BALITA DAN ANAK
22 Mei 2019

4 Langkah Membantu Anak Mengatasi Masalah Toxic Friendship

Dukung anak untuk berani mengambil sikap menghadapi teman bermasalah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

Ada banyak dampak negatif yang akan dirasakan anak bila terlalu lama berada dalam toxic friendship atau persahabatan tidak sehat, seperti tekanan emosional, citra diri negatif, hingga depresi.

Bila tidak segera diatasi, toxic friendship juga akan mengganggu perkembangan kepribadian dan kelancaran belajar anak di sekolah.

Itulah kenapa menurut psikolog klinis Dr. Susan Heitler pada Psychology Today, Moms harus jeli memperhatikan tanda anak terjebak dalam persahabatan tidak sehat, seperti:

  • Perubahan kepribadian drastis, termasuk jadi sering berbohong, membantah atau berkata kasar, dan melanggar aturan.
  • Performa sekolah menurun, sering mengabaikan tugas dan PR, juga sering keluar rumah tanpa alasan jelas.
  • Tampak sering meragukan diri sendiri dan terlalu bergantung pada pendapat teman.

Mengatasi toxic friendship anak memang harus dilakukan secepat mungkin, tapi yang jelas tidak dengan cara melarang anak menemui temannya, menghakimi atau mengkritik anak, apalagi langsung memarahi teman yang bersangkutan.

Akan lebih bijak dan efektif kalau Moms membantu anak keluar dari toxic friendship dengan beberapa cara berikut:

1. Bicarakan Dengan Anak

4 Langkah Membantu Anak Mengatasi Masalah Toxic Friendship 1.jpg

Foto: Usatoday.com

Menurut psikolog klinis anak Matthew Goldine PhD, membuka diskusi tentang perubahan yang Moms lihat pada diri anak saat dia bergaul dengan teman tertentu adalah langkah penting untuk mengatasi toxic friendship anak.

Tak perlu menghakimi atau berkomentar negatif tentang temannya ya, Moms.

Lebih baik berikan beberapa pertanyaan untuk membantu Moms dan anak mengevaluasi hubungan dengan temannya, seperti:

  • “Apa yang kamu rasakan saat sedang bersama X?”
  • “Menurutmu, apa X termasuk dalam kriteria teman yang baik seperti yang sudah pernah kita diskusikan sebelumnya?”
  • “Andaikan kamu jadi X, apa kamu akan melakukan hal yang sama pada temanmu?”

Dengarkan jawaban anak dengan penuh empati, baru tegaskan lagi tentang kriteria teman yang baik, manfaat pergaulan yang positif, juga perilaku positif yang selama ini diajarkan di rumah.

Tentu tidak dengan nada menceramahi ya, Moms.

Baca Juga: Ketika Anak Sulit Berbaur dengan Teman Sekolahnya

2. Perlahan Jauhkan Anak Dari Teman Bermasalah

4 Langkah Membantu Anak Mengatasi Masalah Toxic Friendship 2.jpg

Foto: Theschoolrun.com

Tidak mudah untuk melepaskan diri dari persahabatan tidak sehat, apalagi kalau teman yang bermasalah cenderung dominan dan manipulatif.

Ituah kenapa psikoterapis dan penulis buku parenting Mary Jo Rapini merekomendasikan orang tua dan anak bersama-sama membuat rencana menjauhkan teman yang bermasalah, seperti:

  • Mengurangi frekuensi pertemuan dengan menolak ajakan pergi bermain, dan juga sebaliknya tidak mengajak teman tersebut pulang bersama atau main ke rumah.
  • Mengurangi frekuensi komunikasi, misalnya dengan tidak banyak mengobrol saat di sekolah atau hanya membalas pesan secara singkat.
  • Mengizinkan anak menggunakan Moms dan Dads sebagai alasan saat menolak ajakan bermain atau melakukan sesuatu.

Dengan membuat rencana bersama untuk mengatasi toxic friendship anak, dia akan merasa lebih aman dan percaya diri untuk bersikap tegas karena mendapat dukungan penuh dari Moms apapun yang terjadi.

3. Ajarkan Cara Bersikap Tegas Pada Batasan Pribadi

4 Langkah Membantu Anak Mengatasi Masalah Toxic Friendship 3.jpg

Foto: Aifs.gov.au

Berkata tidak pada teman yang pernah dekat dengannya tentu tidak mudah, jadi Moms perlu mengajarkan anak berani berkata tidak dan bersikap tegas saat diperlukan.

Sesekali ajak Si kecil berlatih dengan skenario yang mungkin terjadi.

Misalnya saat temannya mengajak melakukan hal yang membuatnya tidak nyaman atau menyalahi aturan, seperti mencontek atau tidak langsung pulang ke rumah dan bermain hingga sore.

Baca Juga: 4 Kendala Ini Akan Anak Temui Ketika Belajar Berteman

4. Dorong Anak Mengikuti Aktivitas Yang Sesuai Minatnya

4 Langkah Membantu Anak Mengatasi Masalah Toxic Friendship 4.jpg

Foto: Dailyparent.com

Saat mengatasi toxic friendship anak, penting sekali untuk mendorongnya bergaul dengan lebih banyak teman baru yang bisa memberikan pengaruh positif.

Nah, salah satu caranya adalah dengan mendorong anak mengikuti komunitas yang sesuai dengan minatnya.

Baik itu kursus bermain musik, ikut klub sepak bola, atau ekstrakurikuler bela diri.

Diskusi dan negosiasi memang penting untuk mengatasi toxic friendship anak, tapi Moms juga harus bisa bersikap tegas bila anak terus melanggar aturan atau menunjukkan perilaku negatif.

Menurut Moms, apa lagi yang bisa dilakukan untuk mengatasi toxic friendship anak?

(WA/CAR)

Artikel Terkait