GAYA HIDUP
25 Mei 2019

4 Hal yang Terjadi pada Vagina Saat Berhenti Berhubungan Seks Dalam Jangka Waktu Lama

Vagina menjadi lebih kering jika lama tidak berhubungan seksual? Benarkah?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

Banyak sekali mitos dan rumor yang tidak terbukti secara ilmiah tentang alat vital wanita, termasuk tentang hal-hal yang terjadi pada vagina saat tidak berhubungan seks dalam jangka waktu yang lama.

Mungkin Moms familiar dengan mitos bahwa vagina bakal rapat kembali seperti perawan atau bakal mengering dan tidak elastik lagi.

Agar tidak berlarut-larut dalam mitos-mitos tersebut, lebih baik cari tahu tentang apa yang benar-benar terjadi pada vagina jika wanita berhenti berhubungan seks dalam jangka waktu lama.

Yuk simak penjelasan ahli kandungan dari Orlando Health di Florida, Amerika Serikat Christine Greves,MD, sebagaimana dikutip dari health.com.

Baca Juga : Benarkah Makan Timun Bisa Bikin Vagina Becek?

1. Selaput Dara Tidak Akan Muncul Kembali dan Vagina Tidak Akan Kembali Rapat

Ini merupakan mitos yang paling banyak beredar. Tentu saja tidak ada selaput dara yang bisa tumbuh lagi.

Selain itu, meskipun berhenti berhubungan seksual, tubuh wanita tetap memproduksi hormon esterogen dan progesteron yang menjaga dinding vagina tetap terbuka dan fleksibel, demikian ungkap Dr Greves.

Jika tidak melakukan hubungan seks, diameter maksimal vagina memang memungkinkan untuk jadi lebih kecil namun biasanya terjadi setelah menopause.

Jika Moms menopause dan tidak melakukan hubungan seks dalam kurun waktu sekitar lima tahun sebab kadar esterogen juga sudah turun.

2. Vagina Jadi Lebih Kering

shutterstock_1095607307 (2).jpg

Bukan menjadi kering sama sekali, namun memang bisa jadi vagina lebih kering ketimbang saat masih aktif secara seksual.

Dr Greves mengungkapkan, kekeringan tersebut bukanlah masalah besar. Namun, beberapa wanita pasti merasakan kurang nyaman.

Solusinya, kata dr Greves, anda bisa menyediakan waktu untuk masturbasi.

Rutin melakukan masturbasi bisa meningkatkan kelembaban vagina karena produksi sekresi yang membasahi dinding vagina.

Baca Juga : 6 Fakta Menakjubkan Tentang Vagina yang Jarang Diketahui

3. Gairah Seksual Menurun

Pada beberapa orang, gairah seksual memang bisa menurun saat cuti berhubungan intim.

Dengan tidak melakukan hubungan seks, mungkin Moms bakal merasa kurang seksi dan kurang sensual dibanding saat aktif secara seksual.

Perasaan seperti itu yang bisa menurunkan gairah seksual. Namun, saat Moms kembali aktif secara seksual, kemungkinan besar libido anda justru bakal terpompa deras!

4. Membutuhkan Waktu Lebih Lama Untuk Terangsang

shutterstock_620022425.jpg

Setelah cuti panjang berhubungan seksual, jangan kaget jika Moms jadi lebih sulit untuk terangsang. Tentu saja ini berhubungan dengan gairah seksual yang menurun.

Dr Greves menyarankan untuk menambah waktu foreplay saat berhubungan seksual.

Moms juga bisa menyiapkan lubrikan atau kondom yang sudah mengandung lubrikan untuk berjaga-jaga jika cairan vagina kurang.

Dilansir huffpost.com, Ahli kondom dan CEO Lucky Bloke, Melissa White, menyarankan untuk selektif memilih kondom berlubrikan.

Menurutnya, kondom terbaik adalah yang terbuat dari lateks dengan lubrikan yang berbahan dasar air atau silikon.

Ia tidak menyarankan untuk menggunakan lubrikan yang berbahan dasar minyak jika ingin menggunakan kondom lateks karena minyak dapat merusak kondom.

Itulah emapt hal yang akan terjadi pada vagina jika Moms tidak berhubungan intim dalam jangka waktu yang lama.

(MAG)

Artikel Terkait