KESEHATAN
1 Desember 2020

13 Pilihan Obat untuk Vertigo, Dijamin Manjur!

Catat nama obat-obatan ini ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pernahkah Moms merasa mengalami vertigo? Vertigo adalah perasaan pusing yang terjadi tanpa adanya gerakan yang menyertai. Itu disebabkan oleh indra Moms yang memberi tahu otak bahwa tubuh kita sedang mengalami ketidakseimbangan, padahal sebenarnya tidak. Vertigo adalah gejala dari kondisi yang mendasarinya, bukan diagnosis itu sendiri. Ini bisa jadi akibat dari beberapa hal berbeda.

Beberapa jenis vertigo hanya akan terjadi satu kali, dan beberapa jenis akan terus berulang hingga kondisi yang mendasarinya ditemukan. Salah satu jenis vertigo yang paling umum disebut benign positional paroxysmal vertigo (BPPV).

BPPV disebabkan oleh endapan yang menumpuk di telinga bagian dalam kita, yang menavigasi rasa keseimbangan kita. Neuritis vestibular, stroke, cedera kepala atau leher, dan penyakit Meniere adalah kondisi lain yang dapat menyebabkan vertigo.

Baca Juga: 8 Obat Sakit Kepala dari Bahan Alami, Yuk Coba!

Sensasi ketika vertigo datang menyerang memang tak tertahankan. Kepala Moms jadi terasa pusing berputar-putar. Ditambah lagi, biasanya setelah itu rasa mual akan menyusul.

Jika Moms mengalami vertigo di rumah, ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat digunakan untuk mengobatinya. Yuk disimak, Moms.

Obat Vertigo Alami

obat vertigo

Foto: Orami Photo Stock

Vertigo dapat ditangani secara alami dengan berbagai pengobatan rumahan yang sederhana. Apa saja yang bisa Moms lakukan? Yuk kita lihat.

1. Mengonsumsi Teh jahe

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Acupuncture and Tuina Science menemukan jahe dapat mengurangi efek vertigo lebih baik daripada reposisi manual, seperti manuver Epley saja.

Akar jahe bisa direndam dalam secangkir air mendidih selama 5 menit. Madu bisa membantu meredakan rasa pahit. Minum teh jahe dua kali sehari dapat membantu pusing, mual, dan gejala vertigo lainnya.

2. Mengonsumsi Kacang Almond

Kacang almond kaya akan vitamin A, B, dan E. Makan segenggam almond setiap hari dapat membantu meredakan gejala vertigo.

Bagaimana almond membantu mengobati vertigo belum diketahui, tetapi ada kemungkinan kandungan vitaminnya dapat melawan penyebab vertigo.

3. Jaga Tubuh agar Tetap Terhidrasi

Dehidrasi bisa menyebabkan gejala vertigo. Bahkan dehidrasi ringan dapat memicu kondisi tersebut. Tetap terhidrasi dapat membantu meminimalisir gejala pusing dan masalah keseimbangan.

Tubuh membutuhkan 8 hingga 12 cangkir cairan per hari. Meskipun ini mencakup semua cairan, air adalah pilihan terbaik karena bebas kalori dan kafein serta bukan diuretik. Diuretik meningkatkan jumlah air dan garam yang dikeluarkan tubuh sebagai urin.

4. Gunakan Minyak Esensial

Minyak atsiri merupakan pilihan alami dan terjangkau untuk mengatasi gejala vertigo, termasuk mual, sakit kepala, dan pusing. Beberapa pilihan yang tersedia untuk mengatasi vertigo termasuk minyak esensial peppermint, jahe, lavender, dan lemon.

Minyak esensial dihirup melalui infuser atau diencerkan dalam minyak pembawa sebelum dioleskan secara topikal. Seseorang mungkin harus bereksperimen dengan berbagai minyak untuk menemukan yang terbaik untuk mengobati gejala vertigo mereka.

Baca Juga: 5 Minyak Esensial untuk Mengatasi Stretch Mark, Moms Perlu Tahu!

5. Gunakan Cuka Apel dan Madu

Baik cuka apel maupun madu dipercaya memiliki khasiat kuratif untuk melancarkan aliran darah ke otak. Dua bagian madu dan satu bagian cuka sari apel dapat mencegah dan mengobati gejala vertigo.

6. Akupresur

Akupresur menerapkan konsep yang sama dengan akupunktur, tetapi tanpa jarum. Tujuan akupresur adalah untuk meningkatkan kesehatan dan relaksasi. Ini dapat membantu mengelola vertigo dengan merangsang titik-titik tekanan di seluruh tubuh.

Salah satu metode umum, yang disebut metode akupresur P6, melibatkan titik tekanan efektif yang terletak di dua tendon antara lengan bawah bagian dalam dan pergelangan tangan.

7. Olahraga Yoga dan Tai Chi

Menurut jurnal The Effects of Yoga on Anxiety and Stress, olahraga yoga dan tai chi dikenal mampu mengurangi stres sekaligus meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan. Terapi fisik yang dilakukan dalam pengaturan rawat jalan melatih otak kita untuk mengkompensasi penyebab vertigo, dan olahraga yang Moms lakukan di rumah dapat meniru efek ini.

Cobalah pose yoga sederhana, seperti child's pose dan corpse pose, saat Moms merasa pusing. Berhati-hatilah terhadap apa pun yang melibatkan membungkuk ke depan secara tiba-tiba, karena itu dapat membuat gejala vertigo kita lebih kuat untuk beberapa saat.

8. Tidur yang Cukup

Perasaan vertigo bisa dipicu oleh kurang tidur. Jika Moms mengalami vertigo untuk pertama kalinya, hal itu mungkin disebabkan oleh stres atau kurang tidur. Jika Moms dapat menghentikan apa yang sedang dilakukan dan tidur sebentar, Moms mungkin menemukan bahwa perasaan vertigo telah teratasi dengan sendirinya.

9. Makan Makanan yang Mengandung Vitamin D

Jika curiga vertigo Moms mungkin terkait dengan sesuatu yang tidak kita konsumsi dalam diet, Moms mungkin benar. Jurnal Vitamin D Deficiency and Benign Paroxysmal Positioning Vertigo, menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat memperburuk gejala pada orang yang menderita BPPV, penyebab paling umum dari vertigo.

Baca Juga: 11 Sumber Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh saat Pandemi Corona

Segelas susu yang diperkaya atau jus jeruk, tuna kaleng, dan bahkan kuning telur semuanya akan meningkatkan kadar vitamin D kita. Mintalah dokter untuk memeriksa kadar vitamin D kita sehingga Moms tahu apakah membutuhkan lebih banyak dalam makanan atau membutuhkan suplemen.

Obat Vertigo di Apotik

minum obat maag sebelum makan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Apa saja pilihan obat vertigo yang ampuh mengatasi berbagai gejalanya? Yuk, simak dalam ulasan berikut ini!

10. Prochlorperazine

Melansir dari situs departemen kesehatan di Inggris, NHS, prochlorperazine adalah obat yang biasanya digunakan untuk meredakan gejala mual dan muntah ketika vertigo menyerang. Obat ini biasanya diminum setiap 6-8 jam sekali, tergantung dari dosis yang Moms konsumsi.

Menurut Foods and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, yang setara dengan BPOM di Indonesia, prochlorperazine masuk dalam kategori C untuk ibu hamil.

Maksudnya obat ini belum diketahui efeknya pada janin manusia atau ibu hamil, tetapi sudah ada bukti pada hewan bahwa obat ini bisa saja berisiko pada kehamilan.

Sebaiknya sebelum mengonsumsi prochlorperazine, terutama bila Moms sedang hamil atau menyusui, konsultasikan dulu ke dokter.

11. Meclizine

Dokter juga biasanya menganjurkan obat meclizine untuk mengobati gejala-gejala vertigo seperti mual, muntah, dan pusing.

Dilansir dari American Family Physician, obat ini diminum setiap 4-8 jam, tergantung dari dosis yang diberikan dokter. Obat ini diketahui memiliki efek samping yaitu menyebabkan kantuk.

Menurut FDA di Amerika Serikat, obat vertigo ini masuk dalam golongan B untuk ibu hamil. Artinya belum ada penelitian yang cukup baik pada manusia maupun hewan untuk menunjukkan bahaya atau efek samping obat ini pada kehamilan.

Tanyakan dulu pada dokter atau apoteker sebelum Moms mengonsumsi obat meclizine untuk mengatasi vertigo.

Baca Juga: Bukan Cuma Pusing, Waspadai 12 Gejala Vertigo Ini

12. Diazepam

Mengutip dari Vestibular Disorders Association, diazepam adalah obat golongan benzodiazepine yang sangat manjur untuk mengatasi serangan vertigo akut.

Diazepam bekerja dengan cara menenangkan sistem saraf pusat yang ada di otak. Karena itu, obat ini dapat menyebabkan kantuk.

Diazepam harus digunakan dengan resep dokter ya, Moms. Pasalnya, jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang atau terlalu sering, efek obat ini lama-lama bisa menurun.

Hanya dokter yang bisa mengatur dan memperkirakan dosis yang tepat untuk mengatasi kondisi Moms.

Selain itu, diazepam termasuk obat golongan D untuk ibu hamil. Ini berarti sudah terbukti ada risiko yang bisa ditimbulkan bagi janin.

Namun, dalam kasus tertentu, manfaat minum obat vertigo ini mungkin lebih besar daripada risiko yang mungkin terjadi.

13. Lorazepam

Obat vertigo lorazepam bekerja dengan cara yang sama seperti obat diazepam. Fungsinya yaitu untuk membantu menenangkan sistem saraf pusat ketika vertigo menyerang. Efek samping obat ini pun sama dengan diazepam, yaitu menyebabkan kantuk.

Untuk menentukan dosis dan cara pakai lorazepam, Moms yang sedang hamil atau menyusui harus berkonsultasi dulu dengan dokter atau apoteker.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

Pasalnya, menurut American Family Physician, obat ini masuk dalam golongan D untuk ibu hamil, alias berisiko. Agar obat vertigo bekerja dengan optimal dalam meringankan gejala, Moms sangat dianjurkan untuk mematuhi arahan dari dokter. Mulai dari berapa dosisnya, kapan harus minum obat, cara penyimpanan obat, hingga memantau efek sampingnya.

Itu dia Moms beberapa cara yang dapat Moms lakukan untuk mengatasi vertigo. Cara manakah yang akan Moms pilih?

Artikel Terkait