BAYI
26 Agustus 2019

4 Tips Menyusui untuk Ibu Bekerja

Jangan sampai kesibukan menjadi alasan untuk lupa menyusui ya Moms!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Para ahli sudah bersepakat kalau menyusui bukan hanya baik untuk si bayi, namun juga bagi para ibu.

Menyusui dikenal untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi, diare, dan muntah pada bayi dan dianggap mengurangi risiko obesitas dan penyakit lain di kemudian hari. Bagi ibu, menyusui menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium.

Namun, saat ini masih banyak kontroversi soal berapa lama sebaiknya seorang anak disusui oleh sang ibu. Misalnya di Inggris, saran menyusui bagi ibu dan anaknya sangat terbuka dan tidak lagi hingga dua tahun.

Hal ini didukung, seperti yang dikutip oleh BBC.com kalau menyusi bayi lebih dari usia tahun masih sangat ideal, di luar makanan lainnya.

Menurut pakar NHS mengarakan kalau ibu dan sang bayi bisa menikmati terus manfaat menyusui selama yang disukai keduanya.

Baca Juga : Agar Tak Canggung, Ikuti Tips Menyusui dengan Nyaman di Tempat Umum

Hal ini didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia, yang setuju kalau menyusui harus berlanjut "hingga usia dua tahun atau lebih". Tetapi Dr Max Davie, dari Royal College of Paediatrics dan Child Health, mengatakan ada bukti terbatas manfaat gizi tambahan di atas usia dua tahun.

"Pada usia dua tahun, seorang anak harus mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan melalui makanan mereka sehingga tidak ada manfaat tambahan untuk menyusui di atas usia ini."

Menyusui hingga usia berapa pun tentu akan lebih mudah bagi ibu penuh waktu di rumah. Namun bagaimana dengan ibu pekerja? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan ibu bekerja yang masih menyusui.

1. Persiapan yang Matang

menyusui.jpg

Persiapan yang matang akan membuat segala hal jadi lebih mudah. Untuk ibu baru yang bekerja, persiapan bisa dimulai sejak sebulan sebelum memulai bekerja.

Persiapan yang matang juga akan meminimalisasi stres yang justru akan memperburuk keadaan bahkan yang lebih parah kalau sampai mengurangi kuantitas ASI sang ibu.

2. Memberi Tahu Atasan Tentang Memompa ASI

Sangat membantu untuk memberikan penjelasan sedini mungkin kepada atasan kalau moms ingin memompa di tempat kerja.

Apalagi akan sangat membantu kalau di kantor moms sudah ada ruangan laktasi. Namun kalau belum akan sangat membantu manajemen untuk memahami betapa pentingnya hal ini bagi kesehatan ibu dan bayi.

Baca Juga : Yuk Ketahui Bagaimana Pola Makan Ibu Menyusui yang Paling Tepat

3. Siapkan Strategi Terbaik

adult-conference-room-cooperation-1181360.jpg

Tentu akan lebih baik kalau sesi langsung lebih banyak dibandingkan dengan memompa. Apalagi tidak ada kemampuan alat pompa ASI yang sebanding dengan kekuatan si kecil meyusu.

Cobalah menyusui sebelum berangkat kerja dan segera setelah sampai di rumah untuk menjaga agar persediaan susu tetap terjaga.

4. Pompalah Tiga Jam Sekali Selama di Tempat Kerja

Sangat dianjurkan untuk memompa minimal tiga jam sekali untuk menjaga persediaan ASI. Tandai kalender dan usahakan untuk konsisten.

Pilahlah pekerjaan yang bisa dikerjakan sambil memompa, sementara dahulukan pekerjaan yang memang tidak bisa di saat waktu utama bekerja tanpa memompa.

Baca Juga : Hal-hal yang Paling Dirindukan Oleh Seorang Ibu Setelah Masa Menyusui

(TPW/CAR)

Artikel Terkait