BALITA DAN ANAK
19 September 2019

5 Alasan Orang Tua Harus Jalan-Jalan dengan Anak

Membantu mengembangkan kemampuan anak dengan praktik langsung.
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Travelling bersama anak itu seru lho Moms. Ada banyak alasan mengapa orang tua harus travelling bersama anak-anak. Jika khawatir akan keamanan, tenang saja, ada banyak cara juga kok untuk jalan-jalan bersama buah hati kita.

Waktu yang tepat, tentu saat liburan akhir semester atau liburan akhir tahun. Waktu-waktu ini merupakan waktu yang tepat untuk mengisi liburan anak dengan kegiatan yang menyenangkan. Bisa hanya dengan mengunjungi vila saja, bermain di pantai, atau mencoba mengunjungi negara baru.

Baca Juga: Dukung Tumbuh Kembang Anak dengan Berenang

Mungkin memikirkan untuk jalan-jalan bersama anak kita saja sudah membuat kita merasa lelah dan terkadang takut. Meskipun benar, akan ada banyak tantangan unik ketika jalan-jalan bersama Si Kecil, namun pengalaman yang didapatkan tentu akan lebih besar.

Karena untuk mendidik anak menjadi pribadi yang kuat, cerdas, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan baik, lingkungan luar adalah tempat yang tepat. Jadi, jika Moms dan Dads berencana untuk mengadakan liburan keluarga, alasan orang tua harus jalan-jalan dengan anak ini mungkin akan membantu.

1. Belajar Mengenal Budaya Lain

jalan-jalan dengan anak

Foto: bootsnall.com

Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengenalkan anak pada budaya lain, selain mengajak mereka merasakannya secara langsung. Pengenalan budaya lain pada anak sejak dini, berguna agar Si Kecil dapat berinteraksi dengan nyaman dan menjalin persahabatan dengan hal yang berbeda.

Baca Juga: 4 Alasan Anak Harus Bergaul Dengan Teman Dari Beragam Latar Belakang Budaya

Kemampuan untuk beradaptasi ini sangat dibutuhkan anak ketika mereka beranjak dewasa dan menghadapi dunia nyata.

2. Pembelajaran secara Langsung Melalui Pengalaman

jalan-jalan dengan anak

Foto: minitime.com

Sering jalan-jalan dengan anak berarti Si Kecil akan bertemu orang baru, tempat baru, dan budaya baru. Ketika di sekolah anak diajarkan belajar melalui buku, ada banyak hal lainnya yang sebenarnya harus anak pelajari selain membaca.

Jalan-jalan dengan anak menawarkan pengalaman langsung dengan dunia nyata dari apa yang sudah anak pelajari sebelumnya. Selama perjalanan, anak memiliki kesempatan untuk belajar langsung mengenai pertanian, praktik adat, memasak, dan banyak lagi.

Dengan begini, anak akan mendapatkan kemampuan baru selama perjalanan yang dilakukan bersama orang tua.

3. Pengembangan Otak Anak

jalan-jalan dengan anak

Foto: musafir.com

Apa yang tidak kita sadari adalah bahwa mengajak anak menikmati liburannya, dapat membantu pengembangan otak anak.

Hal ini dikarenakan dalam liburan keluarga, kita melatih dua sistem genetik yang tertanam jauh di dalam area limbik otak anak, yang tidak bisa dilakukan di rumah, yaitu sistem ‘Bermain’ dan sistem ‘Pencarian’.

Baca Juga: Yuk, Coba 5 Cemilan Sehat Untuk Perkembangan Otak Anak

Misalnya sistem ‘Bermain’ otak anak akan terlatih setiap kita mengubur kaki anak dalam pasir, menggelitik kaki anak, atau menggendong anak di punggung.

Sedangkan, sistem ‘Pencarian’ anak akan terlatih setiap kita mengeksplor hal-hal baru, seperti hutan, pantai, atau desa tersembunyi.

Sistem otak ini ditemukan oleh Profesor Jaak Panksepp, ilmuwan saraf terkemuka dunia di Washington State University.

“Kita dapat memilih kegiatan dan upaya untuk melepaskan oksitosin yang disimpan dalam diri kita. Zat penyembuhan yang luar biasa ini tersimpan di dalam diri kita dan hanya perlu mempelajari banyak cara untuk dapat difungsikan,” jelas Jaak Panksepp.

4. Meningkatkan Konsentrasi

jalan-jalan dengan anak

Foto: telegraph.co.uk

Penelitian menunjukan ada peningkatan perhatian dan konsentrasi anak setelah berada di alam bebas selama 20 menit awal. Tempat bermain alam ini bahkan lebih baik daripada pengobatan medis untuk anak yang mengidap ADHD.

Ada juga bukti bahwa berjalan bersama dalam lingkungan yang hijau akan menenangkan tubuh, menurunkan tekanan daran dan hormon stress, bahkan kolesterol.

5. Membantu Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak

jalan-jalan dengan anak

Foto: thomsonmedical.com

Jalan-jalan dengan anak, baik itu di dalam negeri, di luar negeri, maupun dekat dengan rumah, akan memberikan anak kesempatan untuk mengembangkan rasa percaya dirinya yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya anak pertama bisa menunjukan betapa beraninya ia kepada adiknya dan dorongan rasa percaya diri yang dihasilkan akan mengikuti sepanjang hidup mereka.

Orang tua harus ingat bahwa setiap anak menghadapi tantangan yang dihadapinya dengan cara yang berbeda. Jadi, jangan dipaksa dan biarkan mereka melaluinya dengan cara yang terbaik.

(AWD)

Artikel Terkait