PERNIKAHAN & SEKS
12 Juli 2019

3 Topik Pillow Talk yang Sebaiknya Dihindari Setelah Berhubungan Seks

Ups, pernah ngomongin hal ini?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina

Pillow talk alias membicarakan banyak hal setelah melakukan seks adalah salah satu rutinitas yang paling sering dilakukan pasangan.

Namun alih-alih ngobrol dan membicarakan alam semesta, ada juga pasangan yang lebih memilih untuk bergumul manja hingga tertidur lelap tanpa harus berbicara banyak hal.

Apa pun yang menjadi pilihan dan rutinitas Moms & Dads setelah seks, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam topik pillow talk.

Termasuk topik pillow talk yang tidak boleh dibicarakan setelah berhubungan seks agar sesi pendinginan setelah seks yang membara tidak rusak hanya karena salah satu membicarakan hal yang menyinggung perasaan pasangannya.

Lantas apa saja yang sebaiknya tidak boleh dibicarakan dalam pillow talk setelah berhubungan seks?

1. Mengkritik Performa Pasangan

3 Topik Pillow Talk yang Sebaiknya Dihindari Setelah Berhubungan Seks 01.jpg

Foto: stayathomemum.com.au

Menurut terapis seks Eliza Boquin, founder The Flow & Ease Healing Center, perasaan manusia akan menjadi rapuh dan sensitif saat dan setelah melakukan seks.

Inilah sebabnya kita perlu menghindari topik pillow talk tertentu yang bisa melukai pasangan secara emosional dan membuatnya rendah diri.

Kecuali jika kritikan itu jujur dan tujuannya membantu - juga kecuali jika pasangan memang meminta saran, sebaiknya hindari untuk mengkritik performa pasangan saat melakukan seks.

Kritikan yang tidak bermanfaat akan membuat pasangan rendah diri dan akan membuat kepercayaan diri mereka turun drastis.

Hindari juga mengkritik anggota tubuhnya yang tidak kita sukai, karena akan semakin merusak kepercayaan dirinya.

Toh kita semua punya kekurangan masing-masing, apa salahnya menerima kekurangan pasangan sama seperti pasangan menerima setiap inci kekurangan dari tubuh kita sendiri?

Baca Juga: Perlukah Buang Air Kecil Sebelum dan Setelah Berhubungan Seks?

2. Mengungkit Permasalahan

3 Topik Pillow Talk yang Sebaiknya Dihindari Setelah Berhubungan Seks 02.jpg

Foto: the-postillon.com

Masalah rumah tangga, masalah mertua, masalah finansial, dan masalah lainnya sebaiknya dihindari untuk dibicarakan setelah melakukan seks.

Selain akan merusak suasana hati pasangan, masalah-masalah seperti ini memang tidak seharusnya dibahas di tempat tidur.

Ada waktu dan tempat tersendiri yang memang sudah harus dibahas sebelumnya dan disepakati bersama.

Akan tidak lucu jika tiba-tiba membicarakan mertua yang bermasalah sementara baru beberapa menit yang lalu Moms & Dads melakukan aktivitas seks yang luar biasa.

Nikmati waktu bersama pasangan sebaik mungkin, terlebih setelah melakukan seks.

Sesi pendinginan setelah berhubungan seks ini bisa dimanfaatkan dengan pembicaraan ringan seperti nostalgia awal-awal pertemuan Moms & Dads dulu.

Baca Juga: Tinggal Serumah dengan Mertua, Akali Seks dengan 5 Trik Ini

3. Meminta Sesuatu

3 Topik Pillow Talk yang Sebaiknya Dihindari Setelah Berhubungan Seks 03.jpg

Foto: shutterstock.com

Hal ini bisa membuat pasangan merasa dimanfaatkan dan dimanipulasi.

Dan jika boleh jujur, sepanjang waktu, kita sebenarnya tak ingin membicarakan hal-hal serius setelah seks, bukan?

Terlebih jika sebelumnya memang sudah ada masalah.

Baca Juga: Pantaskah Membicarakan Aktivitas Seks Pasutri pada Sahabat? Pahami Batasannya!

Nah, itulah hal-hal tabu dalam topik pillow talk setelah berhubungan seks. Lebih mengerti akan perasaan Dads, ya, Moms.

(SN)

Artikel Terkait