3-5 TAHUN
15 September 2019

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil

Mungkin agak sulit untuk mencari tahu bagaimana cara mengajarkan anak-anak tentang pengembangan diri.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Anak-anak yang menginvestasikan pribadinya dalam pengembangan diri pada usia muda kemungkinan akan mengalami banyak keuntungan dalam hidup.

Tapi, mungkin agak sulit untuk mencari tahu bagaimana cara mengajarkan anak-anak tentang pengembangan diri.

Untungnya, strategi ini dapat membantu dalam membesarkan anak-anak yang percaya diri yang diinvestasikan untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Apalagi menurut Dr. Tovah Klein, Direktur Pusat Pengembangan Balita di Barnard College, New York, tumbuh kembang anak-anak berada di bawah kendali penuh orang tua sehingga pengembangan diri Si Kecil pada usia dini sangat bergantung pada orang tua.

1. Seimbangkan Penerimaan Diri dengan Peningkatan Diri

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil 01.jpg

F.oto: pixabay.com

Penting untuk mengajari anak bahwa ia dapat mencintai dirinya sendiri seperti apa adanya sambil berjuang untuk menjadi lebih baik.

Orang tua tentu tidak ingin dia berpikir dia tidak bisa bahagia dengan dirinya sendiri sampai dia kehilangan berat badan atau sampai dia menjadi tim pemain terbaik.

Bantu anak mengidentifikasi kekuatannya. Tanyakan padanya apa yang dia sukai tentang dirinya sendiri.

Pastikan dia mengidentifikasi kualitas yang mencerminkan kepribadiannya, bukan hanya penampilan luarnya saja.

Walaupun sehat bagi seorang anak untuk berpikir dia cantik, pandangan anak-anak tentang diri mereka sendiri harus melampaui penampilan mereka.

Sama pentingnya untuk berbicara tentang bidang yang ingin ia tingkatkan.

Apakah dia ingin menjadi pemain bola basket yang lebih baik atau dia mengatakan dia ingin bersikap ramah kepada anak-anak yang diintimidasi, identifikasi langkah-langkah konkret yang bisa dia ambil untuk bekerja di bidang itu.

Moms mungkin perlu membantu anak mengembangkan kesadaran diri.

Jika dia bersikeras bahwa dia adalah anak terpintar di seluruh planet ini, dengan lembut ingatkan dia bahwa dia memiliki ruang untuk perbaikan.

Atau, jika dia bilang dia penyanyi yang buruk, tanyakan padanya apa yang bisa dia lakukan tentang itu, seperti mengambil les bernyanyi.

Lalu, bicarakan apakah itu sesuatu yang ingin dia tingkatkan atau bukan.

Lakukan percakapan teratur tentang fakta bahwa semua orang memiliki kelemahan dan penting untuk memprioritaskan yang ingin dia kerjakan sambil juga menerima bahwa dirinya tidak bisa unggul dalam segala hal.

Baca Juga: Bentuk Karakter Semangat Juang Tinggi Pada Anak Sejak Dini

2. Pujian Secara Terkontrol

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil 02.jpg

Foto: pixabay.com

Pujian memang baik, tapi memujinya karena hal-hal yang berada di luar kendalinya tidak membantu.

Sebaliknya, pujilah dia untuk pilihan yang dia buat dengan mengatakan hal-hal seperti, “Good job, menyikat gigi segera setelah sarapan!"

Penting juga untuk menghindari penekanan pada hasil.

Jika Moms mengatakan hal-hal seperti, "Mama sangat bangga karena kamu mendapat nilai 100 dalam tes ejaan," maka anak akan menganggap skornya lebih penting daripada apa pun.

Hal itu dapat menyebabkan masalah di jalan, misalnya, anak mungkin berpikir kecurangan tidak masalah selama ia mendapat skor bagus.

Alih-alih, fokuslah pada usahanya dan gunakan pujian yang membangun karakter dengan mengatakan, “Sepertinya semua pelajaran yang kamu lakukan benar-benar terbayar. Kerja bagus belajar keras untuk ujian!"

Memuji pilihan anak akan membantunya tetap fokus pada hal-hal yang dapat ia kendalikan dalam hidup, seperti usaha dan sikapnya.

3. Tetapkan Tujuan Bersama

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil 03.jpg

Foto: pixabay.com

Sehat bagi anak-anak untuk terus berupaya mencapai tujuan baru.

Sasaran dapat mencakup apa saja dari, “Saya ingin belajar berenang,” hingga, “Saya ingin mendapatkan dua teman baru di sekolah.”

Bantu anak mengidentifikasi tujuan yang sehat untuk dirinya sendiri.

Tujuan haruslah menantang tetapi dapat dicapai. Jika anak menetapkan standar terlalu tinggi, ia mungkin akan gagal.

Tetapi, jika tujuannya terlalu mudah, dia tidak akan benar-benar memperbaiki dirinya sendiri.

Baca Juga: Agar Moms Tak Bingung, Yuk Mengenal Karakter Bayi!

4. Dorong Pemecahan Masalah

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil 04.jpg

Foto: pixabay.com

Orang tua sering tergoda untuk menyelesaikan masalah anaknya.

Akan tetapi, mengelola aktivitasnya secara mikro dan menyelamatkannya pada tanda-tanda awal perjuangan membuat dia merasa tidak enak.

Apakah dia mengatakan pekerjaan sainsnya terlalu sulit atau dia menyatakan prihatin bahwa dia tidak akan dapat menyelesaikan tugasnya tepat waktu, tanyakan, "Apa yang bisa ibu bantu?"

Tunjukkan padanya bahwa ia memiliki pilihan dalam bagaimana ia merespons masalah tersebut. Bicara tentang berbagai cara untuk menyelesaikan satu masalah.

5. Latih Anak

5 Cara Meningkatkan Pengembangan Diri pada Si Kecil 05.jpg

Foto: pixabay.com

Akan ada saat-saat ketika anak mungkin membutuhkan pelajaran tentang kerendahan hati dan saat-saat lain ketika ia bisa menggunakan sedikit sikap sopan santun.

Setiap kesalahan yang dia buat atau masalah yang dia temui adalah kesempatan bagi orang tua untuk melatihnya.

Melatih dapat mencakup apa saja dari mengatakan, "Silakan coba lagi" hingga "Saya perhatikan kamu mengalami kesulitan untuk bersiap-siap ke sekolah tepat waktu. Apa yang harus kita lakukan untuk memperbaikinya? ”

Hindari godaan untuk menyelamatkan anak atau mencegah anak dari melakukan kesalahan.

Alih-alih, ubah insiden yang membuat frustrasi dan pengalaman yang gagal menjadi peluang untuk pertumbuhan diri.

Baca Juga: 7 Trik Membantu Anak Mengurangi Sifat Pemalunya

(TPW)

Artikel Terkait