3-12 BULAN
9 Oktober 2019

5 Cara Mengatasi Bayi Mendengkur Saat Tidur

Cukup dengan cara mudah dan sederhana
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Napas bayi baru lahir sering kali terdengar berisik, terutama ketika mereka sedang tidur.

Pernapasan bayi bisa terdengar seperti mendengkur, bahkan terkadang memang benar-benar mendengkur.

Dalam kebanyakan kasus bayi mendengkur bukanlah tanda dari kondisi yang berbahaya.

Pada dasarnya, bayi memiliki lubang hidung yang sangat kecil sehingga ketika hidungnya kering atau berlendir dapat membuat mereka mendengkur atau nafasnya terdengar berisik.

Baca Juga : Ini 6 Cara Agar Bayi Tidur Teratur dan Nyenyak di Malam Hari

Seiring bertambahnya usia, pernapasan bayi biasanya menjadi lebih tenang.

Baca artikel ini hingga selesai untuk mengetahui solusi mengatasi bayi mendengkur yang dapat Moms terapkan pada Si Kecil.

Namun, jika belakangan ini bayi mulai mendengkur disertai dengan gejala lain, Moms harus memastikan bahwa itu bukanlah indikasi dari kondisi yang lebih serius.

1. Sesuaikan Posisi Tidur Bayi

5 cara mengatasi bayi mendengkur saat tidur 1

Foto: romper.com

Cobalah mengubah posisi bayi ketika ia tidur. Kebanyakan bayi cenderung mendengkur ketika mereka tidur telentang atau tengkurap.

Para ahli menganggap bahwa tidur menyamping dapat membantu untuk menghentikan dengkuran pada beberapa bayi.

Akan tetapi, mengingat posisi tidur yang disarankan dan aman untuk mencegah SIDS pada bayi dari American Academy of Pediatrics (AAP) adalah posisi menyamping.

Maka Moms dapat menyiasatinya dengan memiringkan kepala Si Kecil ke satu sisi dan perhatikan apakah cara ini membantu.

Jika cukup membantu, jangan lupa untuk sering mengubah sisi kemiringannya.

Sedikit menundukkan kepala bayi dengan bantal di bawah kasur juga dapat membantu melancarkan pernapasan dan membantunya tidur lebih nyenyak.

2. Bersihkan Hidung Bayi

5 cara mengatasi bayi mendengkur saat tidur 2

Foto: verywellhealth.com

Membersihkan hidung bayi menggunakan semprotan hidung khusus bayi (salty nasal spray) dapat membantu bayi untuk bernapas dengan lebih mudah.

Moms dapat membelinya di apotek atau membuat semprotan sendiri dengan menambahkan seperempat sendok teh garam ke dalam air murni dengan takaran sekitar 8 ons cairan.

Moms harus memasukkan beberapa tetes saline setiap hari ke hidung bayi yang kotor atau tersumbat.

Moms juga harus mengeluarkan cairan dari hidung bayi melalui nasal aspirator.

Baca Juga : Si Kecil Tidak Mau Tidur di Boks Bayi, Bagaimana Mengatasinya?

3. Gunakan Alat Penguap

5 cara mengatasi bayi mendengkur saat tidur 3

Foto: motherhow.com

Alergi musiman atau hidung tersumbat karena pilek dapat menyebabkan bayi mendengkur.

Menggunakan alat penguap (vaporizer atau humidifier) dapat membantu meringankan hidung tersumbat dan mendengkur di malam hari.

Namun, perhatikan bahwa menggunakan vaporizer kabut panas dapat menyebabkan uap terbakar.

Jadi pastikan vaporizer yang Moms gunakan memiliki pengaturan dingin untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

4. Hilangkan Alergen di Kamar Bayi

5 cara mengatasi bayi mendengkur saat tidur 4

Foto: flickr.com

Pastikan kamar bayi bersih dan bebas dari debu untuk mencegah pilek, hidung tersumbat, dan masalah pernapasan lainnya yang dapat memicu bayi mendengkur atau mendengus. Jangan gunakan karpet tebal yang dapat menjadi sarang debu.

5. Pemeriksaan dan Saran Perawatan Medis

5 cara mengatasi bayi mendengkur saat tidur 5

Foto: nypost.com

Meskipun pemeriksaan biasanya disarankan untuk anak yang lebih besar, ini merupakan prosedur yang mungkin diperlukan jika anak memiliki masalah mendengkur yang dimulai sejak bayi.

Jika Si Kecil perlu menjalani pemeriksaan medis seperti polysomnogram, The National Sleep Foundation merekomendasikan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

Disarankan pula bagi Moms dan Dads untuk memberikan dukungan selama pemeriksaan berlangsung.

Misalnya dengan tidur bersama Si Kecil, mengenakan piyama yang sama dan lain sebagainya. Ini akan membuat bayi tidak merasa seperti sedang menjalani pemeriksaan.

Adapun beberapa pemeriksaan medis lainnya untuk mengatasi mendengkur pada bayi dan anak-anak termasuk uji endoskopi untuk memeriksa jalan napas, tes fungsi paru (PFT) untuk mengevaluasi paru-paru, CT scan, tes MRI, serta pemeriksaan suara dan kemampuan menelan.

Baca Juga : Bolehkah Bayi Tidur dengan Posisi Tengkurap?

Mendengkur pada bayi jarang terjadi akibat kondisi medis yang serius. Hidung tersumbat menjadi penyebab paling umum pada bayi mendengkur.

Di mana kondisi ini dapat diatasi dengan pengobatan rumahan sederhana atau bahkan tidak memerlukan perawatan sama sekali.

Sementara septum atau laryngomalasia mungkin juga tidak memerlukan perawatan apapun.

Namun, jika Moms khawatir dengan kebiasaan mendengkur Si Kecil, konsultasikan kondisinya dengan dokter anak.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan menyarankan tindakan yang mungkin perlu dilakukan.

(RGW)

Artikel Terkait