KESEHATAN
14 April 2020

4 Dampak Minum Kopi Susu Berlebihan, Mulai Kurangi Porsinya Ya, Moms!

Kandungan kopi dapat menyebabkan kecanduan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Minuman manis masih menjadi favorit banyak orang. Beberapa jenis minuman manis yang paling dikenal adalah boba tea dan kopi susu, terlihat dari banyaknya gerai dua jenis minuman ini yang tersebar meluas.

Banyak yang mengonsumsi kopi susu sebagai minuman agar menjadi lebih produktif, terutama bagi orang-orang kelompok usia muda. Ada dampak dari minum kopi susu yang berlebihan.

Studi pada Journal of International Medical Association Bulgaria (IMAB), disebutkan bahwa angka konsumsi kopi dan minuman berenergi di kalangan anak muda tinggi.

Salah satu survei di Kanada menunjukkan bahwa ada 74% dari total populasi pada usia 12-24 tahun yang minum minuman berkafein, dan 16% melebihi dosis harian yang aman (dosis maksimum).

Baca Juga: 5 Alternatif Enak dan Sehat Pengganti Susu untuk Es Kopi Susu

Dampak Minum Kopi Susu Berlebihan

Berikut ini beberapa dampak minum kopi susu berlebihan yang bisa memberikan risiko bagi kesehatan Moms.

1. Meningkatkan Risiko Diabetes

dampak minum kopi susu berlebihan-1

Foto: Orami Stock Photos

Mengutip American Association of Retired Persons (AARP), mengonsumsi kopi pada kopi susu secara berlebihan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah, sehingga sulit untuk mengelola insulin bagi penderita diabetes tipe 2.

"Jika mengalami kesulitan mengendalikan tekanan darah atau diabetes, beralih ke kopi tanpa kafein dapat membantu kondisi ini," kata Rob van Dam dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Harvard.

2. Menyebabkan Kecanduan

dampak minum kopi susu berlebihan-2

Foto: Orami Stock Photos

Tahukah Moms bahwa kafein bisa bersifat adiktif? Meskipun minum dengan dosis rendah hingga sedang umumnya aman, tetapi dampak minum kopi susu yang mengandung kafein dapat membuat seseorang ketagihan.

Mengutip MedlinePlus.gov, bila seseorang telah mengonsumsi kafein secara teratur dan kemudian tiba-tiba berhenti, mereka mungkin mengalami gejala berikut ini:

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Sifat mudah marah
  • Mual
  • Sulit berkonsentrasi

Meskipun gejala-gejalanya hilang setelah beberapa hari, tetapi sebaiknya jangan menganggap enteng dampak minum kopi susu berlebihan ya, Moms.

Baca Juga: Mengenal Intoleransi Laktosa dan Cara Menanganinya

3. Membuat Perut Mulas

dampak minum kopi susu berlebihan-3

Foto: Orami Stock Photos

Baik kandungan kopi dan susu, keduanya berdampak mampu mengacaukan perut. Jika Moms memiliki masalah dengan refluks asam, maka kopi dan bahkan teh mungkin tidak cocok dikonsumsi.

Studi pada jurnal Digestive Diseases and Sciences menemukan bahwa orang yang sangat sensitif terhadap kopi bisa mengalami mulas, muntah, atau gangguan pencernaan.

Sementara, kandungan susu juga bisa mengganggu perut, terutama bila memiliki intoleransi laktosa.

Melansir Mayo Clinic, orang dengan intoleransi laktosa tidak dapat mencerna gula (laktosa) dalam susu dengan baik. Akibatnya, mereka mengalami diare, gas, dan kembung setelah makan atau minum produk susu.

Baca Juga: 3 Hal yang Wajib Diwaspadai dari Kopi Susu Kekinian

4. Meningkatkan Penyakit Kardiovaskular

dampak minum kopi susu berlebihan-4

Foto: Orami Stock Photos

Studi dari The American Journal of Clinical Nutrition, menemukan bahwa orang yang minum lebih dari 6 cangkir kopi sehari berisiko lebih tinggi alami penyakit kardiovaskular sebanyak 22 persen.

Untuk menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah, batasi konsumsi kopi menjadi kurang dari enam cangkir sehari. Enam cangkir kafein mulai berdampak pada risiko penyakit kardiovaskular.

Kandungan antioksidan dalam kopi yang disebut asam klorogenik memang dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mencegah penumpukan plak yang menyumbat pembuluh darah.

Tetapi, terlalu banyak minum kafein bisa meningkatkan kemungkinan tekanan darah tinggi, dan menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Dampak minum kopi susu berlebihan ini menambah peluang terkena penyakit jantung.

Artikel Terkait