PERNIKAHAN & SEKS
22 November 2018

5 Cara Memperbaiki Hubungan dengan Suami Setelah Bertengkar

Jangan biarkan pertengkaran berlarut-larut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Bertengkar dengan suami mungkin menjadi hal yang kerap terjadi. Namun, Moms tak perlu merasa bersalah saat bertengkar dengan suami.

Sebab dengan memperbaiki hubungan setelah bertengkar maka Moms akan memiliki hubungan yang semakin kuat. Tinggal bagaimana Moms dan pasangan mengatasi hubungan setelah bertengkar.

Menurut Holly Parker, Ph,D, seorang psikolog dan dosen Harvard mengungkapkan bahwa adu pendapat sebenarnya adahal hal yang baik untuk meningkatkan hubungan.

Baca Juga : 5 Hal yang Bikin Suami Tambah Cinta

Tetapi hal ini bisa berdampak buruk jika penyampaiannya dengan emosi. Hal ini lah yang memicu kebencian serta kata-kata negatif yang berujung pertengkaran.

Menurut Parker, bertengkar dengan suami biasanya dipicu oleh cara penyampaian yang salah.

Begini cara memperbaiki hubungan dengan suami setelah bertengkar : 

1. Segera membalikkan keadaan

shutterstock 1124236436

Salah satu cara memperbaiki hubungan setelah bertengkar adalah segera membalikkan keadaan. Atur emosi dengan segera agar bisa menyelesaikan masalah atau perbedaan yang dialami.

“Jangan biarkan perkelahian berlangsung dengan lama. Dengan cara ini, masalah yang berat sekalipun bisa dihadapi dengan mudah,” tambah Parker.

2. Berikan perhatian

shutterstock 521491792

Moms dan pasangan juga harus segera membuka diri untuk tetap memberikan perhatian satu sama lain. Sesaat setelah bertengkar, coba untuk tetap perhatian pada pasangan.

Rachel A. Sussman, seorang psikoterapis mengungkapkan banyak pasangan yang jadi cuek setelah bertengkar. “Padahal emosi yang terus menerus itu akan membuat pertengkaran terus terjadi,” tambahnya. Jangan beri dia bahu dingin.

3. Ungkapkan perasaan

shutterstock 579188659

“Apa yang terjadi hari ini, biarlah hari ini.” Pepatah ini perlu Moms terapkan setelah bertengkar dengan suami. Sebab, jangan sampai Moms terus menerus mengingat atau menyimpan dendam pada pasangan saat bertengkar.

“Jika merasa terganggu dengan kata-kata pasangan segera ungkapkan. Jika hanya menyimpannya saja, kita cenderung mengingat hal buruk tentang pasangan,” ujar Michelle Golland, PsyD, seorang psikolog klinis di Los Angeles.

Setelah bertengkar usahakan jangan terlalu lama mengambil waktu sendiri. Sebab, bisa jadi Moms hanya dikelilingi oleh asumsi semata. Padahal Moms perlu menjalin komunikasi yang baik dengan suami untuk mengetahui titik masalahnya.

Jika Moms merasa bersalah, segeralah ungkapkan permintaan maaf ketimbang mencoba mengambil waktu sendiri terlalu lama.

Baca Juga : 3 Hal Yang Harus Diucapkan Pada Suami Setiap Hari Agar Tetap Mesra

4. Jangan mencari-cari alasan yang dapat kembali memicu pertengkaran

shutterstock 530803876 (1)

Hal lain yang perlu diperhatikan setelah bertengkar dengan suami adalah jangan sampai mencari-cari alasan yang dapat memicu pertengkaran.

Sebuah studi dari University of California mengungkapkan bahwa pasangan yang kurang tidur mungkin lebih sering bertengkar. Permasalahannya mungkin ada pada diri Moms yang sedang lelah.

Jadi, jangan sampai setelah bertengkar Moms justru mencari pembelaan karena masalah yang dihadapi. Justru Moms harus terbuka pada pasangan mengenai hal-hal yang sedang dirasakan serta dipikirkan.

5. Jangan menghindar dari masalah

shutterstock 141473515

Hal terakhir yang perlu Moms lakukan untuk memperbaiki hubungan setelah bertengkar adalah jangan menghindar saat ingin menyelesaikan masalah.

Moms dan pasangan harus mengetahui betul apa yang jadi penyebab pertengkaran dan apa solusinya. Masalah harus segera diselesaikan agar kejadian pertengkaran serupa tidak lagi terulang.

Jadi, cara apa yang Moms lakukan untuk memperbaiki hubungan setelah bertengkar dengan suami?

(GSA)

Artikel Terkait