KESEHATAN
13 November 2019

4 Penyebab Biduran yang Sering Tidak Disadari

Olahraga bisa picu timbulnya biduran lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Urtikaria atau lebih dikenal dengan biduran bisa sangat mengganggu ya Moms. Bukan hanya dari segi penampilan, tetapi rasa gatal yang ditimbulkan dapat menganggu aktivitas sehari-hari.

Apalagi, biduran bisa muncul di bagian tubuh mana saja, tangan, kaki, badan, wajah, telinga, bahkan bibir. Ukurannya juga bervariasi, mulai yang sekecil ujung pensil hingga sebesar piring makan.

”Cara mudah mengenali biduran adalah seperti gigitan serangga. Bayangkan gigitan nyamuk yang kemudian memicu gatal-gatal dan itu mengganggu. Sebagain besar kasus biduran menyebabkan gatal-gatal,” ujar Dr. Mark Eliason, dokter kulit dari University of Utah.

Penyebab Biduran yang Tidak Disadari

Biduran seringkali muncul secara tiba-tiba. Hal tersebut merupakan tubuh terhadap alergen tertentu atau karena alasan yang tidak diketahui.

Bahkan, hal-hal yang bisa dibilang sepele atau kegiatan sehari-hari seperti berikut ini tanpa disadari bisa memicu biduran lho Moms. Apa saja hal yang bisa menjadi penyebab biduran? Yuk cari tahu di bawah ini!

Baca Juga: Ketahui Jenis Biduran dan Cara Mengatasi Biduran dengan Bahan Alami

1. Makan Kacang-kacangan

biduran - sisal & seagrass.png

Ketika mengkonsumsi makanan tertentu seperti kerang, kacang-kacangan, telur, atau susu kemudian timbul biduran, berarti makanan tersebut menjadi penyebab biduran.

Debra Jaliman, MD, dokter kulit di New York dan juga penulis Skin Rules mengatakan, pada sebagian orang, penyebab biduran sudah jelas. Misalnya, makan makan kue dengan kandungan selai kacang dan langsung muncul biduran.

Namun, bagi sebagain orang lainnya, gejala biduran membutuhkan waktu beberapa jam untuk kemudian muncul dan berkembang menjadi banyak.

"Misalnya, tidak makan salah satu dari makanan pemicu gatal-gatal. Kemudian, kembali mengkonumsi makanan pemicu gatal seperti kerang dan kembali timbul gatal-gatal atau biduran. Maka makanan tersebut yang jadi pemicunya,” kata Dr. Jaliman.

2. Cuaca dan Suhu

biduran - summitcares4u.jpg

Vuaca dan suhu udara juga jadi penyebab biduran lho Moms. Hal lain yang sering tidak disadari adalah paparan sinar matahari langsung atau cuaca yang panas, suhu dingin, angin kencang, dan perubahan suhu drastis juga bisa memicu biduran.

”Ini tidak berarti Anda alergi terhadap unsur-unsur tersebut. Akan tetapi, kulit Anda sangat sensitif," ungkap kata Marilyn Li, MD, ahli alergi dan imunologi di Los Angeles.

Dilansir dari Mayoclinic.org, gejala biduran akan muncul sesaat setelah kulit bersentuhan dengan udara atau air dingin. Kondisi lembap dan berangin bisa menambah nyata gejala biduran.

Reaksi paling parah adala ketika hampir seluruh kulit tubuh bersentuhan langsung dengan udara atau air dingin. Misalnya ketika berenang di air dingin. reaksinya bisa sampai hilang kesadaran bahkan tenggelam.

Baca Juga: Bolehkah Memandikan Bayi yang Sedang Ruam dan Gatal-gatal?

3. Olahraga

lari - runsociety.com.jpg

Penyebab biduran yang selanjutnya adalah olahraga. Lari pagi atau angkat beban sebagai rutinitas olahraga harian dapat menyehatkan tubuh. Akan tetapi, siapa sangka olahraga harian juga bisa menyebabkan biduran.

Menurut Dr. Jaliman pada saat olahraga, tubuh memproduksi asetilkolin, bahan kimia yang dapat menghambat kerusakan sel. Pada sebagian orang, asetilkolin dapat mengganggu sel-sel kulit, sehingga menyebabkan iritasi pada kulit dan menimbulkan ruam.

”Keringat pada dasarnya tidak menyebabkan gatal-gatal, tetapi mengindikasikan panas tubuh yang meningkat. Bagi sebagian orang, kehangatan yang berlebihan pada kulit, dapat memicu gatal-gatal. Bahkan, mandi air panas pun bisa memicu biduran," kata Dr. Li.

4. Perubahan Emosi

marah - talkspace.com.jpg

Penyebab biduran yang selanjutnya adalah perubahan emosi. Respons emosional yang intens dapat memicu biduran. Selain itu, stres yang karena perasaan cemas juga dapat memicu timbulnya gatal-gatal.

Pada penderita biduran kronis, kondisi tersebut bisa bertahan selama lebih dari enam minggu setiap kali stres dan marah.

Sebab, stres dan marah dapat terjadi peningkatan panas tubuh. "Saya pernah melihat biduran pada anak-anak yang disebabkan karena tengah emosional, marah," kata Dr. Li.

Bagi yang menderita gatal-gatal kronis akibat aktivitas yang disebabkan oleh panas atau penyakit, Dr. Li menyarankan untuk mengunjungi dokter untuk mengetahui gejalanya dan menerima resep antihistamin.

“Solusinya bersifat individual,” katanya.

Baca Juga: Biduran Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

Itulah beberapa penyebab biduran yang sering ridak disadari. Moms, pada sejumlah kasus biduran terjadi secara tiba-tiba. Masing-masing individu memiliki faktor pemicu tersendiri. Maka dari itu, sebaiknya kenali faktor pemicunya ya.

"Biduran dan gatal-gatal adalah cara untuk memberi tahu kita bahwa kita perlu memperhatikan bagian tubuh kita,” ungkap Dr. Mark Eliason, dermatologist dari University of Utah.

(SWN)

Artikel Terkait