KESEHATAN
28 Juni 2016

4 Treatment Tradisional Untuk Neuropati

Masih ada harapan untuk sembuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (serenata.rosalia)
Disunting oleh (serenata.rosalia)

Neuropati merupakan istilah bagi kerusakan saraf yang disebabkan oleh penyakit sistemik seperti diabetes atau hipertensi. Gejala-gejala yang ditunjukkan antara lain adalah kulit yang menjadi sensitif, rasa terbakar, mati rasa, dan otot-otot yang mengecil. Kondisi ini tentunya menyulitkan penderita karena menghambat mobilitas. Perempuan lebih rawan terserang neuropati khususnya mereka yang menginjak usia 40 tahun. Namun, belum terlambat untuk berjuang melawannya. Berikut 4 treatment tradisional yang bisa Anda coba:

Massage

Neuropati membuat penderitanya merasa tak ingin disentuh karena rasa yang timbul dari sentuhan sangat menyiksa. Tetapi di tangan terapis yang tepat rasa sakit tersebut akan hilang dan tergantikan oleh rileksasi. Di tahun 2011 terapi ini disetujui sebagai alternatif yang tepat untuk merawat penderita neurophati. Massage mampu melemaskan otot-otot yang tegang, menghilangkan pegal linu di bagian bawah punggung, dan mengurangi tingkat kegelisahan.

Akupuntur

Metode pengobatan tradisional asal Tiongkok ini sejak 2010 telah terbukti ampuh mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh neuropati. Sama seperti massage, metode yang digunakan adalah fokus kepada titik titik saraf tertentu pada tubuh penderita.

Taichi

Seni beladiri asal negara panda ini telah populer sebagai sarana terapi di dunia kesehatan. Olahraga yang dilakukan secara masal ini membalut meditasi ke dalam sebuah gerakan. Setiap gerakan dilakukan secara perlahan namun berenergi. Manfaat yang ditimbulkan antara lain menjaga fleksibilitas tubuh, stamina, tekanan darah, jantung, dan tentunya kekuatan mengontrol emosi.

Meditasi

Meditasi menjadi alternatif terakhir apabila tiga metode di atas tidak ampuh meredakan rasa sakit. Dalam meditasi Anda akan mengerahkan seluruh pikiran untuk mengontrol diri dari rasa sakit. Bagaimana hal ini bisa berhasil? Bayangkan diri Anda dalam kondisi terburuk, sebuah kecelakaan mobil misalnya. Anda berada di kursi driver dan sang buah hati terjebak di bagian belakang. Apa yang akan Anda lakukan? Pastinya mencoba sepenuh hati dan tenaga untuk menyelamatkan buah hati tercinta. Ketika imajinasi tersebut berlangsung, maka pikiran Anda sejenak telah berhasil menguasai rasa sakit. Penelitian di tahun 2010 mengungkapkan bahwa 40% penderita yang menjalani meditasi berangsur membaik dalam tiga hari.

(SR)

Sumber: womenshealth.com | mayoclinic.org

Foto: chinaremedy

Artikel Terkait