DI ATAS 5 TAHUN
24 Agustus 2020

13 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Anak di Malam Hari

Ketahui apa yang menjadi penyebabnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Hidung tersumbat menjadi salah satu masalah yang paling menyebalkan, terlebih saat mau tidur. Gejala ini terjadi ketika saluran pernapasan sedang terganggu, entah karena alergi, flu, sinus, atau sakit tenggorokan.

Hidung tersumbat atau mampet ini terjadi ketika hidung serta jaringan yang terletak dekat pembuluh darah membengkak karena cairan berlebih, sehingga penderita tidak bisa menghirup udara dengan bebas.

Tentunya sangat mengganggu ya, apalagi jika hal ini terjadi pada Si Kecil di malam hari. Moms mungkin ingin mencari tahu cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut berikut ini.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengenali Perbedaan Pilek dan Alergi pada Anak

Penyebab Hidung Tersumbat pada Anak di Malam Hari

penyebab hidung tersumbat pada anak di malam hari

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip International Journal of General Medicine, hidung tersumbat terutama terjadi ketika jaringan di rongga hidung membengkak.

Pembengkakan ini disebabkan oleh pembuluh darah yang meradang dan cairan yang menumpuk di jaringan, dan seringkali menjadi lebih buruk saat berbaring.

Ini bisa jadi karena gerakan dan posisi, seperti duduk tegak dibandingkan dengan berbaring, memengaruhi fungsi tubuh, termasuk peredaran darah, sehingga mengalami gejala tertentu, seperti hidung tersumbat atau sesak napas di malam hari, bahkan jika Si Kecil sehat sempurna di siang hari.

Selain menyebabkan peradangan hidung, postur tubuh juga dapat memengaruhi pembentukan lendir di rongga hidung.

Saat anak berdiri atau duduk tegak, ada gravitasi yang membantu mengeluarkan lendir dari rongga hidung. Tetapi saat berbaring, lendir lebih mudah menumpuk dan menyebabkan hidung tersumbat.

Hidung tersumbat di malam hari dapat terlihat terutama saat Si Kecil terkena flu, atau infeksi sinus. Moms akan melihat betapa cepatnya hidung meler di siang hari dapat dengan cepat berubah menjadi hidung tersumbat setelah berbaring untuk tidur.

Pada anak-anak, dan balita, mereka memiliki saluran hidung yang lebih sempit daripada orang dewasa, membuatnya lebih rentan terhadap hidung tersumbat di malam hari yang disebabkan oleh peradangan atau lendir yang berlebihan.

Anak-anak dengan usia sangat kecil dan terutama bayi, yang kebanyakan bernapas melalui hidung, tidak dapat membuang ingus seperti orang dewasa.

Bagi orang dewasa, hidung tersumbat adalah gangguan serius yang dapat membuat Moms tidak bisa tidur nyenyak, tetapi bagi anak-anak, hal itu berpotensi menyebabkan risiko kesehatan yang lebih besar.

Stanford Children's Health menyatakan bahwa hidung tersumbat dapat memengaruhi pendengaran anak, selain mencegah Si Kecil mendapatkan tidur nyenyak yang dibutuhkan untuk tubuhnya yang masih berkembang.

Efek jangka panjang lain dari hidung tersumbat, seperti yang dijelaskan oleh National Institute of Health, termasuk perkembangan bicara, sementara drainase lendir dapat menyebabkan infeksi telinga dan sinus pada anak-anak.

Pada jurnal The World Allergy Organization Journal, sulit menentukan mengapa bisa terjadi hidung tersumbat pada anak di malam hari. Ini karena anak-anak tidak dapat selalu menjelaskan dengan jelas jenis dan tingkat keparahan gejala yang mereka alami.

Secara keseluruhan, National Institute of Health mencantumkan beberapa alasan di balik hidung tersumbat anak di sekitar waktu tidur yang serupa dengan orang dewasa:

  • Pilek atau flu biasa, yang bisa mengisi rongga hidung dengan lendir
  • Infeksi sinus
  • Demam hay atau alergi lainnya
  • Rinopati non alergi

Namun, pada anak-anak yang lebih kecil, hidung tersumbat yang lebih mendadak (terutama saat terbatas pada satu lubang hidung) juga dapat disebabkan oleh benda asing yang menghalangi rongga hidung.

Baca Juga: 5 Obat Alami Hidung Mampet saat Hamil, Ampuh!

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Anak di Malam Hari

cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari

Foto: Orami Photo Stock

Saat Si Kecil terserang flu, gejalanya bisa bermacam-macam. Tapi hidung tersumbat hampir selalu menjadi masalah.

Bagi banyak orang tua, hidung tersumbat lebih mengkhawatirkan daripada hidung yang terus mengeluarkan lendir. Hidung yang mampet ini tampaknya memengaruhi seberapa baik pernapasan anak.

Meskipun orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua dapat mengeluarkan ingus untuk membantu membersihkan saluran hidung, tidak semua balita menguasai keterampilan ini.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak di bawah usia 4 tahun tidak boleh diberi obat batuk dan pilek yang dijual bebas. AAP juga menyarankan agar obat-obatan ini hanya boleh diberikan dengan resep dokter untuk anak-anak usia antara 4 dan 6 tahun.

Selain karena tidak efektif untuk anak kecil, obat ini juga dapat menimbulkan efek samping yang serius, bahkan mengancam jiwa.

Jika Si Kecil mengalami hidung mampet, berikut ini cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari yang bisa dilakukan.

1. Mandikan dengan Air Hangat

Cobalah mandikan Si Kecil dengan air yang paling hangat yang masih bisa ditahan tubuhnya sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

Basahi dari kepala hingga tubuh 10-15 menit. Uap panas dari air hangat ini akan melewati rongga hidung dan paru-paru si kecil dan secara tidak langsung uap hangat ini akan menghilangkan lendir-lendir yang ada pada tiap rongga.

2. Kompres dengan Air Hangat

Siapkan handuk kecil bersih kemudian rendam di air hangat. Peras hingga handuk hanya jadi lembap, bukan basah. Letakkan handuk lembap ini di wajah Si Kecil selama beberapa saat.

Jangan terlalu lama jika tidak ingin anak kehabisan napas. Lakukan beberapa kali hingga hidungnya terbebas dari mampet untuk mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

3. Gunakan Minyak Kayu Putih atau Mentol

Cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari ini juga cukup ampuh, yakni dengan mengoleskan minyak kayu putih atau balsem beraroma mentol ke sekitar hidung.

Biasanya setelah mencium aroma yang pedas-pedas, hidung tersumbat akan hilang.

Baca Juga: Konon Berkhasiat Atasi Virus Corona, Ini 5 Manfaat Jahe Merah

4. Konsumsi Jahe

Pada saat flu, mengonsumsi air jahe juga dipercaya bisa menghilangkan hidung tersumbat. Caranya kupas kulit jahe dan iris-iris kurang lebih 4 cm, lalu rebus dengan air secukupnya. Setelah mendidih, tambahkan gula atau madu sesuai dengan selera.

5. Hirup Zat Aromatik

Zat aromatik ini bisa Moms dapatkan dari penggunaan essential oil dan humidifier. Kombinasi ini akan meringankan hidung tersumbat yang dialami serta menciptakan aroma alami menjelang tidur sehingga pileknya akan berkurang.

Selain itu, mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari dengan cara ini membuat anak menghirup udara lembap sehingga membantu mengeluarkan semua lendir yang menyebabkan hidung tersumbat.

Jika Moms menggunakan pelembap udara, pastikan dibersihkan secara teratur untuk menghindari penyebaran spora jamur. Siapkan sesuai dengan petunjuk, dan pasang di kamar anak pada malam hari.

6. Gunakan Bantal untuk Posisi Tidurnya

Letakkan bantal di bawah kepala anak, atau cari cara lain untuk mengangkat kepala tempat tidur anak agar kepala Si Kecil terangkat saat mereka tidur sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

7. Pastikan Konsumsi Cairan yang Cukup

Dorong anak untuk minum cairan ekstra bebas gula di siang hari sebagai cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari. Menjaga anak-anak tetap terhidrasi dengan baik sangat penting saat mereka sakit.

Dalam jurnal Media Gizi Indonesia, dehidrasi merupakan kondisi tubuh yang mengalami kekurangan cairan karena jumlah yang keluar lebih besar daripada yang masuk ke dalam tubuh.

ada beberapa cairan yang bisa digunakan untuk menghidrasi tubuh Si Kecil dan bisa mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari, yaitu:

  • Konsumsi air kelapa

Air kelapa mengandung elektrolit alami termasuk potasium dan natrium yang merupakan nutrisi utama dalam mengisi dan merehidrasi tubuh. Elektrolit penting untuk fungsi saraf dan otot yang tepat.

"Ada banyak manfaat kesehatan dari minum air kelapa. Ini bahkan adalah cara alami untuk menghidrasi dan menambahkan kalium ke dalam tubuh," jelas dokter Pamela Peeke, MD, asisten profesor di University of Maryland, Amerika.

  • Makan es krim atau sorbet buah

Es krim atau sorbet buah merupakan suguhan klasik yang bisa menghidrasi Si Kecil dan mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

Blender atau jus beberapa buah yang kaya akan air seperti semangka, strawberi, nanas, mangga, atau lemon. Kemudian isi cetakan es loli dan bekukan selama sekitar satu jam.

  • Makan makanan berkuah

Si Kecil tentu lebih mudah menikmati makanannya jika disajikan dengan semangkuk sup hangat. Apalagi jika dinikmati di musim hujan saat anak-anak malas untuk mengonsumsi air mineral.

Sup bisa dikatakan sebagai cairan hidrasi yang baik sekaligus dapat mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

  • Minum susu favorit Si Kecil

Dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi susu atau produk berbahan dasar susu, memiliki retensi cairan yang lebih baik daripada mereka yang minum minuman penambah tenaga lainnya.

Tak hanya itu, susu mengandung protein yang dibutuhkan tubuh untuk kembali mengisi kembali energi setelah melakukan aktivitas fisik.

  • Makan buah potong

Beberapa buah terkenal kaya akan kandungan air. Moms bisa menyuguhkn buah potong yang kaya kandungan air ini untuk dapat membantu mencegah dehidrasi pada anak dan mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

Beberapa buahnya seperti tomat, semangka, buah belimbing dan stroberi, serta nanas dan juga jeruk.

Baca Juga: Selain Minum Air Mineral, Ini Tips Agar Anak Tidak Dehidrasi

8. Pakai Obat Tetes Hidung

Gunakan obat tetes hidung atau semprotan garam lembut. Moms bisa menemukan produk ini di toko obat atau membuatnya sendiri dengan bahan rumah tangga yang umum seperti air, garam, dan soda kue.

Cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari ini bisa dilakukan untuk balita yang belum belajar cara membuang ingus, sehingga dapat membantu membersihkan rongga hidung.

Kombinasikan dengan saline, atau air asin, tetes untuk efektivitas maksimum. Alat ini tersedia tanpa resep, dan dapat dibuat di rumah dengan mencampurkan 1/2 sendok teh garam dengan 250 ml air hangat.

Mengutip Healthline, berikut cara melakukannya:

  • Dengan lembut baringkan anak telentang di atas gulungan handuk untuk membantu menjaga kepalanya tetap di belakang.
  • Oleskan dua hingga tiga tetes larutan garam ke dalam setiap lubang hidung. Ini akan membantu mengencerkan lendir yang menyebabkan hidung tersumbat. Jika memungkinkan, cobalah menjaga anak tetap diam selama sekitar satu menit setelah mengoleskan obat tetes.
  • Selanjutnya, dudukkan mereka. Peras bagian umbi. Masukkan ujung karet dengan hati-hati ke dalam salah satu lubang hidung, berhati-hatilah agar tidak menekannya terlalu dalam. Untuk pengisapan yang lebih baik, gunakan jari untuk menekan perlahan lubang hidung lainnya.
  • Mulailah melepaskan umbi secara perlahan untuk menarik cairan garam dan lendir. Keluarkan ujung hisapan dan peras ke dalam tisu untuk mengeluarkan isinya. Kemudian bersihkan dan ulangi dengan lubang hidung lainnya.
  • Pastikan untuk membersihkan spuit bohlam dengan benar setelah digunakan.

Obat tetes garam tidak boleh digunakan lebih dari beberapa hari berturut-turut. Ini karena dapat mengeringkan hidung anak, dan membuatnya semakin tidak nyaman.

Meskipun ini merupakan cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari, tetapi ketahui bahwa beberapa anak sangat tidak menyukai penggunaan alat ini.

Jika demikian, coba gunakan tetes garam saja dan cukup gunakan tisu untuk menyeka hidung dan membantu membersihkan lendir.

9. Sembuhkan Demamnya

Demam adalah tanda bahwa anak sedang melawan infeksi dari dalam tubuhnya. Jika demam meningkat di atas 39 derajat Celcius dan mengalami nyeri, berikan asetaminofen (Tylenol) atau ibuprofen (Advil).

"Gunakan produk dan dosis yang direkomendasikan untuk usia anak Anda. Jangan pernah memberi anak aspirin karena terkait dengan sindrom Reye," kata Peter Cardiello, MD, dokter anak di Northern Region of Youth Consultations Service di East Orange, New Jersey, mengutip Health.

10. Jaga Kebersihan Tangannya

Untuk anak yang sudah cukup besar, Moms bisa mengajaknya untuk menjaga kebersihan tangannya dan mencuci tangan secara teratur, terutama setelah batuk atau bersin dan sebelum makan.

Kebiasaan ini bisa sangat membantu untuk menghentikan penyebaran penyakit dan menjaganya tetap sehat.

Centers for Disease and Control Prevention menyarankan agar sering mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik, terutama setelah berada di tempat umum, setelah menyeka hidung, batuk, atau bersin.

Jika sulit mendapatkan akses air dan sabun, Moms bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 70 persen untuk menghilangkan kuman lebih efektif.

11. Berikan Madu

Madu tidak aman untuk anak di bawah usia 1 tahun karena risiko botulisme pada , tetapi dapat membantu menenangkan tenggorokan dan batuk anak yang lebih besar dan bisa mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari.

Dalam sebuah penelitian tahun 2007, memberikan setengah sendok teh madu kepada anak-anak usia 2 sampai 5 tahun tampaknya dapat menekan batuk, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.

"Menurut pengalaman saya, meskipun tidak ada banyak bukti medis bahwa madu bekerja untuk menghentikan batuk, hal itu dapat membantu anak merasa sedikit lebih baik," kata Dr. Cardiello.

Baca Juga: 5 Manfaat Madu untuk Anak, Berkhasiat Banget!

12. Hati-hati dengan Penggunaan Antibiotik

Antibiotik dapat mengobati beberapa infeksi bakteri, tetapi jenis infeksi ini biasanya bukan yang membuat anak sakit.

"Pilek tidak dapat diobati dengan antibiotik karena pilek disebabkan oleh virus. Antibiotik tidak berpengaruh pada pilek dan bukan pengobatan yang berguna," kata Dr. Cardiello.

Selain itu, penggunaan antibiotik yang tidak perlu dapat menyebabkan kekebalan terhadap pengobatan dan penyebaran bakteri yang kebal antibiotik.

Sayangnya, tidak ada antivirus untuk virus penyebab flu. Antivirus flu dapat diberikan kepada anak-anak dengan kondisi seperti asma yang membuat mereka lebih sulit melawan flu, kata Dr. Cardiello.

13. Konsultasikan ke Dokter

Cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari yang terakhir, Moms jangan takut untuk menemui dokter anak anak, meskipun menurut Moms itu hanya flu.

Hal ini terutama terjadi jika pilek berlangsung lebih dari lima hari, karena Si Kecil dapat mengalami infeksi sinus atau bahkan pneumini. Infeksi telinga juga mungkin terjadi, terutama jika anak menarik telinganya.

Itu dia Moms, penyebab serta beberapa cara mengatasi hidung tersumbat pada anak di malam hari yang bisa dilakukan.

Artikel Terkait