BAYI
26 Maret 2020

3 Tanda Bayi Mengalami Growth Spurt, Jangan Langsung Panik

Persiapkan fisik dan mental, ya, Moms, ketika Si kecil mengalami growth spurt!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dita Indrihapsari
Disunting oleh Orami

Pada masa awal kehidupannya, Si Kecil dapat mengalami fase pertumbuhan yang disebut growth spurt. Selama masa growth spurt, bayi akan bertambah berat, panjang, dan lingkar kepalanya lebih cepat dari biasanya. Si Kecil juga dapat menguasai keterampilan baru ketika growth spurt dialaminya.

Growth spurt dapat terjadi kapan saja. Beberapa ahli percaya bahwa growth spurt lebih mungkin terjadi pada waktu-waktu tertentu di tahun pertama kehidupan Si Kecil.

Waktu terjadinya growth spurt biasanya dialami Si Kecil ketika berusia 10 hari, dua, tiga, dan enam minggu serta tiga, enam, dan sembilan bulan.

Lamanya masa growth spurt bisa berbeda pada setiap bayi. Pada bayi yang aru lahir, dapat terjadi selama satu atau dua hari. Sedangkan pada bayi yang lebih besar, mereka bisa mengalami growth spurt hingga satu minggu.

Tanda Bayi Mengalami Growth Spurt

Yuk, kenali tanda-tanda Si Kecil ketika mengalami growth spurt supaya Moms tidak kaget dan dapat mempersiapkan diri menghadapinya.

1. Selalu Merasa Lapar

tanda bayi growth spurt - selalu lapar.jpg

Tanda bayi mengalami growth spurt yang pertama adalah selalu merasa lapar. Baru saja selesai makan atau menyusui, tiba-tiba Si Kecil ingin lagi! Jadwal menyusui dan jadwal makannya pun jadi berubah.

Ia kelihatan selalu merasa lapar terus-menerus sepanjang waktu. Jika tanda ini ada pada Si Kecil, ia sedang berada dalam masa growth spurt, Moms!

Pertumbuhannya cepat pada tahun pertama kehidupannya. Metabolisme dan frekuensinya makan juga cepat.

"Kalori dibutuhkan dalam pertumbuhannya, apakah itu membangun cadangan sel-sel lemak, membangun otot atau dengan bantuan hormon secara fisik mengubah struktur tulang," kata Dr. Joshua May, Ahli Endokrinologi Pediatrik di Los Angeles Medical Center, Kaiser Permanente.

Baca Juga: 5 Alasan Membuat MPASI dengan Slow Cooker

2. Perubahan Fase Tidur

tanda bayi growth spurt - fase tidur.jpg

Tanda bayi mengalami growth spurt yang selanjutnya adalah perubahan fase tidur. Saat fase growth spurt, waktu tidur Si Kecil bisa berubah. Ada yang tidur lebih panjang, ada pula yang malah sulit tidur.

Menurut penelitian yang dilakukan Sleep Research Society, beberapa bayi tidur lebih banyak selama masa growth spurt hingga 48 jam. Sementara yang lain melaporkan bayi mereka menjadi kurang tidur.

"Satu hal yang pasti, tidur memainkan peran penting dalam produksi hormon pertumbuhan primer,” kata Clare Bush, MD, Asisten Profesor Pediatrik di Columbia University Medical Center.

Jika Si Kecil termasuk yang tidur panjang selama masa growth spurt, Moms tidak perlu khawatir pada kecukupan ASI atau susu formulanya.

“Bayi butuh istirahat dan ia akan menebus ASI atau susu formula yang ia lewatkan pada waktu menyusui berikutnya,” ujar Peter Newman, dokter anak di University of Calgary Medical School.

Baca Juga: 7 Penyebab Anak Susah Tidur di Malam Hari

3. Lebih Rewel dari Biasanya

tanda bayi growth spurt - lebih rewel.jpg

Tanda bayi mengalami growth spurt yang selanjutnya adalah lebih rewel dari biasanya. Siap-siap, ya, Moms, salah satu tanda Si Kecil sedang mengalami growth spurt adalah ia menjadi lebih rewel dari pada hari-hari biasanya. Hal ini bisa berkaitan dengan rasa lapar yang dialaminya sepanjang waktu.

"Saya pikir masuk akal jika ada pertumbuhan besar yang terjadi, tendon dan otot terentang di dalam tubuh dan itu mungkin terkait dengan rasa sakit," jawab Dr. Joshua May atas pertanyaan apakah bayi akan merasa kesakitan pada saat growth spurt sehingga menjadi rewel.

Baca Juga: 5 Mainan Edukatif untuk Perkembangan Bayi di Bawah 1 Tahun

Tidak semua bayi akan mengalami tanda-tanda growth spurt seperti di atas, ya, Moms. Beberapa bayi melalui lonjakan pertumbuhan tanpa menunjukkan tanda-tanda yang jelas.

Setiap pola pertumbuhan bayi berbeda, jadi cobalah untuk tidak khawatir jika Si Kecil tampaknya tidak mengalami growth spurt sesuai waktunya.

Jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda di atas, Moms perlu mempersiapkan fisik dan mental untuk menghadapinya. Moms bisa kelelahan dan kurang tidur. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Moms sendiri.

(DI/ERN)

Artikel Terkait