2-3 TAHUN
20 Mei 2019

4 Cara Mengamankan Jendela Dari Jangkauan Balita

Agar tidak terjadi kecelakaan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla

Jendela mungkin terlihat biasa saja bagi orang dewasa, tapi tidak demikian halnya dengan balita yang penuh rasa ingin tahu.

Untuk mencegah terjadinya bahaya, pengamanan jendela rumah mutlak harus Moms jadikan prioritas.

Apalagi menurut sebuah studi tentang anak dan kecelakaan jendela yang dipublikasikan oleh The American Academy of Pediatrics, setiap tahunnya ada 5.000 insiden anak yang terjatuh dari jendela.

Yuk Moms, utamakan keselamatan balita dan ikuti cara mengamankan jendela rumah berikut ini:

Baca Juga : Hati-hati, 5 Jenis Kecelakaan Ini Sering Terjadi Pada Balita!

1. Jauhkan Furnitur Dari Jendela

4 cara mengamankan jendela bila ada balita di rumah 1

Bustle.com

Aturan pengamanan yang pertama adalah tidak meletakkan furnitur di bawah ataupun dekat dengan jendela.

Balita yang suka menjelajah pasti akan melihat furnitur sebagai sarana untuk memanjat dan meraih jendela.

Moms juga perlu menjauhkan jendela dari benda ringan yang mudah ditumpuk dan dipanjat, serta objek lain yang bila dilemparkan bisa membuat kaca pecah.

Dan yang tak kalah penting, selalu dampingi si kecil saat beraktivitas di area sekitar jendela.

2. Selalu Kunci Jendela

4 cara mengamankan jendela bila ada balita di rumah 2

Proofed.com

Moms, pastikan semua jendela rumah selalu terkunci saat ada balita di rumah.

Meski terlihat sepele, cara mengamankan jendela rumah ini efektif untuk mengurangi resiko balita terjatuh atau terjepit akibat memanjat jendela tanpa pengawasan.

Supaya lebih aman, Moms juga bisa memasang window stopper atau pengaman khusus jendela lainnya agar tidak bisa dibuka sembarangan.

Baca Juga: 4 Cara Menjaga Keamanan Anak di Apartemen

3. Pasang Teralis

4 cara mengamankan jendela bila ada balita di rumah 3

Popsugar.com

Untuk Moms yang ingin udara di dalam rumah tetap segar, pastikan jendela yang dibuka sudah dipasangi teralis dengan keamanan maksimal.

Sebaiknya teralis yang Moms pasang memenuhi kriteria berikut:

  • Jarak antar jeruji tidak lebih dari 10 cm agar kepala anak tidak bisa keluar.
  • Menggunakan bentuk vertikal agar tidak ada pijakan bagi balita untuk memanjat.
  • Dilengkapi tombol pembuka tersembunyi agar bisa segera dilepas dalam situasi darurat.

Jangan sampai jendela tidak dipasangi teralis karena merasa sudah cukup aman dengan adanya kasa nyamuk yang menutupi seluruh jendela ya, Moms.

Faktanya, kasa nyamuk tidak cukup kuat untuk menahan berat tubuh balita bila didorong atau tak sengaja tersenggol.

Baca Juga : Bahaya! Jauhkan 5 Benda Ini dari Si Kecil

4. Amankan Kabel Dari Area Sekitar Jendela

4 cara mengamankan jendela bila ada balita di rumah 4

Pinterest.com

Moms, coba cek dulu, apa di area sekitar jendela ada kabel listrik yang berseliweran?

Untuk mencegah balita tersandung dan terjatuh keluar dari jendela, sebaiknya segera rapikan dan sembunyikan semua kabel listrik dengan menggunakan pelindung khusus.

Begitu juga halnya bila jendela di rumah Moms menggunakan window blinds yang bisa dibuka tutup, sebaiknya amankan tali agar tidak mudah dijangkau oleh balita.

Atau lebih baik lagi, hindari penggunaan window blinds, yang menjadi penyebab 17.000 kecelakaan pada balita selama 25 tahun terakhir.

Bukan hanya untuk mencegah kecelakaan, pengamanan jendela juga sangat penting untuk mencegah balita keluar rumah tanpa pengawasan.

Bagaimana dengan Moms, sudahkah melakukan berbagai cara pengamanan jendela rumah diatas?

(WA)

Artikel Terkait