KESEHATAN
26 September 2019

4 Efek Samping Mengonsumsi Cuka Apel secara Berlebihan

Perhatikan konsumsi cuka apel. Jika berlebihan malah tidak baik bagi kesehatan!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Cuka apel terbuat dari asam asetat, yang dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan, seperti penurunan berat badan, menurunkan gula darah, dan membuat kadar kolesterol lebih sehat.

Namun, bukan berarti karena ada manfaat kesehatannya sehingga Moms mengonsumsinya dalam jumlah besar setiap harinya. Ternyata mengonsumsi terlalu banyak cuka apel akan memunculkan akibat yang buruk!

Dosis yang disarankan adalah 1-3 sendok makan sehari. Mengonsumsi lebih banyak dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan.

"Cuka apel sangat asam, yang memiliki manfaat dalam tubuh ketika dikonsumsi dalam jumlah kecil, tetapi terlalu banyak mengonsumsi akan mendatangkan malapetaka pada tubuh,” kata Dr. Frank Lipman, ahli di bidang kedokteran integratif dan dokter selebritas dari Afrika Selatan.

Baca Juga: 5 Cara Memakai Minyak Zaitun Pada Wajah Sebelum Tidur

Apa saja masalah yang dapat ditimbulkan dari cuka apel yang berlebihan? Yuk, simak selengkapnya, Moms!

1. Masalah Pencernaan

efek samping cuka apel - masalah pencernaan.jpg

Cuka apel dapat menunda pengosongan perut. Hal tersebut dapat menyebabkan kembung, mual, dan muntah. Orang dengan gastroparesis, kondisi di mana otot lambung menjadi lemah dan mengganggu kemampuan mencerna makanan sehingga sering mual dan muntah, sebaiknya menghindari cuka apel.

Cuka apel memang dapat memperlambat pencernaan dan menurunkan gula darah. Ini akan membantu Moms tetap kenyang lebih lama jika Moms sehat. Tapi bagi penderita gastroparesis, efek cuka apel dapat berbahaya.

2. Tulang Rapuh

efek samping cuka apel - tulang rapuh.jpg

Terdapat satu laporan kasus tulang rapuh yang dikaitkan dengan dosis besar cuka apel yang dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Seorang wanita berusia 28 tahun mengonsumsi 250 ml cuka apel yang diencerkan dalam air setiap hari selama enam tahun. Dia dirawat di rumah sakit dengan kadar kalium rendah dan kelainan lain dalam kimia darah.

Ia juga didiagnosis menderita osteoporosis, suatu kondisi tulang rapuh yang jarang terlihat pada orang berusia muda. Dokter yang merawat perempuan itu percaya bahwa dosis besar cuka apel menyebabkan mineral larut dari tulangnya untuk menjaga keasaman darahnya.

Kadar asam yang tinggi pada cuka apel juga dapat mengurangi pembentukan tulang baru.

Baca Juga: 5 Obat Ampuh untuk Mengatasi Kaki Pecah-pecah dan Kering

3. Erosi Gigi

efek samping cuka apel - erosi gigi.jpg

Tak hanya berdampak pada kerapuhan tulang, asam asetat dalam cuka dapat melemahkan email gigi dan menyebabkan mineral serta kerusakan gigi.

"Minum cuka apel secara teratur dapat menyebabkan erosi email gigi," ujar Marily Oppezzo, PhD, MS, RD, dari Stanford Prevention Research Center.

Enamel gigi yang melemah menyebabkan pembusukan, sehingga dapat membuat gigi berlubang. Jika hal ini terjadi, mau tidak mau gigi harus ditambal.

Moms dapat berisiko tinggi mengalami erosi gigi jika secara teratur mengonsumsi cuka apel yang tidak dilarutkan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk melindungi gigi Moms adalah mengencerkan cuka apel dengan air.

Moms pun dapat menambahkan sedikit madu untuk meningkatkan rasanya.

4. Kadar Kalium Rendah

efek samping cuka apel - kalium rendah.jpg

Konsumsi cuka apel secara berlebihan juga dapat menyebabkan kadar kalium turun terlalu rendah. Kalium dibutuhkan agar otot dan saraf dapat berfungsi dengan baik. Karena itu, jika kalium jadi teralu rendah, tentu akan mendatangkan masalah.

Moms yang dalam kondisi sehat pun perlu mempertimbangkan kemungkinan efek samping ini ketika menambahkan cuka apel yang banyak ke dalam makanan. Dan hal ini bisa menjadi masalah yang lebih serius bagi Moms dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga: 5 Obat Sakit Gigi Alami untuk Mengurangi Gigi Berlubang Pada Anak

Meski terdapat beberapa efek samping dalam mengonsumsi cuka apel, bukan berarti Moms mesti menghentikannya. Moms dapat terus mengkonsumsi cuka apel setiap hari dalam dosis yang disarankan.

“Anda tentu tetap bisa memakan dan meminumnya. Tambahkan saja ke dalam bumbu marinasi, ke dalam sayuran salad, ke sup atau minum langsung setiap hari,” tambah Dr. Frank Lipman.

(DI/ERN)

Artikel Terkait