DI ATAS 5 TAHUN
27 Desember 2019

4 Manfaat Anak Punya Teman Khayalan, Jangan Langsung Khawatir!

Ternyata pengalaman anak punya teman khayalan dapat berdampak positif bagi perkembangannya.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Bagi anak usia balita, sebagian besar imajinasi atau khayalan terasa nyata, termasuk teman khayalan.

Lalu, perlukah orang tua cemas bila anak punya teman khayalan?

“Anak punya teman khayalan merupakan bagian dari perkembangan yang wajar,” ujar Michael Dickinson, juru bicara Canadian Paediatric Society.

Studi oleh sejumlah psikolog di University of Washington dan University of Oregon mengungkapkan, pada usia 7 tahun, sebanyak 65 persen anak pernah mempunyai teman khayalan.

Jadi, orang tua tak perlu cemas bila anak punya teman khayalan. Bahkan, menurut para ahli terdapat sejumlah dampak positif bagi si Kecil dengan mempunyai teman khayalan.

Baca Juga: Anak Bermain dengan Teman Imajinasi, Bolehkah?

Manfaat Anak Punya Teman Khayalan

1. Membantu Menghadapi Perubahan

4 Manfaat Anak Punya Teman Khayalan, Jangan Langsung Khawatir! 01.jpg

Foto: essentialkids.com.au

Periode balita merupakan masa anak mengalami banyak transisi dan perubahan. Anak belajar lebih mandiri, tidur di kamar sendiri, masuk sekolah untuk pertama kali, dan sebagainya.

Menurut Nathan Blum, M.D., dokter spesialis anak yang berfokus pada perkembangan perilaku di Children’s Hospital of Philadelphia, anak punya teman khayalan merupakan salah satu cara untuk menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan tersebut.

2. Teman Bercerita

4 Manfaat Anak Punya Teman Khayalan, Jangan Langsung Khawatir! 02.jpg

Foto: goodhousekeeping.com

Terkadang, si Kecil tidak mau bercerita tentang kegiatannya di sekolah atau apa yang ia rasakan kepada Moms. Di sisi lain, bisa jadi ia justru bersemangat untuk menceritakannya kepada teman khayalannya.

Moms tak perlu sedih bila ini yang terjadi. Justru dengan begini, Moms tetap dapat mengetahui apa yang ia alami di sekolah atau apa yang sedang ia rasakan tanpa perlu memaksanya untuk bercerita.

Baca Juga: Menghadapi Anak yang Punya Teman Khayalan

3. Berimajinasi

4 Manfaat Anak Punya Teman Khayalan, Jangan Langsung Khawatir! 03.jpg

Foto: raisingchildren.net.au

Dikutip dari situs web PBS, para psikolog percaya anak punya teman khayalan akan memberikan kesempatan bagi si Kecil untuk merasakan pengalaman yang tidak bisa mereka rasakan di kehidupan nyata.

Misalnya, anak bisa berpura-pura berbicara dengan hewan, pergi ke bulan, atau bahkan menciptakan mahluk yang tidak ada.

4. Kreatif dan Memegang Kendali

4 Manfaat Anak Punya Teman Khayalan, Jangan Langsung Khawatir! 04.jpg

Foto: rd.com

Saat sedang bermain dengan teman khayalan, anaklah yang menentukan segalanya, mulai dari topik pembicaraan, nama teman khayalannya, lokasi pembicaraan, dan lain-lain.

Bisa dibilang, si Kecil seolah-olah merancang skenario dramanya sendiri. Ia yang memegang kendali atas jalannya cerita yang ia ciptakan itu. Anak hanya dapat melakukan ini bila ia menggunakan kreativitas dan kemampuan berpikirnya.

Jadi, ke depannya Moms dan Dads tak perlu khawatir bila anak punya teman khayalan.

Bila memungkinkan, berpartisipasilah dalam imajinasi anak. Minta ia memperkenalkan teman khayalannya kepada Moms dan Dads. Tunjukkan ketertarikan dan sikap positif terhadap “skenario” yang telah dirancang oleh si Kecil.

Baca Juga: 6 Langkah Mempersiapkan Anak Menginap di Rumah Teman

(AN)

Artikel Terkait