2-3 TAHUN
2 Agustus 2019

5 Cara Mencegah Bibir Balita Pecah-Pecah

Bibir balita pecah-pecah dan kering, pertanda apa ya?
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Bibir balita pecah-pecah dan kering pada umumnya adalah pertanda bagi anak-anak jikalau ada masalah pada tubuhnya.

Misalnya, menurut dr. Wilma Bergfeld, seorang ahli dermatologi dari the Cleveland Clinic, jika sudut mulut mengalami keretakan sehingga menyebabkan luka, ini menandakan kekurangan vitamin A dan B terutama B2, B6, dan asam folat.

Untuk itulah dianjurkan banyak makan buah dan sayur yang mengandung vitamin A atau B.

Selain itu, bibir juga bukan bagian tubuh yang seringkali mendapat perhatian, padahal kulitnya lebih tipis dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Oleh karena itu, bibir sangat rentan terhadap udara dingin dan kering, baik dari dalam dan luar luar tubuh, angin, dan matahari.

Apalagi kalau ditambah air liur bayi, mengisap ibu jari, atau menggunakan dot. Lebih cepat pulalah bibir balita pecah-pecah.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah bibir balita pecah-pecah. Berikut ini adalah daftarnya!

Jaga agar Tetap Lembap

Anak-anak usia 1 hingga 3 tahun membutuhkan setidaknya 5,5 gelas cairan setiap hari, tetapi tidak semua harus berupa air.

Anak bisa mendapatkan asupan cairan berupa minuman sehat seperti susu dan jus buah, dan makanan dengan kadar air yang tinggi, seperti semangka dan sup.

Dengan konsumsi air yang cukup, bibir Si Kecil tetap sehat.

Lembapkan Seluruh Rumah

Jika udara di dalam rumah kering, pertimbangkan untuk menggunakan pelembap ruangan di tempat anak tidur dan bermain.

Pastikan untuk membaca instruksi tentang membersihkan pelembap untuk mencegah bakteri dan jamur, dan jauhkan pelembab dari jangkauan anak-anak.

Dengan ruangan yang lembap, bukan hanya si kecil yang akan sehat, namun seluruh keluarga.

Cobalah Berhenti Menjilat Bibir

Saat bibir balita pecah-pecah, reaksi alami adalah mencoba melembabkannya dengan lidah. Namun, ini kontraproduktif karena bibir basah menyebabkan lebih pecah-pecah saat mengering.

Jika Moms melihat anak menjilati bibirnya, ingatkan dia untuk berhenti.

Moms juga dapat mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan keinginan untuk menjilat dengan menggosok bibir secara lembut dengan sikat gigi yang bersih dan lembut ketika mereka bersisik.

Usap Mulutnya

Untuk membantu mencegah dan menyembuhkan bibir balita pecah-pecah, cobalah untuk menyeka mulut agar tetap kering sepanjang hari dan setelah makan dan camilan.

Gunakan Lip Balm

Jangan menunggu tanda-tanda pecah-pecah untuk mengaplikasikan lip balm. Aplikasikan secara rutin melapisi bibir dan area langsung di sekitarnya untuk mencegah pengeringan.

Dianjurkan untuk menggunakan lip balm berbahan dasar minyak atau lilin lebah, karena opsi ini aman digunakan pada balita. Ia akan menutup kelembaban dan melindungi bibir dari paparan elemen.

Dokter anak menyarankan menggunakan lip balm yang juga mengandung tabir surya karena bibir sangat rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV.

Nah, itu dia cara mencegah bibir balita pecah-pecah. Sekarang, Moms jangan khawatir lagi, ya?

(TPW)

Artikel Terkait