GAYA HIDUP
9 Juli 2019

3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian

Sering bertengkar dan jarang berkomunikasi? Bisa jadi tanda pernikahan tidak sehat
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Terlepas dari seberapa lama Moms & Dads menikah, akan ada saat-saat di mana hanya dengan melihat pasangan saja bisa membuat kita muak dan ingin mengunci diri di kamar, tak bertegur sapa.

Ketika setiap permasalahan tak lagi bisa diselesaikan dengan cara yang bijaksana, rasanya sudah tak mungkin lagi menatap wajah yang sama setiap harinya. Sehingga di pikiran hanya ada satu hal, yaitu perceraian.

Namun apakah perceraian adalah keputusan yang tepat? 3 tanda krusial ini menjadi momen yang perlu dipikirkan bahwa pernikahan sudah berada di ambang perceraian.

1. Pertengkaran Terasa Tidak Adil dan Bahkan Tidak Ada Pertengkaran Sama Sekali

3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian 1.jpg

brides.com

Menurut April Eldemire, LMFT (Licensed Marriage & Family Therapist), pasangan yang menghindari konflik atau mengubur permasalahan dalam-dalam berisiko untuk memiliki pernikahan yang tidak harmonis dan memiliki banyak ketidak cocokan.

Saling diam satu sama lain tak akan menyelesaikan masalah karena salah satu faktor penting dalam keberhasilan hubungan adalah komunikasi.

Pasangan yang terus-terusan mengalami pertengkaran tak sama baiknya dengan pasangan yang hampir tak ada perselisihan sama sekali.

Memiliki argumentasi satu sama lain itu wajar, namun jika terus-terusan memperdebatkan hal yang sama serta setiap kalimat sudah mulai terasa menyakiti hati, tak akan ada manfaatnya.

Baca Juga : 4 Dampak Perceraian Pada Anak, Salah Satunya Gangguan Mental

2. Terlalu Meyakini Bahwa Pernikahan Bisa Memperbaiki Semua Permasalahan

3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian 2.jpg

huffpost.com

Seringkali, orang menikah tanpa adanya persiapan dan perkenalan yang matang terhadap pasangan mereka.

Memutuskan dengan siapa kita akan menikah adalah salah satu keputusan terpenting dalam hidup seseorang. Namun tetap saja banyak yang melakukan pernikahan secara terburu-buru tanpa adanya persiapan baik-baik.

Setelah menjalani pernikahan tanpa persiapan, munculah ide bahwa pernikahan bisa memperbaiki semua permasalahan.

Ini adalah salah satu miskonsepsi terbesar yang pernah ada. Orang berharap bahwa dengan menikah, tabiat buruk seseorang akan perlahan berubah seiring berjalannya waktu, padahal tidak selalu begitu.

3. Setiap Target Sudah Mulai Tidak Melibatkan Pasangan

3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian 3.jpg

liveabout.com

Apakah ingin kembali bekerja? Apakah ingin kembali kuliah? Apakah ingin membangun bisnis?

Jika semua target hidup ini sudah mulai dipikirkan tanpa melibatkan pasangan, ini adalah tanda krusial bahwa pernikahan di ambang perceraian.

Menciptakan target dalam pernikahan itu penting dan sehat. Yang tidak sehat adalah membuat target dalam hidup namun tak melibatkan pasangan, padahal sedang dalam posisi menikah dengan seseorang.

Hal ini juga berlaku dengan pola asuh terhadap anak. Jika sudah mulai ada ketidak cocokan dan tak ingin mendiskusikannya, ini tanda bahwa tak ada lagi keselarasan dalam mencapai target dalam hidup.

Baca Juga : Mencegah Perceraian dengan 6 Kebiasaan Mudah dan Sederhana Ini

(SN/CAR)

Artikel Terkait