RUPA-RUPA
7 Desember 2019

5 Bahaya Bulu Kucing di Rumah, Bisa Toksoplasmosis!

Bahkan bisa berakibat fatal untuk ibu hamil
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, simak 5 bahaya bulu kucing di rumah. Memiliki hewan peliharaan merupakan hobi bagi sebagian besar orang. Hewan peliharaan yang banyak diincar adalah kucing dan anjing. Kedua hewan ini memang sangat lucu dan imut, bahkan bisa mengerti perkataan pemeliharanya.

Makanya, para pemelihara bahkan tidak segan untuk berbagi makanan dan tempat tidur dengan hewan-hewan peliharaannya ini.

Di Amerika, survei menunjukkan bahwa 62% pemelihara kucing tidur dengan hewan peliharaan mereka di tempat tidur.

“Hewan peliharaan ini bisa memiliki beberapa kuman, cacing, dan kutu yang menjijikan,” jelas Bruno B. Chomel, profesor Sekolah Obat Veteriner dari University of California.

Baca Juga: Bayi Sering Bermain dengan Hewan Peliharaan, Boleh Tidak?

Padahal sebenarnya bulu kucing bisa menimbulkan bahaya kesehatan lho Moms. Menurut jurnal CDC Emerging Infectious Diseases, berbagi tempat istirahat kita dengan hewan peliharaan mungkin menjadi sumber kenyamanan psikologis, tetapi hal ini juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

Apa saja bahaya bulu kucing yang bisa ditimbulkan? Yuk kita simak di bawah ini.

Bahaya Bulu Kucing

1. Wabah Pes

bahaya bulu kucing

Foto: medicalnewstoday.com

Bahaya bulu kucing yang pertama adalah risiko penyakit pes atau sampar dari kutu yang ada pada bulu kucing.

Bruno B. Chomel menceritakan berbagai kasus wabah yang terkait dengan orang yang tidur dengan kucing. Salah satunya adalah seorang bocah lelaki berusia 9 tahun dari Arizona yang tidur dengan kucingnya yang sakit.

Bulu kucing dan anjing dapat membawa kutu pes tanpa menunjukkan gejala penyakit.

2. Penyakit Chagas

bahaya bulu kucing

Foto: pinterest.com

Akibat bahaya bulu kucing adalah penyakit chagas, yang merupakan penyakit yang berpotensi fatal yang disebabkan oleh parasit protozoa. Ini biasanya disebarkan karena kita "mencium kutu" dan serangga penghisap darah lainnya.

Baca Juga: Kesetiaan Jadi Alasan, Ini 5 Artis yang Memelihara Anjing dan Menyayanginya

Tetapi satu studi dari Argentina menunjukkan bahwa orang yang memiliki anjing dan kucing berisiko lebih tinggi terhadap penyakit ini dan tingkat infeksi secara signifikan lebih tinggi bagi mereka yang tidur dengan kucing serta anjing.

3. Penyakit Cakar Kucing

bahaya bulu kucing

Foto: medium.com

Jenis penyakit ini juga merupakan salah satu akibat dari bahaya bulu kucing. Saat kamu mengelus bulu kucing kemudian menyeka bagian mata kamu menggunakan tangan yang sudah terkontaminasi bakteri, hal ini bisa terjadi.

Biasanya hal ini akan diikuti dengan munculnya sebuah benjol kecil dalam waktu sekitar 10 hari. Benjolan ini diikuti dengan gejala mual, muntah, demam, menggigil, lelah, peradangan, dan rasa nyeri pada bagian kelenjar getah bening.

Bahkan bagi mereka yang mengalami gangguan daya tahan tubuh, kondisi ini bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang lebih serius.

4. Alergi Kucing

bahaya bulu kucing

Foto: pinterest.com

Pada skala ringan, seseorang yang memiliki alergi kucing akan bersin dan gejala yang lebih parah bisa berupa mengi jika menghirup bulu kucing.

Reaksi-reaksi ini akan terjadi jika orang yang sensitif memasuki ruangan di mana kucing pernah berada di tempat itu, bahkan jika kucing itu sudah tidak ada. Alergi dan sensitivitas ini terjadi karena bulu kucing yang masih tertinggal.

Baca Juga: Waspadai Alergi Saat Hamil

5. Toksoplasmosis

bahaya bulu kucing

Foto: babycentre.com

Kucing adalah inang alami jenis parasit ini, dan kotorannya dapat membawa jutaan telur parasit.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebagian besar orang yang menderita toksoplasmosis tidak pernah memiliki gejala sama sekali. Namun lebih dari 60 juta orang di Amerika Serikat terinfeksi parasit ini.

Pada wanita hamil, penyakit ini bisa membahayakan janin dalam kandungan jika terinfeksi. Jadi berhati-hati ya Moms.

Itu dia beberapa akibat bahaya bulu kucing. Terus berhati-hati ya Moms.

(AWD/DIN)

Artikel Terkait