DI ATAS 5 TAHUN
2 April 2019

5 Hal yang Bisa Moms Lakukan untuk Menghadapi Anak Cerewet

Anak cerewet jangan dimarahi, tapi dilatih untuk mengendalikan diri
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Punya anak cerewet itu seru ya, Moms. Ada saja yang diceritakannya dari sejak membuka mata di pagi hari sampai dia akhirnya terlelap kembali.

Walau terus mengoceh tanpa henti, pakar parenting Dr. Justin Coulson mengatakan kalau anak cerewet sesungguhnya memiliki kelebihan sendiri. Dr Coulson mengatakan bahwa anak cerewet pandai berkomunikasi dan jarang memendam perasaan. Mereka juga berani mengungkapkan pendapat dan tidak malu bertanya di kelas.

Anak cerewet juga ternyata pandai bersosialisasi dan terbuka pada hal baru lho Moms. Ketimbang anak pendiam, mereka lebih jarang berbuat onar. Mereka juga lebih berpeluang sukses dalam dunia akademis dan karier menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Miami.

Walau kecerewetannya adalah hal yang normal, ada beberapa hal yang perlu Moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet sebelum dia ditegur guru karena banyak mengobrol di kelas atau tidak disukai teman sebaya karena sulit berhenti bicara.

Apa saja? Yuk kita simak di bawah ini Moms!

1. Jangan Dimarahi

5 hal yang bisa moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet 1

Popsugar.com

Seberapa pun lelah atau sibuknya, sebaiknya jangan memarahi anak yang sedang bercerita dengan kalimat “Bisa diam tidak, sih?” atau semacamnya ya, Moms.

Bila Moms memarahinya karena bercerita tentang hal sepele saat masih kecil, anak bisa takut bercerita dan malah menjauh saat dia membutuhkan Moms di usia remaja nanti.

Lebih baik ajarkan anak menahan keinginan untuk berbicara dengan berkata “Sebentar ya Nak, Moms selesaikan ini dulu” atau “Apa kamu mau membaca buku sambil menunggu Moms mandi dan ganti baju?”

Baca Juga: Nastusha Alinskie Mengucapkan Kalimat Pertama, Ini 5 Cara Membuat Anak Cepat Berbicara

2. Berikan Waktu Khusus untuk Mendengarkan

5 hal yang bisa moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet 2

Idssmile.com

Karena sudah terlalu sering mendengar ocehannya, secara tidak sadar mungkin Moms mengabaikan Si kecil dengan tetap menatap layar HP atau sambil melakukan aktivitas lain, dan memberi respon seadanya.

Jeanne Williams, psikolog dan pakar parenting dari Edmonton, merekomendasikan orang tua meluangkan waktu khusus untuk menjadi pendengar yang baik bagi anak setiap hari.

Pastikan Moms mendengarkan anak tanpa melakukan aktivitas lain, perhatikan ceritanya sambil menjaga kontak mata, lalu berikan tanggapan yang sesuai.

3. Berlatih Jeda Bicara

5 hal yang bisa moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet 3

Sleepingshouldbeeasy.com

Untuk menghadapi anak cerewet yang sulit berhenti bicara, Moms perlu mencontohkan cara bergantian giliran berbicara saat sedang mengobrol.

Setelah menyampaikan pertanyaan atau inti yang ingin disampaikannya, ajarkan anak untuk memberikan jeda agar Moms dapat menanggapi atau bertanya.

Begitu juga saat Moms sedang berbicara, dia harus mendengarkan sampai selesai sebelum bertanya atau memberi respon.

Jangan lupa, contohkan juga cara menginterupsi dengan sopan, seperti “Ma, aku ingin bercerita, apa sekarang adalah waktu yang tepat?”

Baca Juga: Penyebab Balita Bicara Gagap dan Solusi Mengatasinya

4. Berikan Batasan

5 hal yang bisa moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet 4

Rd.com

Walau anak cerewet cenderung bercerita tentang segala hal yang ada dalam pikirannya, tetap ada batasan yang harus dia ikuti ya, Moms.

Jadi mulai ajarkan kalau dia sebaiknya tidak banyak berbicara saat sedang berada di tempat ibadah, perpustakaan, atau saat guru sedang menerangkan di depan kelas.

Ingatkan juga kalau ada beberapa hal yang tidak boleh dia ceritakan pada orang lain, seperti percakapan dan aktivitas Moms dan Dads di rumah, kebiasaan keluarga, serta berbagai hal pribadi lain.

5. Salurkan ke Aktivitas yang Sesuai

5 hal yang bisa moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet 5

Stagecoachschools.com.au

Anak yang senang berbicara dan bercerita umumnya memiliki bakat dalam bidang public speaking, debat, atau drama lho, Moms.

Jadi tidak ada salahnya Moms mempertimbangkan untuk mendaftarkan anak cerewet ke kursus atau ekstrakurikuler untuk menyalurkan kemampuan komunikasinya.

Itulah cara-cara yang bisa Moms lakukan untuk menghadapi anak cerewet. Apa Moms tahu cara lain untuk menghadapi anak cerewet?

(WA/AND)

Artikel Terkait