KESEHATAN
10 Oktober 2019

4 Jenis Operasi Batu Ginjal Ini Bisa Jadi Pilihan Pengobatan Moms

Jika operasi ginjal memang jadi pilihan, ada beberapa metode yang bisa dipilih.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Batu ginjal atau batu saluran kemih ialah penyakit yang muncul akibat endapan mineral dalam saluran kemih. Batu saluran kemih dapat berada di semua bagian saluran kemih baik di ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra.

Operasi batu ginjal seringkali diperlukan pada kasus batu ginjal berukuran besar, atau batu yang tidak dapat keluar dengan obat-obatan.

“Batu ginjal yang menyebabkan nyeri hebat, menghambat aliran urin, dan infeksi saluran kemih merupakan kondisi yang juga memerlukan operasi,” kata Prince Mohan, M.D., direktur medis Transplant Nephrology di Geisinger.

Jika operasi memang jadi pilihan, ada beberapa metode yang bisa dipilih untuk dijalankan. Apa saja? Yuk disimak!

Baca Juga: Mengenal Cara Pengobatan Batu Ginjal

1. Shock Wave Lithotripsy (SWL)

nejmct1103074_f1.jpeg

Foto: nejm.org

Operasi SWL efektif menghancurkan batu berukuran kecil dan sedang. Ini yang membuat SWL kerap jadi pilihan.

Dokter menggunakan gambaran rontgen atau ultrasonografi untuk menemukan lokasi batu, kemudian akan ditembakkan gelombang berenergi tinggi dari luar.

Energi gelombang ini mampu menembus kulit dan memecah batu menjadi potongan kecil.

“Terkadang, pemasangan stent pada ureter diperlukan selepas operasi. Tujuannya, membantu mengalirkan potongan batu keluar,” ungkap Dr Mohan.

Kelebihan dari operasi SWL adalah tidak ada sayatan yang dilakukan pada kulit dan nyeri pasca operasi yang dialami minimal.

Terkadang prosedur operasi ini tidak berhasil pada sebagian orang dan perlu dilakukan operasi ulang.

Efek samping yang dapat terjadi akibat prosedur ini, antara lain perdarahan, infeksi, kerusakan ginjal, dan hambatan pada urine akibat batu.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air untuk Menghindari Batu Ginjal

2. Ureteroskopi

Operasi Besar untuk Kista Berukuran Besar

Uretroskopi merupakan prosedur operasi batu ginjal yang dapat dilakukan untuk mengangkat batu di ginjal dan ureter.

“Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan alat yang elastis dengan kamera di ujungnya untuk mencari dan mengambil batu. Anda akan dibius total sehingga tidak merasakan sakit dalam operasi ini,” kata Dr Mohan.

Uetroskopi juga tidak memerlukan sayatan pada kulit. Pada batu berukuran besar, dokter akan menggunakan laser untuk memecahkan batu.

Setelahnya akan dilakukan pemasangan stent untuk membantu aliran urin. Stent akan dilepas oleh dokter setelah 4 sampai 10 hari.

Efek samping ureteroskopi juga dapat menyebabkan perdarahan dan infeksi. Selain itu, dapat terjadi penyempitan pada ureter.

3. Percutaneous Nephrolithotomy atau Nephrolithotripsy (PCNL)

Jenis-Operasi-Hero.jpg

Ini metode operasi yang kerap dipilih pada batu berukuran besar. Operasi ini menggunakan tabung kecil untuk mencapai batu dan memecahkannya dengan gelombang berfrekuensi tinggi.

Operasi ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada pinggang sisi samping.

Ada dua cara yang bisa dilakukan dalam prosedur PCNL. Yang pertama mengambil batu secara utuh atau nephrolithotomy.

Sedangkan, pada cara kedua digunakan laser atau gelombang suara untuk memecahkan batu terlebih dahulu, kemudian divakum dengan menggunakan mesin.

Cara kedua ini dinamakan nephrolithotripsy.

Efek samping operasi ini adalah infeksi, perdarahan, dan kerusakan pada organ sekitar (kandung kemih, usus, ureter, ginjal, dan hati).

4. Operasi Terbuka

Unknown-2.jpeg

Foto: southchinamorningpost.com

Operasi terbuka dilakukan apabila batu berukuran sangat besar atau operasi lain tidak berhasil untuk mengeluarkan batu.

Prosedur ini juga dapat dilakukan apabila terdapat batu yang tersumbat di ureter, batu menghambat aliran urin, terjadi perdarahan atau infeksi, dan nyeri yang dialami sangat hebat.

Dibandingkan dengan prosedur lainnya, operasi terbuka membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama. “Umumnya diperlukan 4-6 minggu untuk mengalami pemulihan total setelah operasi,” jelas Dr Mohan.

Baca Juga:Waspadai Makanan-makanan Penyebab Batu Ginjal

Itulah alternatif operasi batu ginjal yang biasa direkomendasikan oleh dokter. Semoga Moms cepat sembuh, ya, jika mengalaminya.

(RYO/DIN)

Artikel Terkait