KESEHATAN
30 Juni 2020

4 Cara Mengatasi Keringat Berlebih atau Hiperhidrosis

Kondisi ini juga dinamakan hiperhidrosis
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Setiap orang tentunya mengalami kondisi tubuh yang berkeringat. Tetapi, pada beberapa orang ada yang memiliki kondisi keringat berlebih, atau hiperhidrosis. Moms perlu mengetahui cara mengatasi keringat berlebih.

Mengutip Medline Plus, orang dengan hiperhidrosis bisa berkeringat secara berlebihan dan tidak terduga. Orang dengan hiperhidrosis dapat berkeringat bahkan ketika suhu dingin atau ketika sedang istirahat.

Baca Juga: Kenali Penyebab Keringat Berlebih Pada Balita

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Cara mengobati hiperhidrosis atau keringat berlebih ini tergantung pada jenis hiperhidrosis dan di mana lokasi keringat berlebih ini terjadi pada tubuh. Dokter kulit juga akan mempertimbangkan kesehatan secara keseluruhan dan faktor-faktor lain.

Mengutip American Academy of Dermatology, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk dapat mengatasi keringat berlebih pada seseorang.

1. Antiperspiran

mengatasi keringat berlebih-antiperspiran.jpeg

Foto: earth911.com

Ini mungkin perawatan pertama yang direkomendasikan dokter kulit. Selain terjangkau, jika digunakan sesuai petunjuk, antiperspiran bisa menjadi cara mengatasi keringat berlebih yang efektif.

Dokter kulit dapat merekomendasikan antiperspiran reguler atau khusus klinis. Beberapa pasien bisa memerlukan antiperspiran yang lebih kuat dan perlu menggunakan resep.

Baca Juga: Perlukah Anak Menggunakan Deodoran?

2. Iontophoresis

mengatasi keringat berlebih-iontophoresis.png

Foto: wikimedia.org

Jika keringat berlebih terjadi pada daerah tangan, kaki, atau keduanya, menggunakan iontophoresis bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keringat berlebih.

Moms bisa menggunakan perawatan ini di rumah, cukup dengan merendam tangan dan/atau kaki dalam panci berisi air. Ketika direndam, akan digunakan perangkat medis yang mengirimkan arus tegangan rendah pada air.

3. Suntik Botox

mengatasi keringat berlebih-botox.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Suntik botox (botulinum toxin) ternyata juga dapat menjadi cara mengatasi keringat berlebih. Dokter kulit dapat menyuntikkan obat ini ke dalam ketiak dalam jumlah sangat sedikit untuk mengobati keringat berlebih.

Dalam jurnal Deutsches Arzteblatt International, penggunaan botox merupakan perawatan yang konservatif atau tradisional, selain iontophoresis dan penggunaan antiperspiran.

Namun, cara ini bisa memberikan sedikit rasa sakit atau ketidaknyamanan pada pasien yang menjalani pengobatannya.

Baca Juga: Keringat Berlebih saat Hamil, Atasi dengan 6 Tips Jitu ini!

4. Memakai Perangkat Medis untuk Menghancurkan Kelenjar Keringat

mengatasi keringat berlebih-gadget.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Ini adalah perawatan yang paling baru yang telah disetujui oleh Food and Drug Administration. Mengatasi keringat berlebih dengan cara ini perlu dilakukan oleh dokter medis seperti dokter kulit.

Cara ini dilakukan dengan menggunakan mesin yang memancarkan energi elektromagnetik. Energi ini kemudian menghancurkan kelenjar keringat pada ketiak, dalam 1-2 kali kunjungan.

Namun, terkait dengan keamanannya, efek samping, atau risiko jangka panjang dan pendek dalam mengobati hiperhidrosis, masih belum banyak informasi yang bisa diketahui.

Itu dia Moms, cara mengatasi keringat berlebih yang bisa dilakukan. Jika Moms merasa memiliki kondisi ini, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat, ya.

Artikel Terkait