Itu bisa terjadi pada usia 20-an, 30-an, atau 40-an," ungkap Dr. Anna, dalam tulisannya What Is Second Puberty, When Does It Come, and How Do You Get Ready for It?

Moms mungkin belum mengetahui bahwa ada tiga dekade masa puber kedua wanita. Nah, dalam tulisan ini, Orami membantu merangkum apa yang dituliskan Dr. Anna tentang puber kedua wanita, mulai dari usia 20-an, 30-an, hingga 40-an. Apa saja sih yang berubah dalam diri Moms di masa-masa itu? Yuk kita simak!

Puber Kedua Wanita di Usia 20-an

puber kedua wanita

Foto: pexels.com/Anderson Miranda

Pada usia 20-an, setiap orang akan melewati hal-hal luar biasa untuk pertama kalinya, seperti magang, bekerja, menyewa atau membeli rumah, membayar cicilan kendaraan.

Itulah mengapa wanita dengan mudahnya mengabaikan perubahan fisik yang terjadi pada tubuhnya. Perubahan inilah yang merupakan awal mula puber kedua wanita.

Di masa ini, garis-garis halus di wajah dan noda pada kulit mulai bermunculan. Pastikan lebih banyak minum air putih, dan jika merasa tidak nyaman dengan munculnya garis halus serta noda tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk perawatannya.

Selain itu, berat badan juga bisa bertambah, dan ini harus diikuti dengan perubahan pola makan serta olahraga.

Puber kedua wanita di usia 20-an juga ditandai dengan berkurangnya masa otot dan tulang yang menuju keropos.

Hal ini dapat menghambat metabolisme dan penambahan berat badan yang signifikan. Untuk mengatasinya, disarankan agar meningkatkan olahraga yang berfokus pada latihan beban.

Kram juga bakal sering terjadi di masa puber kedua wanita usia 20-an. Selain itu, sama seperti remaja puber, jerawat juga bakal menyerang di masa ini. Jerawat yang muncul pun bisa lebih banyak dari biasanya.

Baca Juga: 5 Tips untuk Bersiap Menghadapi Puber Kedua

Dalam penelitian yang dilakukan American Academy of Dermatology, diungkap bahwa 45 persen wanita berusia 21 dan 26 diserang jerawat saat dewasa.

Jerawat yang menyerang di masa puber kedua wanita ini bisa terjadi karena perubahan hormon, stres, merokok, dan atau kebiasaan makan yang buruk.

Jadi, wajib hukumnya untuk mulai hidup sehat di usia 20-an, karena inilah awal dari perubahan fisik yang dialami wanita sebelum benar-benar memasuki usia menopause.

Puber Kedua Wanita di Usia 30-an

puber kedua wanita

Foto: pexels.com/Felipe Cespedes

"Jerawat, kram yang menyakitkan, dan metabolisme yang lebih lambat adalah bagian dari puber kedua wanita di usia 20-an. Tetapi di usia 30-an juga akan ada beberapa perubahan fisik dan mental yang mengejutkan," tulis Dr. Anna.

Di usia 30-an ini, kesuburan wanita akan mulai menurun, terutama saat memasuki usia 35. Selain itu, siklus haid mulai bermasalah saat memasuki dekade ini. Pendarahan yang tidak seperti biasanya bisa saja terjadi.

Fibroid atau leiomioma dan endometriosis juga lebih sering terjadi pada usia ini. Temui dokter untuk konsultasi perawatannya.

Selain perubahan fisik, pada puber kedua wanita usia 30-an juga akan terjadi masalah kesehatan mental.

Moms bisa merasa sangat stres karena harus memikul banyak tanggung jawab dalam keluarga, kehidupan sosial, dan juga di tempat kerja.

Pastikan untuk bicara dengan dokter ahli atau psikolog jika Moms mulai merasa khawatir akan hal ini.

Baca Juga: 4 Perubahan Mendasar Dalam Proses Puber Kedua Wanita

Puber Kedua Wanita di Usia 40-an

puber kedua wanita

Foto: pexels.com/Molly Champion

Tubuh akan mengalami perubahan besar selama masa puber kedua wanita di usia 40-an hingga awal 50-an.

Memasuki usia ini, Moms sudah harus siap jika sewaktu-waktu menopause datang. Sebagian besar wanita berhenti mengalami menstruasi antara usia 45 hingga 55 tahun.

Meski menopause kadang dianggap fase yang lebih tenang, tapi penelitian mengungkapkan bahwa perubahan suasana hati lebih kompleks di sini.

Siklus haid makin tak teratur menjelang menopause, dan biasanya akan berhenti total dalam waktu sekitar empat tahun dari masa itu. Kepadatan tulang pun makin berkurang seiring menurunnya kadar estrogen yang dapat menurunkan jumlah kalsium.

Inilah yang akhirnya menjadi penyebab osteoporosis. Berat badan meningkat lebih cepat juga di fase ini, jika Moms tidak menjaga pola makan.

Hal paling disoroti dari puber kedua wanita di usia 40-an adalah menurunnya dorongan seks. Kadar hormon yang menurun seiring bertambahnya usia memungkinkan Moms mengalami penurunan gairah seks dan kekeringan pada vagina.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Puber Kedua Pada Pria?

Perlu untuk konsultasi pada dokter ahli jika hal ini sudah menjadi kekhawatiran dalam hubungan Moms dengan Dads.

Nah, dari perubahan fisik dan psikis yang terjadi dalam tiga dekade puber kedua wanita di atas, ada beberapa cara yang harus diperhatikan untuk bersiap menghadapi puber kedua ini. Moms perlu mempelajari dan melakukannya jika ingin tetap sehat di masa puber kedua menuju menopause.

(DEW)

Artikel Terkait