PERNIKAHAN & SEKS
16 Desember 2018

4 Cara Memberi Tahu Anak Bahwa Orang Tua Akan Menikah Lagi

Meyakinkan anak-anak memang tidak mudah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Setelah menata hati setelah perceraian di masa lalu, ketika hati Anda mulai memaafkan kesalahan masa lalu, dan mulai membuka hati sehingga ada keinginan untuk memulai hidup yang baru dengan menikah lagi.

Jika sudah memantapkan hati, hal lain yang perlu Moms lakukan adalah memberitahu anak bahwa Anda ingin menikah lagi.

Karena tahap ini sangat penting untuk menentukan apakah Moms sudah siap melangkah ke jenjang selanjutnya dengan persetujuan sang anak, atau justru malah mengalami penolakan.

Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba Moms. Sebelumnya, coba simak beberapa hal yang perlu Moms perhatikan.

1. Perhatikan Kondisi

Emosi anak kadang suka berubah-ubah, dan kadang saat anak merasa sedang kelelahan atau sedang tidak berselera banyak bicara sebaiknya tahan dulu untuk berbicara mengenai niat Anda untuk menikah lagi.

Pilihlah timing yang pas, ajaklah anak ke tempat yang santai seperti kedai ice cream, atau sedang santai di rumah. Dengan keadaan yang tenang, anak akan lebih mudah menyerap informasi dan alasan Moms untuk menikah lagi.

2. Yakinkan Bahwa Pilihan Anda adalah yang Terbaik

Banyak anak yang tidak setuju dengan keputusan orangtua ingin menikah lagi karena dirinya takut orangtuanya memilih orang yang salah dan terjadi perceraian keduakalinya.

Untuk itu, yakinkan anak bahwa pilihan Anda adalah yang terbaik dan sudah Anda pertimbangkan matang-matang.

Buktikan dengan melakukan pertemuan sesering mungkin, biar anak menilai apakah sosok pengganti pilihan Anda cukup layak untuk menjadi pendamping Anda.

Baca Juga : Perceraian Bukanlah Akhir dari Segalanya, Setidaknya Moms Terlepas dari 3 Hal Ini

3. Anak Perlu Sosok Panutan yang Baru

Tujuan orangtua menikah lagi pasca bercerai pasti mendambakan kehidupan yang bahagia.

Keluarga yang bahagia pun harus mempunyai komponen yang lengkap yaitu sosok ibu dan ayah agar anak mempunyai sosok panutan yang baru menggantikan pasangan Anda sebelumnya.

Gunakan bahasa yang sesederhana mungkin yah Moms untuk menyampaikan hal ini.

4. Jangan Terkesan Memaksa

Untuk hal memantapkan hati anak bukanlah hal yang dapat dilakukan dalam semalam. Perlu ada tindakan persuasif yang positif yah Moms.

Hindari menggunakan nada tinggi atau menuduh anak sebagai anak yang keras kepala. Jika anak belum juga memberikan lampu hijau, tanyakan padanya apa yang membuatnya tidak setuj.

Karena sosok pengganti yang tidak cocok, atau memang anak secara psikologis memang belum siap untuk menggantikan orangtua dengan sosok yang baru. Maka teruslah berusaha.

(LMF) 

Artikel Terkait