TREN
14 Oktober 2020

12 Manfaat Terung untuk Kesehatan Orang Dewasa dan Anak-anak

Mengandung nutrisi yang baik untuk perkembangan otak anak lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Terung atau juga dikenal sebagai terong, termasuk dalam keluarga tumbuhan nightshade dan digunakan dalam banyak hidangan berbeda di seluruh dunia. Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, secara teknis terong adalah buah, karena tumbuh dari tanaman berbunga dan mengandung biji.

Terong menjadi salah satu sayuran yang banyak digemari orang, salah satunya karena mudah untuk diolah. Mau dimasak bumbu balado atau dipanggang dengan bumbu tomat saja, terong enak untuk menjadi menu santapan keluarga.

Sayuran yang bentuknya menyerupai tetesan air ini pada umumnya berkulit licin dan mengkilap, sedangkan daging buahnya hampir seperti gabus atau spon dengan biji-biji kecil yang banyak jumlahnya.

Baca Juga: 11 Manfaat Buah Naga untuk Bayi Sebagai MPASI Bayi, Luar Biasa!

Terong tidak hanya terkenal di Indonesia saja, karena makanan sehat tersebut juga merupakan makanan yang terdapat di Timur Tengah, Afrika dan seluruh Asia.

Terong memiliki beragam jenis yang bervariasi dalam ukuran dan warna. Berdasarkan sebuah jurnal dalam U.S. National Library of Medicine, sementara terong dengan kulit ungu tua adalah yang paling umum, warnanya bisa merah, hijau atau bahkan hitam.

Selain menghadirkan tekstur unik dan rasa ringan pada resep, terong membawa sejumlah manfaat kesehatan potensial.

Tak hanya lezat di lidah kita, manfaat dari makanan sehat ini juga bisa dinikmati oleh anak-anak, lho.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun perlu mengenal jenis makanan sehat ini, dan merasakan manfaatnya untuk pertumbuhan mereka.

Manfaat Terong untuk Tubuh

1 terung

Foto: boundbyfood.com

Ini dia beberapa manfaat terong untuk tubuh kita yang bisa didapatkan.

1. Kaya akan Zat Besi dan Kalsium

Tidak bisa dipungkiri bahwa pertumbuhan anak-anak bergantung pada asupan zat besi dan kalsium.

Mineral tersebut membantu mempercepat pertumbuhan tulang yang membuat anak-anak bisa tumbuh lebih tinggi dan kuat.

Selain itu, pertumbuhan gigi juga didukung oleh zat besi dan kalsium yang banyak terdapat dalam makanan sehat ini.

Jika gigi tumbuh sehat dan kuat, anak dapat menikmati banyak makanan sehat lainnya bukan?

2. Mengandung Nutrisi untuk Otak

Manfaat terong selanjutnya adalah nutrisinya yang baik untuk otak. Tidak hanya ukuran tinggi dan berat badan saja yang perlu ditingkatkan dalam masa pertumbuhan, perkembangan otak pun harus diperhatikan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya memasukkan terong ke dalam daftar menu harian buah hati.

Tapi ingat Moms, mineral ini terdapat pada kulit terong, jadi lebih baik tidak mengupasnya namun hanya mencucinya hingga bersih.

3. Memiliki Serat Alami

Si Kecil sering mengalami sembelit? Nah, sekarang saatnya Moms mengenalkannya pada terong.

Terong mengandung banyak serat yang tidak hanya melindungi organ pencernaan dari risiko kanker, tetapi juga membantu kelancaran pencernaan.

Alhasil, buang air besar tidak terhambat, aktivitas pun berjalan dengan lancar.

Baca juga: Cara Membuat Tempura Udang dan Sayuran yang Renyah

4. Rendah Kalori

Kalori memang diperlukan untuk aktivitas fisik, namun jika berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan.

Terong merupakan makanan sehat yang rendah kalori, rendah lemak namun kaya serat, sehingga anak mudah merasa kenyang tanpa harus banyak makan.

Terlalu banyak makan dapat menyebabkan kegemukan yang bisa berujung pada diabetes, dan gangguan kesehatan yang lainnya.

Terong mengandung banyak manfaat kesehatan bagi Moms dan anak-anak. Moms bisa mengolahnya untuk menu makan malam, atau sebagai camilan saat menonton TV.

5. Tinggi akan Antioksidan

Selain mengandung berbagai vitamin dan mineral, terong memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh zat berbahaya yang disebut radikal bebas

Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dapat membantu mencegah berbagai jenis penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Terong juga sangat kaya akan antosianin, sejenis pigmen dengan sifat antioksidan yang bertanggung jawab atas warna cerahnya. Secara khusus, antosianin dalam terong yang disebut nasunin sangat bermanfaat.

Manfaat Terong untuk Kesehatan

4 terung

Foto: foodandwine.com

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang akan kita dapatkan jika rutin mengonsumsi terong. Ada apa saja ya? Yuk kita tengok.

6. Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Berkat kandungan antioksidannya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terong dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian, kelinci dengan kolesterol tinggi diberi 0,3 ons (10 ml) jus terong setiap hari selama dua minggu.

Pada akhir penelitian, mereka memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang lebih rendah, dua penanda darah yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung saat meningkat. Penelitian lain menunjukkan bahwa terong mungkin memiliki efek perlindungan pada jantung.

Baca juga: Buat Sendiri Udang Goreng Tepung untuk Buka Puasa, Mudah Kok!

Meskipun hasil ini menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa penelitian saat ini terbatas pada penelitian pada hewan dan tabung reaksi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana terong dapat mempengaruhi kesehatan jantung manusia.

7. Dapat Meningkatkan Kontrol Gula Darah

Menambahkan terong ke dalam makanan kita dapat membantu mengendalikan gula darah juga. Dalam jurnal Mechanism of Action of Dietary Fibre in The Human Colon, terutama karena terong kaya akan serat, yang melewati sistem pencernaan secara utuh.

Serat dapat menurunkan gula darah dengan cara memperlambat laju pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh. Penyerapan yang lebih lambat membuat kadar gula darah stabil dan mencegah lonjakan dan kerusakan.

Penelitian lain menunjukkan bahwa polifenol, atau senyawa tumbuhan alami, yang ditemukan dalam makanan seperti terong dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin, yang keduanya dapat membantu menurunkan gula darah dengan baik.

Satu studi tabung reaksi mengamati ekstrak terong yang diperkaya polifenol. Itu menunjukkan bahwa mereka dapat mengurangi tingkat enzim spesifik yang mempengaruhi penyerapan gula, membantu mengurangi gula darah.

Terong cocok dengan rekomendasi diet saat ini untuk mengendalikan diabetes, yang meliputi diet tinggi serat yang kaya akan biji-bijian dan sayuran.

8. Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Terong kaya serat dan rendah kalori, menjadikannya tambahan yang sangat baik untuk program penurunan berat badan yang mungkin sedang Moms jalani.

Serat bergerak melalui saluran pencernaan secara perlahan dan dapat meningkatkan rasa kenyang dan kenyang, mengurangi asupan kalori. Setiap cangkir (82 gram) terong mentah mengandung 3 gram serat dan hanya 20 kalori.

Selain itu, terong sering digunakan sebagai pengganti serat tinggi dan rendah kalori untuk bahan makanan berkalori tinggi dalam resep.

9. Mungkin Memiliki Manfaat untuk Melawan Kanker

Terong mengandung beberapa zat yang berpotensi melawan sel kanker. Misalnya, solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs) adalah sejenis senyawa yang ditemukan di beberapa tanaman nightshade, termasuk terong.

Beberapa penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa SRG dapat menyebabkan kematian sel kanker dan juga dapat membantu mengurangi kekambuhan jenis kanker tertentu. Meskipun penelitian tentang topik ini terbatas, SRG telah terbukti sangat efektif melawan kanker kulit bila diterapkan langsung ke kulit

Lebih lanjut, beberapa penelitian menemukan bahwa makan lebih banyak buah dan sayuran, seperti terong, dapat melindungi dari jenis kanker tertentu.

10. Sangat Mudah untuk Ditambahkan ke Diet

manfaat terong

Foto: Orami Stock Photos

Terong sangat serbaguna dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam makanan kita. Terong bisa dioleh dengan cara dipanggang, dibakar atau ditumis dan dinikmati dengan sedikit minyak zaitun dan sedikit bumbu.

Baca Juga: Diet Makanan Hambar untuk Penderita Gangguan Gastrointestinal

Ini juga dapat digunakan sebagai pengganti rendah kalori untuk bahan makanan berkalori tinggi.

Ini dapat mengurangi asupan karbohidrat dan kalori kita, sekaligus meningkatkan kandungan serat dan nutrisi pada makanan.

11. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Temuan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa nasunin, antosianin pada kulit terong, dapat membantu melindungi membran sel otak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Nasunin juga membantu mengangkut nutrisi ke dalam sel dan mengeluarkan limbah.

Antosianin juga membantu mencegah peradangan saraf dan memperlancar aliran darah ke otak. Ini dapat membantu mencegah kehilangan ingatan dan aspek lain dari penurunan mental terkait usia.

Eksperimen laboratorium menunjukkan bahwa nasunin dapat mengurangi pemecahan lemak di otak, suatu proses yang dapat menyebabkan kerusakan sel.

12. Menjaga Kesehatan Mata

Terong juga mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin. Lutein tampaknya berperan dalam kesehatan mata, dan dapat membantu mencegah degenerasi makula terkait usia, yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan pada orang tua.

Masih ragu untuk memberikan makanan sehat ini pada Si Kecil?

Artikel Terkait