BAYI
20 Februari 2020

5 Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi dengan Cepat

Cegukan seringkali membuat kita tidak nyaman, bagaimana dengan cegukan pada bayi ya?
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Orami

Cegukan pada bayi disebabkan oleh kontraksi diafragma dan penutupan pita suara yang cepat. Penutupan pita suara yang cepat inilah yang menciptakan suara cegukan.

Seperti yang dikatakan oleh Profesor bidang Pediatric di University of Texas Health Science Center di Houston, Lynnette Mazur, cegukan pada bayi biasanya terjadi pada saat makan atau minum. Lambung yang terlalu penuh menekan diafragma ke atas sehingga bayi mengalami cegukan.

Kondisi ini juga bisa disebabkan karena ia kekenyangan setelah menyusu.

Karena cegukan cenderung mengganggu orang dewasa, banyak orang menganggap cegukanpada bayi juga mengganggu. Namun, bayi biasanya tidak terpengaruh saat mengalami cegukan.

Faktanya, banyak bayi bisa tidur dengan nyenyak tanpa terganggu dengan kondisi tersebut dan cegukan pada bayi jarang mengganggu atau berdampak pada pernapasan bayi.

Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi

Tapi, kendati begitu, rasanya kasihan ya Moms melihat Si Kecil terus menerus cegukan. Tidak ada salahnya kita membantu menghentikannya.

Ternyata, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi cegukan pada bayi. Berikut ulasannya.

Baca Juga: Yuk Cari Tahu 10 Manfaat Baby Yoga untuk Perkembangan Bayi

1. Bantu Bayi Bersendawa

cara mencegah cegukan dengan cepat.jpg

Istirahat dari menyusui, biarkan Si Kecil bersendawa, sehingga bisa membantu menghilangkan cegukan, karena bersendawa dapat menghilangkan kelebihan gas yang mungkin menyebabkan cegukan pada bayi.

Posisikan bayi dengan tegak, bersendawa akan membantu meredakan cegukannya. American Academy of Pediatrics menyarankan sendawakan bayi yang diberi susu botol setiap ia menghabiskan sekitar 60-90 ml.

Jika bayi menyusui langsung, maka sendawakan setelah perpindahan payudara.

Gosok atau tepuk lembut punggung bayi kembali ketika mereka mengalami cegukan. Pastikan jangan terlalu kencang ya Moms agar bayi juga merasa nyaman.

2. Gunakan Dot atau Empeng

cara mencegah cegukan dengan cepat 2.jpg

Cegukan pada bayi tidak selalu dimulai dari menyusui. Saat bayi mulai cegukan dengan sendirinya, coba biarkan mereka mengisap dot atau empeng, karena ini akan membantu merilekskan diafragma dan dapat membantu menghentikan serangan cegukan.

Baca Juga: 5 Sayur Terbaik untuk MPASI Pertama Bayi

3. Biarkan Berhenti Sendiri

cara mencegah cegukan dengan cepat 3.jpg

Seringkali cegukan pada bayi akan berhenti dengan sendirinya. Jika cegukan tersebut tidak mengganggu Si Kecil atau ia tetap nyaman, maka biarkan cegukan berhenti sendiri.

Tapi, jika cegukan berlangsung sangat lama dan tidak berhenti meskipun kita sudah melakukan berbagai macam cara, maka konsultasikan dengan dokter. Meskipun jarang, cegukan yang berlangsung lama mungkin bisa menjadi tanda masalah medis yang lebih serius.

4. Susui dengan Benar

cara mencegah cegukan dengan cepat 4.jpg

Posisi menyusui yang tepat benar bisa membuat diafragma Si Kecil lebih rileks sehingga cegukan bisa teratasi dengan cepat. Biasanya cegukan pada bayi yang terjadi saat menyusu bisa jadi posisi menyusui kita tidak benar, maka coba ubah posisi menyusui dan terus susui sampai cegukan hilang.

5. Buat Bayi Merasa Hangat

cara mencegah cegukan dengan cepat 5.jpg

Cegukan bisa menjadi penyebab bayi kedinginan. Kita bisa mencoba membuat ruangan hangat, coba matikan kipas ataupun AC dalam ruangan atau bawa ke ruangan yang lebih hangat, jika terjadi pada pagi hari kita bisa menjemurnya pastikan kita menggendong dengan mendekap dan mengusap-ngusap punggungnya dengan lembut.

Setelah itu, jika ia tertidur, maka selimuti tubuh bayi agar ia merasa lebih hangat dan nyaman.

Baca Juga: Makanan yang Bisa Meredakan Asam Lambung pada Anak

Kondisi cegukan ini sebenarnya bukan sesuatu yang perlu kita khawatirkan, selama tidak mengganggu Si Kecil, tidak membuat rewel, tidak menyebabkan muntah, dan tidak membuatnya tidak mau menyusu.

Kecuali, jika cegukan berlangsung lama, ia tidak nyaman dan terganggu, maka kita perlu khawatir dan berkonsultasi dengan dokter karena bisa jadi kondisi ini menunjukkan masaah yang serius.

(PSF/ERN)

Artikel Terkait