PERNIKAHAN & SEKS
19 Juni 2019

3 Tips Agar Long Distance Marriage Bisa Berjalan Lancar

Semua ada solusinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan

Ketika menikah, pasti kita ingin tinggal bersama pasangan dan membangun keluarga hingga tua. Tapi, ada banyak pasangan di luar sana yang mengalami pernikahan jarak jauh alias long distance marriage sehingga tak memungkinkan untuk tinggal satu atap.

Salah satu artis Indonesia yang menjalani long distance marriage adalah Tasya Kamila. Sang suami, Randi, harus bekerja di luar kota bahkan terkadang luar negeri, sedangkan Tasya menetap di Jakarta.

“Dia sekarang kerja Oil and Gas Company, jadi office-nya sempet di Batam dan Singapura, kalau offshore di tengah laut dan project-nya di Australia kemarin satu bulan di sana,” ujarnya saat diwawancara oleh Orami beberapa waktu lalu.

Menurut Nicole Richardson, terapis pernikahan dan keluarga asal Austin, Texas, menyatakan bahwa long distance marriage kini semakin mudah karena kemudahan teknologi dan seharusnya juga diimbangi dengan kesadaran pasangan untuk sama-sama berjuang dan berkomitmen satu sama lain. Apa saja yang harus dilakukan agar long distance marriage bisa lancar?

Baca Juga: 4 Cara Termanis Berikan Kejutan Ulang Tahun Walau Sedang LDR

1. Manfaatkan Kemajuan Teknologi

Tips long distance marriage

Tips long distance marriage yang pertama adalah komunikasi. “Kunci dari semuanya adalah komunikasi. Komunikasi adalah lem yang merekatkan sebuah hubungan. Jangan hindari masalah, berbicaralah dengan pasangan meski dengan jarak jauh, lalu bicarakan kembali bila diperlukan saat sudah bisa bertemu,” jelas Dr. Fran Walfish, terapis pasangan asal Beverly Hills.

Gunakan semua teknologi yang bisa memperlancar hubungan dengan pasangan. Buat janjian untuk video call di waktu-waktu tertentu dengan pasangan agar tetap bisa bertemu muka meskipun hanya lewat layar handphone.

Jika punya anak-anak, pastikan mereka ngobrol dengan pasangan minimal sehari sekali. Pastikan Moms saling berkomitmen dan konsisten untuk saling menghubungi satu sama lain dengan teratur dan bertukar cerita agar pembicaraan tidak monoton.

Tips long distance marriage ini juga dijalani oleh Tasya dan Randi. “Sekarang kan sudah ada kemajuan teknologi ya, jadi bisa video call, kayak waktu itu pas aku USG pertama kali di dokter, aku video call juga sama suami dan dia nanya-nanya langsung juga sama dokternya,” cerita Tasya mengenai long distance marriage-nya di saat ia hamil.

Baca Juga: 5 Tips Berhubungan Seks untuk Pasangan LDR

2. Empati Itu Penting

Tips long distance marriage

Ketika tidak bersama, Moms akan kehilangan momen penting pasangan dan keseharian pasangan. Jika dalam hubungan yang bukan long distance marriage, sangat mudah untuk mengetahui suasana hati pasangan hanya dalam satu kali tatapan wajah.

Tapi jika long distance marriage, Moms tak bisa mengetahui suasana hati pasangan secara langsung karena harus melalui layar handphone, dan itu bisa menjadi salah paham jika disampaikan dengan cara yang tidak biasa.

Oleh sebab itu, tips long distance marriage yang kedua adalah empati dan keterbukaan. Artinya, Moms dan pasangan perlu lebih terbuka tentang perasaan dan berbagi cerita mengenai kegiatan sehari-hari.

Moms juga harus lebih mendengarkan satu sama lain dan berempati lebih dalam kepada perasaan masing-masing.

Baca Juga: 5 Artis Indonesia yang Menjalani LDR Setelah Menikah

3. Buat Waktu Bertemu Menjadi Bermakna

Tips long distance marriage

Ketika sudah waktunya bertemu, buat itu menjadi hal yang berarti. Jangan gunakan momen bersama untuk membicarakan tentang pekerjaan. Fokuslah pada kebutuhan emosional satu sama lain dan lakukan aktivitas yang menyenangkan.

Cobalah untuk lebih peka terhadap kebutuhan pasangan dan pastikan Moms mendukung pasangan, serta benar-benar membuktikannya dari tindakan sehari-hari.

Nah, itu dia beberapa tips long distance marriage yang bisa Moms terapkan. Apakah Moms juga pernah menjalani long distance marriage?

(SN)

Artikel Terkait