TRIMESTER 1
6 Mei 2019

5 Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan yang Jadi Penyebab Hidung Tersumbat saat Hamil

Setelah morning sickness, keluhan Moms hamil selanjutnya adalah hidung tersumbat.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Setelah berurusan dengan morning sickness di trimester pertama kehamilan, Moms mungkin berpikir trimester kedua akan berjalan lebih mudah. Tapi nyatanya tidak seperti itu.

Beberapa Moms, ketika usia kehamilan mencapai 14 minggu, akan muncul gejala-gejala lain yang tak kalah mengganggunya. Salah satunya adalah hidung tersumbat.

Hidung tersumbat, atau disebut juga rhinitis kehamilan,mungkin terasa mirip dengan hidung tersumbat yang Moms alami ketika flu.

Tetapi, kondisi ini lebih disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan.

Tingkat estrogen yang lebih tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan selaput hidung membengkak, menghasilkan lebih banyak lendir.

Moms juga memiliki lebih banyak darah yang beredar selama kehamilan, yang dapat membuat pembuluh darah kecil di dalam hidung membengkak dan menyebabkan hidung tersumbat.

Menurut Amos Grunebaum, MD, direktur klinik kebidanan di New York Hospital-Cornell Weill Medical College, hingga 30 persen wanita hamil mengalami rhinitis kehamilan, dan ini bisa dimulai sejak bulan kedua, yang cenderung memburuk di kemudian hari.

Hidung tersumbat ini akan segera hilang setelah Moms melahirkan.

Baca Juga: Hati-hati, Flu Bisa Menyebabkan Skizofrenia Pada Janin!

Lalu, bagaimana cara membedakannya dengan gejala flu?

Jika hidung tersumbat atau pilek adalah satu-satunya gejala yang Moms alami, maka kemungkinan besar itu adalah rhinitis kehamilan.

Tapi jika hidung tersumbat disertai bersin, batuk, sakit tenggorokan, nyeri ringan, kelenjar bengkak, atau demam, maka kemungkinan besar Moms menderita flu atau infeksi lain.

Meski tak bisa diobati, rhinitis kehamilan bisa dikurangi gejalanya dengan cara berikut.

1. Air hangat

Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan 1.jpg

Mandi air hangat dan berlama-lama di kamar mandi yang beruap bisa membantu mengatasi hidung tersumbat.

Atau, Moms juga bisa merendam waslap di dalam air panas, dan menutup wajah dengan waslap hangat sambil bernafas.

2. Gunakan tetes hidung atau semprotan hidung saline

Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan 2.jpg

Larutan saline tersedia di apotek. Hidung tersumbat yang Moms alami akan segera terasa lega sekitar lima hingga sepuluh menit setelah menyemprotkan sedikit ke setiap lubang hidung.

3. Gunakan pelembap udara

Pelembap udara dapat digunakan di dalam kamar Moms saat malam hari untuk menambah kelembapan udara.

Hal ini juga akan membantu Moms tidur lebih nyenyak dan nyaman tanpa terganggu dengan hidung tersumbat.

4. Olahraga ringan

Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan 4.jpg

Lakukan olahraga ringan hingga sedang yang terkadang meredakan hidung tersumbat.

Tapi, hindari berolahraga di luar rumah jika Moms berpotensi terkena polusi udara, karena ini dapat mengganggu saluran hidung dan memperburuk rhinitis kehamilan.

Baca Juga: 6 Olahraga yang Aman Selama Trimester Pertama

5. Bersihkan saluran hidung

Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan 5.jpg

Moms bisa membersihkan saluran hidung menggunakan campuran air garam (saline).

Caranya, campurkan 250 - 500 ml air hangat, seperempat atau setengah sendok teh garam, dan sedikit baking soda ke dalam baskom bersih.

Berdirilah di depan wastafel dan posisikan kepala miring ke salah satu sisi.

Tuangkan sedikit larutan ke telapak tangan, kemudian hirup larutan tersebut ke salah satu lubang hidung secara bergantian dan buang ke dalam wastafel.

Baca Juga: 5 Micellar Water Murah di Bawah 50 Ribu untuk Membersihkan Wajah

Lakukan berulang kali sampai hidung terasa lebih nyaman. Tak usah khawatir jika ada larutan yang masuk ke tenggorokan, karena ini tidak berbahaya.

Itu dia cara mengatasi hidung tersumbat karena rinitis kehamilan, ya, Moms.

Disarankan agar Moms juga berkonsultasi ke dokter demi mendapat penanganan yang tepat, terutama jika rhinitis kehamilan sudah mengganggu kenyamanan tidur dan membuat Moms kesulitan mengerjakan aktivitas sehari-hari.

(VAN)

Artikel Terkait