PROGRAM HAMIL
26 Mei 2019

4 Penyebab Banyak Perempuan Tak Sadar Tanda Kehamilan

Sering tak menyadari kehamilan bisa berisiko keguguran
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina

Kehamilan adalah sesuatu yang menyenangkan.

Di sisi lain, Moms mungkin tak menyadari tanda kehamilan.

Banyak Moms yang mengalami kehamilan tidak terencana sehingga terkadang bingung antara tanda menstruasi dengan tanda awal kehamilan.

Banyak perempuan yang salah mengira tanda kehamilan tersebut.

Banyak yang berpikir akan menstruasi tapi ternyata positif hamil!

Bahkan ada beberapa orang yang sudah memasuki beberapa bulan kehamilan dan baru menyadarinya.

Jika hal ini kerap terjadi dan kehamilan tidak dijaga tentu dapat menimbulkan risiko keguguran.

Jena Pincott, seorang obgyn mengungkapkan bahwa satu dari 450 perempuan hamil bahkan tidak tahu mereka hamil sampai usia kehamilan 4 bulan.

Bahkan ada beberapa kasus yang lebih mengerikan yakni tidak mengetahui kehamilan mereka sampai jelang melahirkan.

Meski aneh dan nyata, namun hal ini sangat mungkin terjadi pada Moms.

Lantas kenapa banyak perempuan yang salah mengartikan tanda kehamilan?

1. Menstruasi Tidak Teratur

Foto: flo.com

Dikutip dari Elizabeth Enochs, seorang penulis kesehatan, berkata bahwa sekitar 30% perempuan di Amerika mengalami menstruasi tidak teratur.

Jika Moms mengalaminya, tentu sudah biasa untuk tidak mengalami menstruasi selama satu hingga dua bulan.

Hal ini membuat Moms tak melakukan tes kehamilan karena merasa sudah biasa.

Jika dengan kondisi ini dengan kurangnya gejala kehamilan maka jangan heran jika banyak perempuan yang tak tahu kehamilan mereka sampai usia kehamilan 4 bulan bahkan lebih.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Hamil untuk Perkembangan Otak Janin

2. Bercak Awal Kehamilan Dianggap Menstruasi

Foto: avawomen.com

Memang tidak mungkin terjadi menstruasi selama kehamilan.

Namun, pada beberapa perempuan awal kehamilan diawali dengan bercak seperti menstruasi.

Maka tak heran banyak perempuan yang salah mengira bahwa bercak tersebut adalah menstruasi.

Moms bisa mengetahui perbedaan keduanya!

Jika bercak darah awal kehamilan biasanya hanya keluar sesekali dan ringan.

Berbeda dengan darah menstruasi yang cenderung warnanya lebih berat.

Baca Juga: Air Ketuban Berlebih Saat Trimester Ketiga, Berbahayakah?


3. Dianggap sebagai Gejala Masalah Kesuburan

Foto: bustle.com

Perempuan yang tidak subur biasanya cenderung tak berharap mengalami kehamilan.

Pada perempuan, salah satu penyebab ketidaksuburan adalah masalah hormon.

Moms mungkin telah terdiagnosis dengan Polycystic Ovary Disorder atau PCOS sehingga menghasilkan androgen yang berlebihan.

Hal ini menyebabkan Moms mengalami masalah dalam ovulasi.

Jika sudah terdiagnosis dengan kondisi ini, Moms mungkin mengalami menstruasi tidak teratur.

Biasanya PCOS menimbulkan gejala seperti rasa kembung, jerawat dan nyeri panggul.

Maka tentu ketika gejala tersebut ternyata ada gejala kehamilan, perempuan yang mengalami ini sangat mungkin untuk tak menyadarinya.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ibu Selama Masa Nifas?

4. Tidak Menunjukkan Tanda Kehamilan

Foto: thebump.com

Michael Cackovic, MD, dokter obgyn dari The Ohio State University Wexner Medical Center, berkata beberapa perempuan yang tidak sadar akan kehamilan yang sudah berjalan berbulan-bulan bisa terjadi karena tidak menunjukkan tanda kehamilan.

Biasanya janin mengeluarkan dosis rendah untuk urusan hormon kehamilan yaitu hCG.

Hormon ini merupakan komunikasi janin mengenai kebutuhannya namun ada kalanya janin tidak memproduksi terlalu banyak.

Hal ini membuat Moms tidak menyadari kehamilan yang terjadi misalnya tidak mengalami nyeri perut.

Sayangnya hal ini justru sebagai tanda bahwa perkembangan janin bermasalah.

Ternyata, ada banyak hal yang menyebabkan Moms jadi tak menyadari kehamilan yang terjadi.

Apakah Moms pernah mengalami kondisi tak menyadari bahwa sedang hamil?

(GSA)

Artikel Terkait