BALITA DAN ANAK
22 April 2020

4 Tips Merawat Luka Jatuh pada Balita, Catat!

Moms wajib tahu nih, tipsnya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sudah tak terhitung berapa kali Moms mengingatkan Si Kecil agar berhati-hati saat bermain supaya ia tidak jatuh. Namun, tak terhitung pula sudah berapa kali ia terjatuh saking aktif dan bersemangatnya bermain di dalam maupun di luar ruangan.

Balita terjatuh adalah suatu hal yang normal, Moms. Dalam lembar fakta berjudul Children and Falls yang diterbitkan oleh lembaga kesehatan dunia WHO disebutkan bahwa terjatuh adalah bagian normal dari perkembangan seorang anak, yang mencakup belajar berjalan, memanjat, berlari, melompat, dan menjelajahi lingkungan fisik.

Dikutip dari situs web Reuters, di Amerika Serikat, kasus anak usia 4 tahun ke bawah terjatuh paling banyak disebabkan oleh terjatuh dari sofa dan tempat tidur. Temuan itu berdasarkan hasil sebuah studi yang disampaikan dalam konferensi tahunan American Academy of Pediatrics di Orlando, Florida.

Dr. Viachaslau Bradko, salah satu peneliti dalam studi tersebut yang juga merupakan dokter spesialis ortopedi bedah di Texas Children’s Hospital di Houston, mengingatkan orang tua agar tidak meninggalkan bayi atau balita di sofa dan tempat tidur tanpa pengawasan.

Tips Merawat Luka Jatuh pada Balita

Meski Moms tetap wajib mengingatkan Si Kecil agar berhati-hati saat bermain, Moms juga perlu memahami tips merawat luka jatuh pada balita yang benar. Ini penting antara lain untuk mencegah luka terinfeksi kuman atau bakteri.

Berikut panduan tips merawat luka jatuh pada balita.

Baca Juga: Kenapa Bekas Luka Terasa Gatal? Pertanda Luka Mau Sembuh?

1. Bersihkan Luka Menggunakan Kain Bersih yang Sudah Dibasahi

Tips merawat luka si Kecil akibat jatuh (1).jpg

Foto: allencountyhealth.com

Moms dapat menekan-nekan luka secara lembut menggunakan kain tersebut. Bila Si Kecil takut melihat darah yang mengalir, Moms dapat menggunakan kain berwarna gelap sehingga warna darah tidak terlalu terlihat.

Selain itu, Moms dapat meminta balita menonton televisi atau tayangan di gawai agar perhatiannya teralihkan dari luka atau rasa nyeri.

2. Bersihkan Luka di Bawah Air yang Mengalir

Tips merawat luka si Kecil akibat jatuh (2).jpg

Foto: verywellfamily.com

Bila banyak kotoran besar pada luka anak, sebaiknya luka dibersihkan di bawah air yang mengalir, kalau bisa bersuhu hangat.

Untuk mengalihkan perhatian Si Kecil yang kesakitan, Moms dapat mencoba trik pengalih perhatian nomor 1.

Baca Juga: 7 Jenis Essential Oil untuk Menyamarkan Bekas Luka

3. Selalu Sedia Plester Berwarna-warni atau Bermotif Karakter

Tips merawat luka si Kecil akibat jatuh (3).jpg

Foto: cpmgsandiego.com

Setelah luka dibersihkan dengan air, keringkan, lalu tutup luka dengan plester berwarna-warni atau bermotif karakter yang sangat disukai balita.

Minta Si Kecil memilih sendiri motif plester yang akan menutup lukanya, dan ia pasti akan senang sekali.

4. Ganti Plester secara Berkala

Manfaat madu untuk anak - menyembuhkan luka.jpg

Foto: doctordoctor.com.au

Tips merawat luka jatuh pada balita ini penting agar luka tidak menjadi kotor, Moms. Plester dapat diganti setidaknya sekali dalam sehari.

Jika luka sudah berubah wujud menjadi luka kering, luka tidak perlu ditutup plester lagi. Ingatkan Si Kecil untuk tidak menggaruk luka kering karena itu tandanya luka akan sembuh.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Luka Kehitaman

Selain memahami tips merawat luka jatuh pada balita, Moms juga perlu tahu kapan membawa balita ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Simak panduan dari Ethan Wiener, M.D., kepala pengobatan darurat pediatri di NYU Langone Health di New York berikut Moms: bawa Si Kecil ke IGD atau UGD bila sobekan lukanya cukup dalam sehingga terlihat jaringan dalam, ligamen, atau tulang; jika perdarahan cukup deras dan tidak berhenti dalam 15 menit; atau jika terdapat benda asing yang menancap di luka.

(AN)

Artikel Terkait