2-3 TAHUN
30 Desember 2018

5 Cara Ajarkan Anak Bersyukur dengan Apa yang Mereka Miliki

Tanamkan kebiasaan bersyukur dari hal kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Meski pada umumnya balita masih memiliki sifat egosentris yang kuat, mengajarkan anak bersyukur tetap harus dilakukan sedini mungkin,.

Penulis buku What Do You Stand For? For Kids, Barbara Lewis, merekomendasikan setiap Moms untuk mulai mengajarkan anak bersyukur saat dia berusia 15 hingga 18 bulan.

Ini adalah usia saat anak mulai memahami bahwa dia adalah pribadi yang terpisah dari Moms dan Dads.

Manfaat mengajarkan anak bersyukur juga tidak hanya membantu buah hati tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak manja lho, Moms.

Studi yang dilakukan oleh Dr. Robert A. Emmons dari University of California mengungkapkan bahwa memupuk rasa syukur dapat memberikan banyak efek positif dalam hidup anak hingga dewasa nanti, seperti:

- Meningkatkan kebahagiaan sebesar 25 persen.

- Merasa lebih bahagia dalam menjalankan hidup.

- Kepuasan hidup yang tinggi.

- Tingkat kepercayaan diri, harapan, empati, dan optimisme yang lebih tinggi.

- Sikap lebih positif terhadap keluarga dan sekolah.

- Hubungan yang lebih berkualitas dengan orang lain.

Nah, berikut adalah beberapa cara mudah yang bisa Moms lakukan untuk mengajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya.

Gunakan Dalam Percakapan Sehari-hari

5 cara ajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya 1

Ungkapan “bisa karena biasa” juga berlaku untuk menumbuhkan rasa syukur dalam diri balita.

Jadi, setiap hari Moms bisa mencari kesempatan untuk mengajak balita bersyukur atas berbagai hal kecil dalam keseharian yang sering dianggap lalu.

Sebagai contoh, Moms bisa mengatakan “Syukurlah hari ini cuaca cerah, jadi kita bisa bermain di taman.” atau “Nyaman rasanya, bisa minum teh hangat saat sedang hujan.”

Bukan hanya rasa syukur yang akan tertanam dalam pola pikir dan perilaku balita.

Lambat laun Si Kecil juga akan memahami bahwa kebahagiaan tidak hanya datang dari hadiah atau mainan baru.

Baca Juga: Ini 4 Akibat Buruk Jika Memaksa Balita Untuk Meminta Maaf

Berikan Tanggung Jawab

5 cara ajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya 2 (1)

Setiap orang tua tentu ingin anaknya bahagia, tapi bukan berarti semua yang dia inginkan harus selalu dilayani dan dituruti begitu saja.

Rasa syukur baru akan tumbuh saat anak bisa menghargai usaha, kerja keras, dan perhatian dari orang lain.

Untuk itu, Moms bisa mulai melibatkannya dalam tugas rumah tangga sederhana yang sesuai dengan usianya.

Misalnya menaruh baju kotor di keranjang atau memberi makan binatang peliharaan

Mengetahui besarnya usaha yang harus dilakukan untuk menjaga rumah agar tetap nyaman dan bisa menikmati makanan sehat pasti akan membuat anak lebih bersyukur.

Biasakan Berbagi

5 cara ajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya 3

Tahukah Moms, berbagi adalah salah satu wujud paling nyata dari rasa syukur?

Nah, untuk membiasakan anak berbagi dan bersyukur dengan apa yang dimilikinya, Moms bisa secara rutin memberikan contoh nyata sambil mengajak balita untuk melakukan beberapa hal berikut:

- Menyumbangkan pakaian dan mainan bekas layak pakai.

- Membantu tetangga lansia membersihkan halaman.

- Berbagi nasi bungkus.

- Membuatkan kue untuk anak di panti asuhan.

Batasi Pemberian Barang dan Hadiah

5 cara ajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya 4

Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi selalu memberikan apa yang anak inginkan, saat mereka menginginkannya, akan membuat mereka kurang bersyukur dan menghargai apa yang sudah dimilikinya.

Untuk mengajarkan anak bersyukur, Moms perlu mulai mendorong balita untuk berkontribusi aktif dalam mendapatkan apa yang diinginkannya.

Sebagai contoh, dengan menghapalkan seluruh alfabet atau membereskan mainannya sendiri selama seminggu penuh.

Baca Juga: Begini Cara Membiasakan Anak Ucapkan Tolong, Terima Kasih, dan Maaf

Biasakan Berterima Kasih

5 cara ajarkan anak bersyukur dengan apa yang dimilikinya 5

Moms, sudahkah membiasakan anak untuk berterima kasih?

Membiasakan anak mengucapkan terima kasih bukan hanya akan mengajarkannya tentang kesopanan, tapi juga membantunya lebih bersyukur atas hadiah maupun perhatian istimewa yang diberikan oleh orang lain.

Untuk itu, berikan contoh bahwa ada selalu ada kesempatan untuk mengucapkan terima kasih, seperti pada pelayan restoran yang membawakan makanan, kasir yang melayani pembelian, atau asisten rumah tangga yang bekerja di rumah.

Agar lebih efektif dalam mengajarkan anak bersyukur, tentu saja orang tua juga harus memberikan contoh nyata dengan pola pikir dan perilaku bersyukur ya, Moms.

Nah, apa Moms tahu cara lain untuk menumbuhkan rasa syukur dalam diri balita?

(WA)

Artikel Terkait